Dapur Umum dan Layanan Kesehatan Posko Brimob Polda Sumut Jadi Andalan Warga Terdampak Banjir di Batang Toru

TAPSEL – Upaya kemanusiaan Sat Brimob Polda Sumut terus menyentuh warga terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan.

Melalui Posko 1 Brimob Batalyon C Pelopor yang berlokasi di Desa Aek Ngadol, kegiatan dapur umum dan layanan kesehatan menjadi pusat perhatian warga yang masih memerlukan bantuan pascabencana.

Pada Jumat (05/12/2025), sejak pagi hari, personel Brimob bersama warga setempat memasak makanan di dapur umum yang disediakan di posko. Bahan makanan diolah setiap hari untuk memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat terdampak, sekaligus personel gabungan yang tengah bertugas dalam misi kemanusiaan. Proses memasak dilakukan secara bergantian, melibatkan warga agar bantuan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.

Tidak hanya menyediakan makanan siap santap, posko juga menjadi pusat layanan kesehatan bagi warga yang mengalami masalah pascabencana. Personel Batalyon C Pelopor bersama tim tenaga kesehatan dari Biddokkes RS Bhayangkara TK IV Batang Toru melayani pemeriksaan kesehatan bagi warga yang mengalami gangguan kesehatan akibat lingkungan pascabencana, seperti luka ringan, demam, hingga keluhan pernapasan.

Banyak warga datang ke Posko untuk mendapatkan pengobatan karena akses layanan kesehatan formal masih terganggu akibat kondisi jalan dan lokasi terdampak yang sulit dilalui. Pemeriksaan diberikan gratis kepada masyarakat dan personel yang terlibat dalam operasi BKO.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Dr. Ferry Walintukan, S.I.K., S.H., M.H., mengatakan bahwa layanan dapur umum dan kesehatan menjadi bagian utama dari upaya Polri membantu masyarakat dalam pemulihan pascabencana.

“Personel Brimob tidak hanya menjaga dan melakukan evakuasi, tetapi juga menyediakan dapur umum serta layanan kesehatan di posko bagi warga yang membutuhkan. Kami ingin memastikan bahwa kebutuhan harian hingga pemulihan kesehatan masyarakat tetap terpenuhi,” ujarnya.

Selain itu, Posko 1 juga menerima bantuan tambahan berupa tangki air yang menjadi kebutuhan mendesak warga akibat air bersih yang sulit diperoleh pascabanjir. Bantuan ini akan dikelola bersama personel posko dan perangkat desa agar dapat digunakan oleh seluruh warga sekitar.

Kegiatan berjalan dengan aman dan tertib, serta mendapat apresiasi dari masyarakat. Kehadiran dapur umum dan layanan kesehatan menjadi bukti bahwa Polri, dalam hal ini Sat Brimob Polda Sumut, hadir bukan hanya sebagai pengaman, tetapi sebagai garda terdepan dalam memulihkan kehidupan sosial dan kesehatan warga yang terdampak bencana.

Kapolres Aceh Selatan Berikan Bantuan Sembako untuk Warga Terdampak Banjir di Desa Ladang Rimba Trumon

Tapaktuan – Sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam yakni banjir, Kapolres Aceh Selatan AKBP T. Ricki Fadlianshah, S.I.K., memberikan bantuan sembako kepada warga Desa Ladang Rimba, Kecamatan Trumon, yang menjadi korban banjir. Bantuan tersebut diserahkan langsung kepada masyarakat sebagai upaya meringankan beban dan kebutuhan sehari-hari setelah banjir melanda wilayah tersebut, Sabtu, 6 Desember 2025.

Penyerahan bantuan dilakukan di Mako Polsek Trumon. Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Aceh Selatan didampingi Wakapolres serta para Pejabat Utama (PJU) Polres Aceh Selatan. Puluhan paket bahan kebutuhan pokok diberikan kepada masyarakat sebagai bentuk respon cepat Polres Aceh Selatan terhadap kondisi warga yang sedang mengalami kesulitan.

Kapolres Aceh Selatan menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian jajaran Polres Aceh Selatan kepada masyarakat yang tertimpa musibah. “Kami hadir bukan hanya untuk mengamankan situasi, tetapi juga untuk membantu masyarakat yang sedang mengalami kesulitan. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat dan sedikit meringankan beban warga yang terdampak banjir,” ujar Kapolres.

