Brimob Polda Aceh Terobos Daerah Terisolir di Bener Meriah, Salurkan Bantuan dan Layanan Kesehatan

Bener Meriah — Polda Aceh melalui Tim 2 Search and Rescue (SAR) Satbrimob kembali melakukan aksi kemanusiaan dengan menerobos wilayah terisolir di Desa Rusip, Kecamatan Syiah Utama, Kabupaten Bener Meriah, untuk memberikan bantuan darurat kepada masyarakat terdampak bencana.

Kegiatan yang berlangsung hari Rabu dengan melibatkan 10 personel, yang melakukan perjalanan menuju lokasi dengan medan yang cukup berat demi memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi.

Setibanya di Desa Rusip, Tim SAR Satbrimob melaksanakan sejumlah operasi kemanusiaan, antara lain pencarian dan pertolongan (search and rescue) terhadap warga yang membutuhkan, pemberian layanan kesehatan, serta penguatan akses komunikasi melalui jaringan Starlink untuk mendukung koordinasi penanganan darurat.

Selain itu, personel Brimob melakukan dialog langsung dengan masyarakat untuk mengidentifikasi kebutuhan mendesak seperti pelayanan medis, akses logistik, serta pemulihan komunikasi. Masyarakat Rusip menyambut positif kehadiran personel Brimob yang dinilai sangat membantu di tengah keterbatasan akses.

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto, S.I.K., menegaskan bahwa langkah cepat Brimob merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang sedang membutuhkan.

“Polda Aceh memastikan seluruh jajaran, termasuk Satbrimob, selalu hadir dan bergerak cepat membantu warga, terutama di wilayah terisolir seperti Desa Rusip. Prioritas kami adalah keselamatan masyarakat dan pemenuhan kebutuhan mendesak mereka,” ujar Kombes Pol Joko.

Ia menambahkan bahwa personel Brimob akan terus bersiaga di lokasi hingga situasi di wilayah tersebut benar-benar pulih.

“Kami terus memonitor secara langsung perkembangan di lapangan. Operasi kemanusiaan ini akan berlanjut sampai akses dan situasi kembali normal, sehingga masyarakat dapat beraktivitas seperti biasa,” jelasnya.

Kehadiran Tim SAR Satbrimob Polda Aceh memberikan dampak signifikan bagi warga,”tutup Kabid Humas.”

Ketum Bhayangkari Beri Bantuan di Pengungsian Aceh Tamiang, Hibur dan Kuatkan Korban

Aceh Tamiang – Ketum Bhayangkari, Juliati Sigit Prabowo, mendampingi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengunjungi posko pengungsian di Aceh Tamiang hari ini. Di posko pengungsian itu, Juliati mendistribusikan bantuan dan mainan kepada anak-anak.

Dalam agenda ini Kapolri didampingi Ketum Bhayangkari, Juliati Sigit Prabowo. Hadir pula Dankorbrimob Polri Irjen Ramdani Hidayat, Aslog Kapolri Irjen Suwondo Nainggolan, Kapusdokkes Polri Irjen Asep Hendradiana, Kapolda Aceh Irjen Marzuki Ali Basyah, Karobinkar SSDM Polri Brigjen Langgeng Purnomo, Karomulmed Divhumas Polri Brigjen Ade Ary Syam Indradi.

Rombongan Kapolri dan Juliati datang langsung meninjau posko pengungsian masyarakat yang berada di Jembatan Kuala Simpang, Aceh Tamiang, Kamis (11/12/2025). Terdapat 240 orang pengungsi di lokasi tersebut.

Di posko pengungsian itu, Juliati disambut antusias oleh anak-anak yang berada di lokasi. Juliati berinteraksi dengan anak-anak sambil memberikan mainan.

Selain itu, Juliati juga membagikan snack kepada anak-anak untuk menghibur para pengungsi di lokasi.

Lebih lanjut, Juliati juga berdialog dengan warga di posko pengungsian. Sambil terisak, seorang ibu menceritakan momen ketika banjir bandang menerjang Aceh Tamiang yang mengakibatkan sejumlah rumah rusak dan banyaknya korban jiwa.

Ibu tersebut menceritakan momen ketika para pengungsi mengalami kelaparan karena bahan makanan yang terendam banjir. Ibu tersebut kemudian mengaku bersyukur atas kehadiran Kapolri dan Juliati yang membawa bantuan.

“Jadi dengan kedatangan Bapak Ibu di sini kami terima kasih karena ibu tolong kami, rumah itu kejadian jam 3 angin terbang seng semua, kemudian setelah adzan berhenti angin, jam 8 pagi di hari Rabu itu tanggal 25 air masuk, tanggal 26 nya kejadian rumah hanyut sama di sini penuh kayu-kayu,” kata ibu tersebut.