Sehari sebelumnya, Kapolres Aceh Selatan bersama personel terjun langsung ke lapangan untuk membantu pengaturan arus lalu lintas di lokasi banjir. Kapolres berada di lokasi hingga malam hari memastikan arus kendaraan tetap berjalan aman dan lancar hingga banjir berangsur surut. Usai kegiatan, Kapolres bermalam di Mako Polsek Trumon untuk memastikan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi kondisi cuaca.

Melalui pemberian bantuan ini, Polres Aceh Selatan berharap masyarakat Desa Ladang Rimba yang terdampak banjir dapat segera pulih dan bangkit dari musibah. Polres Aceh Selatan juga menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat, baik dalam menjaga keamanan maupun memberikan bantuan kemanusiaan ketika warga mengalami bencana.

Tim Polwan RI dan Tim Trauma Healing Polri Berikan Dukungan Psikososial untuk Penyintas Banjir dan Personel di Sumbar

Sumatera Barat— Tim Polwan RI bersama Tim Trauma Healing Biro Psikologi SSDM Polri melaksanakan kegiatan layanan psikososial dalam rangka siaga bencana di wilayah Polda Sumatera Barat.

Kegiatan berlangsung pada Jumat (5/12) pukul 14.00 WIB di Posko Polres Agam dan Posko SDN 05 Palembayan, melibatkan 12 personel yang terdiri dari Polwan RI, tim trauma healing Psikologi SSDM Polri, serta Bagpsi Ro SDM Polda Sumbar.

Dalam kegiatan tersebut, tim memberikan konseling dan dukungan psikososial kepada 10 ibu relawan yang terlibat dalam kerja bakti di lingkungan pengungsian, guna menjaga motivasi mereka selama penanganan bencana.

Selain itu, sebanyak 32 penyintas banjir di Posko SDN 05 juga menerima layanan hypnotherapy dan NLP untuk membantu relaksasi serta membangun kekuatan diri. Dukungan serupa diberikan kepada 25 personel Brimobda Sumbar berupa konseling, phototherapy, dan relaksasi untuk membantu mengurangi beban fisik maupun emosional selama bertugas.

Kombes Pol. Erdi A. Chaniago, menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan kegiatan ini. “Upaya trauma healing ini sangat penting untuk menjaga ketahanan mental, baik bagi para penyintas maupun personel yang bekerja di lapangan. Kami ingin memastikan bahwa semua pihak mendapatkan dukungan yang mereka butuhkan,” ujarnya.

Hasil kegiatan menunjukkan respons positif. Para relawan merasa diperhatikan dan lebih termotivasi, peserta hypnotherapy mengaku lebih tenang dan segar, sementara personel Brimobda menyampaikan bahwa mereka dapat mengekspresikan emosi yang terpendam serta memperoleh keterampilan sederhana untuk menjaga ketenangan selama bertugas.

Polda Aceh Kembali Kirimkan Bantuan dan Nakes untuk Korban Banjir di Aceh Tamiang

Banda Aceh — Polda Aceh kembali memberangkatkan bantuan logistik dan tenaga kesehatan (nakes) melalui Helikopter AW169 dari Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM), Blang Bintang. Nantinya, logistik tersebut akan disalurkan untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir, Jumat, 5 Desember 2025.

Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, melalui Kabid Humas Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan kelanjutan dari rangkaian respons cepat Polda Aceh dalam memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi meski akses darat di sejumlah titik masih terputus akibat bencana banjir.

Menurut Joko, seluruh bantuan logistik tersebut akan di-drop di Islamic Center Kabupaten Aceh Tamiang, sebelum kemudian didistribusikan secara terkoordinasi kepada para pengungsi dan warga terdampak banjir.

“Total bantuan logistik yang kami kirim hari ini sebanyak 348 kilogram. Bantuan ini terdiri dari Alkom 5 koli (135 kg), air mineral galon 3 unit (60 kg), mesin air 2 koli (12 kg), inventaris Dansat 1 koli (17 kg), obat-obatan 4 koli (51 kg), rak galon 1 koli (4 kg), komputer dan berkas SDM 1 koli (15 kg), serta biskuit 9 koli (54 kg),” rinci Joko, dalam rilisnya, Jumat, 5 Desember 2025.

Selain bantuan logistik, Polda Aceh juga mengirimkan tenaga kesehatan dari Bagkes Brimob. Para nakes tersebut akan memberikan pelayanan kesehatan gratis, baik bagi personel yang bertugas maupun masyarakat umum yang membutuhkan penanganan medis akibat dampak banjir.

Joko menambahkan bahwa pengiriman bantuan secara berkala ini merupakan bukti nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, terutama dalam situasi krisis yang membutuhkan respons cepat dan terarah.

“Kami memastikan bahwa masyarakat Aceh Tamiang tidak menghadapi bencana ini sendirian. Polri hadir, bekerja, dan membantu maksimal di semua lini. Mulai dari evakuasi, distribusi bantuan, sampai pelayanan kesehatan,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak panik, dan selalu mematuhi arahan petugas di lapangan. Menurutnya, seluruh unsur pemerintah, baik Polri, TNI, BPBD, Basarnas, maupun unsur terkait lainnya, terus bersinergi untuk mempercepat penanganan banjir serta memulihkan kondisi masyarakat secepat mungkin.

Respons cepat dari Polda Aceh ini diharapkan mampu membantu meringankan beban masyarakat Aceh Tamiang serta mempercepat proses pemulihan dari bencana banjir yang melanda wilayah tersebut.

“Mohon masyarakat tetap bersabar dan tenang. Kami bekerja siang dan malam agar bantuan tersalurkan dengan baik dan pelayanan kesehatan tetap tersedia. InsyaAllah, semua upaya ini dilakukan untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan masyarakat,” tutup Joko.

Brimob Polda Sumut Bersama Relawan Mapel Indonesia Salurkan Bantuan Sembako untuk Warga Terdampak Bencana di Sibolga–Tapteng

SIBOLGA – Kepedulian kepada masyarakat terdampak bencana kembali diwujudkan melalui aksi sosial Satbrimob Polda Sumut bersama Relawan Mapel Indonesia pada Jumat (5/12/2025). Penyaluran bantuan dilakukan di wilayah Sibolga dan Tapanuli Tengah dipimpin oleh Iptu Yauwardi, S.H., dengan menyasar posko-posko bantuan dan titik distribusi yang membutuhkan.

Dalam kegiatan tersebut, bantuan sembako disalurkan melalui posko bantuan wilayah Sibolga Selatan yang kemudian diteruskan kepada Yayasan Ummi Tanjung Ta Awudz dan Dapur Umum Desa Lopian, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah. Warga terdampak mendapat prioritas penyaluran setelah dilakukan pendataan berbasis kebutuhan.

Bantuan yang diberikan meliputi 120 kilogram beras, satu karung labu, 11 kotak mie instan, serta dua karung pakaian. Seluruh bantuan diberikan secara langsung dan diterima perwakilan yayasan serta dapur umum untuk kemudian disalurkan kepada masyarakat Desa Lopian yang paling membutuhkan.

Kegiatan ini menjadi wujud kehadiran Polri dalam memberikan dukungan bagi pemulihan situasi pascabencana. Tidak hanya memberikan bantuan fisik, kehadiran tim di lapangan juga bertujuan memberikan semangat kepada masyarakat agar tetap kuat dan optimis dalam menghadapi masa sulit.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Dr. Ferry Walintukan, S.I.K., S.H., M.H., menyampaikan bahwa aksi sosial tersebut merupakan bukti kolaborasi antara kepolisian dan elemen masyarakat.

“Bantuan yang disalurkan ini merupakan bentuk kepedulian dan komitmen kami untuk hadir dan membantu warga terdampak. Polri tidak hanya menjalankan tugas pengamanan, tetapi juga terpanggil secara kemanusiaan untuk hadir dan memberi solusi di tengah kesulitan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya sinergi bersama relawan sebagai kekuatan dalam percepatan pemulihan kondisi pascabencana.

“Kami mengapresiasi peran Relawan Mapel Indonesia yang turut bergerak bersama kami. Semangat gotong royong seperti ini menjadi modal penting dalam meringankan beban masyarakat,” pungkasnya.

Melalui aksi distribusi bantuan ini, diharapkan kebutuhan harian masyarakat terpenuhi dan menjadi pemulihan awal kondisi sosial ekonomi warga terdampak bencana di wilayah Sibolga–Tapanuli Tengah.

Polri Persilakan Masyarakat Menyalurkan Bantuan Logistik melalui Posko Pondok Cabe

Pondok Cabe – Semangat gotong royong kembali menjadi kekuatan utama dalam penanganan bencana di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. Pada Jumat, 5 Desember 2025, Polri kembali memberangkatkan bantuan kemanusiaan dalam jumlah besar menuju sejumlah titik terdampak, terutama wilayah Sumatera Barat seperti Padang Pariaman, Agam, dan Pesisir Selatan yang hingga kini masih memerlukan bantuan logistik tambahan. Bantuan juga diarahkan ke Aceh dan Medan sebagai bagian dari dukungan lintas-provinsi untuk memenuhi kebutuhan mendesak para pengungsi.

Polri menyampaikan bahwa masyarakat, komunitas relawan, serta lembaga kemanusiaan dipersilakan memanfaatkan fasilitas pengiriman bantuan melalui Posko Bantuan Terpusat di Lanud Pondok Cabe sebagai bagian dari gerakan gotong royong nasional membantu saudara-saudara kita. Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, menegaskan bahwa Polri siap mendampingi proses pendataan, pengangkutan, hingga memastikan bantuan tiba dengan aman. Untuk kemudahan koordinasi, masyarakat dapat menghubungi Call Center Posko Bantuan Terpusat: +628113864906.

Pada hari yang sama, Polri bersama masyarakat dan relawan memberangkatkan 4.093,5 kg bantuan logistik menggunakan Pesawat Polri CN 295 registrasi P-4501 dari Pondok Cabe menuju Bandara Kualanamu. Penerbangan dimulai dengan Start Engine pukul 06.50 WIB dan Take Off pada 07.11 WIB. Dua relawan KitaBisa, Mailan Arafi dan Naya Devisa, turut serta memastikan kelancaran distribusi bantuan setibanya di lokasi.

Bantuan yang dibawa merupakan hasil gotong royong berbagai pihak. Dari Korlantas Polri, logistik yang dikirimkan berjumlah 1.197,5 kg, terdiri dari kebutuhan dasar seperti sikat gigi, pasta gigi, sabun, sampo, pembalut, selimut, handuk, matras, kaos, serta pakaian dalam. Dari Korpri, bantuan mencapai 224,5 kg, meliputi mi instan, biskuit, susu kaleng, dan air mineral. Sementara itu, KitaBisa mengirimkan 2.671,5 kg logistik, seperti gula pasir, beras premium, family food, popok bayi dan dewasa, minyak goreng, makanan instan, perlengkapan kebersihan, makanan ringan, serta beberapa kebutuhan tambahan seperti makanan hewan peliharaan. Seluruh bantuan disesuaikan dengan kebutuhan riil masyarakat terdampak di lapangan.

Polri telah menyiapkan sejumlah posko distribusi untuk memastikan bantuan diterima secara merata dan tepat sasaran. Di antaranya Posko Logistik Polda Aceh dan Posko Terpadu Lanud Banda Aceh, Posko Logistik Polda Sumbar di Padang Utara, serta tiga posko di Sumatera Utara—Polda Sumut, Kualanamu, dan Silangit. Selain jalur udara, Polri juga mengerahkan helikopter, kapal Ditpolairud, dan kendaraan taktis untuk menjangkau wilayah yang sulit diakses.

Pada hari sebelumnya, Kamis, pukul 12.45 WIB Pesawat Polri Fokker 27 P-4401 tiba di Bandara Internasional Kualanamu membawa bantuan logistik dari masyarakat, relawan KitaBisa bersama Kasubbid Penmas Bid Humas Polda Sumut memberikan keterangan doorstop. Ferry Irwandi dari KitaBisa menjelaskan bahwa setelah melakukan penggalangan dana selama 24 jam dan berhasil mengumpulkan Rp 10,3 miliar, mereka mulai mengirimkan 2,6 ton bantuan awal yang diprioritaskan ke wilayah dengan kebutuhan tertinggi, seperti Aceh Tamiang. Bantuan tersebut berisi makanan siap konsumsi bergizi, perlengkapan bayi, kebutuhan ibu menyusui, pembalut, pakaian dalam, dan perlengkapan kebersihan. Mereka juga berkolaborasi dengan penyedia air bersih karena banyak titik terdampak yang kekurangan pasokan. Ia menyampaikan apresiasi kepada Ditpolairud Polri yang membantu mengangkut 2,5 ton bantuan ketika akses transportasi udara terbatas, serta menegaskan bahwa percepatan distribusi hanya bisa terwujud melalui kolaborasi semua pihak—pemerintah, relawan, masyarakat, dan institusi.

Dari KitaBisa Sumut, Haikal menyampaikan bahwa distribusi lanjutan akan diarahkan ke Desa Tualang, Kabupaten Langkat, serta beberapa titik tambahan lainnya. Apabila jalur menuju Aceh Tamiang memungkinkan, wilayah tersebut akan menjadi prioritas utama. Hibat dari KitaBisa Jakarta menambahkan bahwa bantuan yang dibawa mencakup pampers, pakaian, kebutuhan anak, dan makanan siap konsumsi.

Brigjen Pol Trunoyudo menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh masyarakat Indonesia yang telah bergotong royong mendukung saudara-saudara kita yang terdampak. Ia menegaskan bahwa Polri akan terus mendampingi setiap proses pengiriman dan bekerja bersama relawan serta masyarakat agar bantuan tersalurkan secara cepat dan tepat sasaran. Semangat gotong royong inilah, lanjutnya, yang menjadi kekuatan terbesar bangsa Indonesia dalam menghadapi situasi kebencanaan. Polri mengajak seluruh elemen untuk terus memperkuat solidaritas melalui pemanfaatan posko dan call center sebagai pusat kolaborasi kemanusiaan.

Call Center Posko Bantuan Terpusat: +628113864906

Polda Riau Kirim 3.459 Peralatan Kerja ke Aceh dan Sumbar untuk Percepatan Pemulihan Pascabencana

Pekanbaru – Kepolisian Negara Republik Indonesia hadir dalam upaya pemulihan pascabencana di Provinsi Aceh dan Sumatera Barat. Upaya ini mendapat tambahan dukungan logistik berupa ribuan peralatan kerja yang dikirim dari Polda Riau. Pengiriman dilakukan pada Jumat (5/12/2025) sekitar pukul 14.00 WIB dari Halaman Mapolda Riau, Pekanbaru.

Sebanyak 3.459 unit peralatan diberangkatkan, terdiri dari 945 gerobak angkong, 1.256 cangkul, dan 1.258 sekop. Peralatan ini ditujukan untuk membantu pembersihan permukiman warga dan kawasan terdampak yang tidak terjangkau alat berat. Distribusi akan difokuskan ke dua provinsi, yakni Aceh dan Sumatera Barat.

Sebelumnya, dari Polda Riau juga telah mengirimkan peralatan berat seperti ekskavator, dozer, toilet portable, serta personel yang diperkuat tim trauma healing untuk mendukung penanganan di lapangan. Tahap pengiriman kali ini menyasar kebutuhan kerja manual di titik-titik yang akses jalannya sudah dibuka, namun masih memerlukan pembersihan lanjutan di lingkungan tempat tinggal warga.

“Kami mengirimkan peralatan yang bisa dibawa langsung oleh personel sampai ke sasaran-sasaran yang tidak bisa dimasuki alat berat. Fokusnya untuk pencarian dan pembersihan di permukiman masyarakat terdampak,” ujar Karo Ops Polda Riau Kombes Pol Ino Harianto dalam keterangan di lokasi pelepasan.

Pengiriman logistik ini berada di bawah koordinasi Polresta Pekanbaru, yang akan mengatur teknis penyaluran di dua daerah tujuan. Pemantauan kebutuhan di lapangan disebut terus dilakukan agar bantuan yang dikirim menyesuaikan kondisi terkini dan dapat segera digunakan untuk mempercepat aktivitas warga kembali normal.

Selain dukungan peralatan, jajaran yang terlibat dalam operasi kemanusiaan ini menyatakan akan terus mengevaluasi kebutuhan di lokasi bencana dari waktu ke waktu, seiring proses pembersihan, pencarian, dan pemulihan sosial masyarakat yang terdampak. Seluruh rangkaian kegiatan pelepasan bantuan di Mapolda Riau pada Jumat siang berlangsung dalam situasi aman dan terkendali.

Air Bersih Didistribusikan, Polda Sumut Bantu Pulihkan Kondisi Masyarakat Tapteng

SIBOLGA – Polda Sumatera Utara melalui Satuan Brimob terus menunjukkan komitmennya dalam membantu penanganan bencana alam yang melanda sejumlah titik di Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah. Pada Rabu, 03 Desember 2025, kegiatan pendistribusian air bersih dilakukan di wilayah Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah.

Hadirnya alat Water Treatment milik Satbrimob Polda Sumut menjadi solusi krusial bagi warga yang sudah beberapa hari mengalami kekurangan pasokan air bersih akibat bencana yang terjadi. Ribuan liter air layak konsumsi disalurkan ke masyarakat dan fasilitas umum terdampak.

Kabid Humas Polda Sumut menyampaikan bahwa layanan kemanusiaan tersebut merupakan bukti nyata bahwa Polri hadir tidak hanya dalam penanganan keamanan, namun juga membantu pemulihan kondisi masyarakat pascabencana.

“Kami memahami bahwa kebutuhan air bersih menjadi paling mendesak bagi masyarakat di masa darurat seperti ini. Satbrimob Polda Sumut sudah menurunkan peralatan Water Treatment untuk memastikan pasokan air yang sehat dan layak konsumsi tersedia bagi warga. Ini merupakan bentuk pengabdian Polri kepada masyarakat,” ungkap Kabid Humas Polda Sumut.

Sementara itu, Dansat Brimob Polda Sumut menyampaikan bahwa pendistribusian dilakukan secara terstruktur dengan mengutamakan titik yang terdampak paling parah, serta menjangkau lokasi yang sulit akses akibat dampak banjir dan kerusakan sarana umum.

“Satbrimob terus bergerak di lapangan. Water Treatment ini diposisikan agar dapat melayani masyarakat secara langsung dan cepat. Kami pastikan kebutuhan air bersih terpenuhi, terutama di titik-titik pemukiman yang mengandalkan suplai dari bantuan kami,” ujar Dansat Brimob Polda Sumut.

Masyarakat yang menerima bantuan mengaku sangat terbantu dan mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan Polda Sumut. Sejumlah warga menyampaikan bahwa suplai air bersih sebelumnya sangat terbatas dan biaya pembelian air meningkat pasca bencana.

Dengan dukungan sarana operasional yang lengkap serta personel yang siaga, pendistribusian air bersih berjalan aman, lancar, dan tepat sasaran. Polda Sumut juga memastikan kegiatan kemanusiaan ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan hingga kondisi masyarakat kembali normal.

Polri Salurkan Puluhan Ribu Bantuan Logistik untuk Korban Bencana Alam di Sumatera Barat

Sumatra Barat – Upaya penanganan bencana alam di wilayah Sumatera Barat terus dipercepat. Hingga Jumat, (5/12 2025), Polda Sumatera Barat melaporkan telah mengerahkan 52 personel untuk melakukan pendistribusian bantuan ke sejumlah daerah terdampak.

Total bantuan yang dihimpun mencapai:

  • 356 unit peralatan penyelamatan, dan
  • 72.377 paket bahan makanan.

Bantuan tersebut disalurkan secara bertahap ke kabupaten/kota prioritas yang terdampak bencana, meliputi:

  1. Kota Padang

Total: 18.946 bantuan

  • Peralatan: 167
  • Bahan makanan: 18.779
  1. Kota Padang Panjang / Kabupaten Tanah Datar

Total: 4.170 bantuan

  • Peralatan: 33
  • Bahan makanan: 4.137
  1. Kabupaten Agam

Total: 13.636 bantuan

  • Peralatan: 36
  • Bahan makanan: 13.600
  1. Kota Solok / Kabupaten Solok

Total: 1.762 bantuan

  • Peralatan: 4
  • Bahan makanan: 1.758
  1. Kabupaten Padang Pariaman

Total: 1.369 bantuan

  • Peralatan: 37
  • Bahan makanan: 1.332

Jenis bantuan yang telah disebar mencakup peralatan evakuasi seperti pelampung, perahu karet, chain saw, solar panel, genset, tenda pengungsi, hingga lampu emergency. Sementara bantuan kebutuhan dasar terdiri dari beras, gula, kopi, teh, makanan bayi, mie instan, minyak goreng, air mineral, susu berbagai jenis, hingga telur dan makanan siap saji.

Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, menyampaikan bahwa Polri memastikan distribusi kebutuhan masyarakat berjalan cepat dan merata.

“Polri terus bekerja di lapangan untuk memastikan setiap bantuan yang diterima bisa sampai ke masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Respons cepat ini kami lakukan agar warga terdampak bencana dapat segera terbantu,” ujarnya.

Ia menegaskan komitmen Polri untuk terus berada di tengah masyarakat hingga situasi benar-benar pulih.

“Kami memonitor seluruh titik terdampak. Polri siap menambah personel maupun bantuan tambahan kapan pun diperlukan. Prinsipnya, keselamatan dan kebutuhan masyarakat adalah prioritas kami,” tambah Brigjen Trunoyudo.

Upaya pendistribusian yang dilakukan Polda Sumbar ini diharapkan dapat mempercepat penanganan darurat dan membantu meringankan beban masyarakat di wilayah bencana.

Polri Salurkan Puluhan Ribu Bantuan Logistik untuk Korban Bencana Alam di Sumatera Barat

Sumatra Barat – Upaya penanganan bencana alam di wilayah Sumatera Barat terus dipercepat. Hingga Jumat, (5/12 2025), Polda Sumatera Barat melaporkan telah mengerahkan 52 personel untuk melakukan pendistribusian bantuan ke sejumlah daerah terdampak.

Total bantuan yang dihimpun mencapai:

  • 356 unit peralatan penyelamatan, dan
  • 72.377 paket bahan makanan.

Bantuan tersebut disalurkan secara bertahap ke kabupaten/kota prioritas yang terdampak bencana, meliputi:

  1. Kota Padang

Total: 18.946 bantuan

  • Peralatan: 167
  • Bahan makanan: 18.779
  1. Kota Padang Panjang / Kabupaten Tanah Datar

Total: 4.170 bantuan

  • Peralatan: 33
  • Bahan makanan: 4.137
  1. Kabupaten Agam

Total: 13.636 bantuan

  • Peralatan: 36
  • Bahan makanan: 13.600
  1. Kota Solok / Kabupaten Solok

Total: 1.762 bantuan

  • Peralatan: 4
  • Bahan makanan: 1.758
  1. Kabupaten Padang Pariaman

Total: 1.369 bantuan

  • Peralatan: 37
  • Bahan makanan: 1.332

Jenis bantuan yang telah disebar mencakup peralatan evakuasi seperti pelampung, perahu karet, chain saw, solar panel, genset, tenda pengungsi, hingga lampu emergency. Sementara bantuan kebutuhan dasar terdiri dari beras, gula, kopi, teh, makanan bayi, mie instan, minyak goreng, air mineral, susu berbagai jenis, hingga telur dan makanan siap saji.

Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, menyampaikan bahwa Polri memastikan distribusi kebutuhan masyarakat berjalan cepat dan merata.

“Polri terus bekerja di lapangan untuk memastikan setiap bantuan yang diterima bisa sampai ke masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Respons cepat ini kami lakukan agar warga terdampak bencana dapat segera terbantu,” ujarnya.

Ia menegaskan komitmen Polri untuk terus berada di tengah masyarakat hingga situasi benar-benar pulih.

“Kami memonitor seluruh titik terdampak. Polri siap menambah personel maupun bantuan tambahan kapan pun diperlukan. Prinsipnya, keselamatan dan kebutuhan masyarakat adalah prioritas kami,” tambah Brigjen Trunoyudo.

Upaya pendistribusian yang dilakukan Polda Sumbar ini diharapkan dapat mempercepat penanganan darurat dan membantu meringankan beban masyarakat di wilayah bencana.