“Itu rasanya kami, dengan ini kedatangan ibu, kami terima kasih banyak, rasanya terhibur, banyak anak-anak di sini terdengar tawa candanya ibu bawakan sebuah mainan, makanan, bisa terhibur kami alhamdulillah bu, anak-anak kami di sini tidak ada yang stress, dapat terhibur, terimakasih bu, semoga rezeki Ibu berkah dari Allah, ibu diberi kesehatan bisa memperhatikan kami yang di bawah bu,” kata ibu tersebut sambil terisak dan lalu disambut Juliati sambil berpelukan.

Diketahui, di lokasi tersebut, Kapolri mendistribusikan sejumlah bantuan makanan hingga trauma healing kepada masyarakat.

Selain mendistribusikan bantuan, Kapolri juga meninjau berbagai fasilitas yang didirikan Polri untuk para korban di posko pengungsian. Di antaranya dapur lapangan, trauma healing, water treatment, hingga posko kesehatan.

Tak hanya itu, di Aceh Tamiang, Kapolri juga meninjau proses pembersihan di 3 lokasi yang terdampak banjir dan lumpur, diantaranya di SDN 01 Karangbaru, Masjid Syuhada, dan Mapolres Aceh Tamiang. Sebanyak 200 personel dilibatkan dalam kegiatan pembersihan 3 lokasi tersebut.

Di posko pengungsian Jembatan Kuala Simpang, Aceh Tamiang itu, Kapolri telah mendistribusikan bantuan kepada para korban sebanyak 6 truk.

Adapun rincian bantuan yang diserahkan Kapolri sebagai berikut:

Truk 1
Chainsaw merek Supra (20 set), Jet Pump merek Yamamoto (30 unit), Genset Bensin merk PG3500E (15 set), Pompa Robin 3 inchi merk Ecolite (30 unit), Selang Buang (4 rol), Selang Hisap (6 rol), Genset (5 unit), Kain Kaffan (5 rol), Mainan anak-anak (156 pcs).

Truk 2
Tandon Air 1100 Liter (8 buah).

Truk 3
Tandon 1100 L (12 buah), Solar 23 jerigen (1 Jerigen = 20L), Bensin 13 jerigen (1 Jerigen = 20L), Oli Campur Genset 4 botol, Pompa Minyak Dari Jerigen (2 buah).

Truk 4
200 paket Paket sembako (masing-masing berisi 5 kg beras, 1 liter minyak goreng, 1 kg gula, 8 buah indomie, 2 pcs biskuit, 1 kotak
teh), PDL (600 stel), Wifi (3 unit), Baju penanggulangan bencana (300 pcs), Topi Rimba (10 pcs), PDL Tactical (20 stel), Kaos kaki Dislap (10 pasang), T-Shirt (20 pcs).

Truk 5
Bantuan dari Ibu Ketum Bhayangkari : Masker (300 box), kasa (5 koli), Obat-obatan (1.745 box), nasi instan (10 dus), sajiku (6 dus),
bumbu racik (3 dus), bumbu dapur bubuk (2 dus), royco rasa sapi (10 dus), bumbu opor ayam (1 dus), royco rasa ayam (10 dus), promina (2 dus), nyam-nyam (4 dus), top (2 dus), nabati (3 dus), rokok (1.300 bungkus), mukena (200 pcs), selimut (300 pcs), tas selempang (50 pcs), dan seragam sekolah (591 pcs)

Truk 6
Seragam sekolah SD, SMP, SMA (1.184 stel), Stiker Polri (40 pcs), dan Selimut (300 pcs)

Polres Langkat Salurkan Bantuan Sosial Pascabencana Banjir di Desa Paya Bengkuang

Langkat – Jajaran Polres Langkat kembali menunjukkan komitmen dalam membantu masyarakat terdampak banjir dengan menyalurkan bantuan sosial di Dusun II Desa Paya Bengkuang, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat, Rabu (10/12/2025) sekira pukul 18.15–19.00 WIB.

Kegiatan penyaluran dipimpin oleh Kabag Ops Polres Langkat KOMPOL Abdul Rahman, S.H., M.H., didampingi Kasat Lantas AKP M. Tommy Franata, S.T.K., S.I.K., M.H., M.T., Kapolsek Gebang AKP Abed Nebo, S.H., M.H., Kasi Humas IPTU Jekson Situmorang, Kanit Reskrim IPDA Roy P. Simamora, S.E., personel Siwas IPDA Hendra Bangun, S.H., serta Kepala Desa Paya Bengkuang, Sabiruddin.

Satu unit truk logistik dikerahkan mengangkut bantuan berupa biskuit, telur, minyak goreng, mie instan, air mineral, handuk, pakaian, serta beras kemasan 5 kg. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis kepada Kapolsek Gebang dan Kepala Desa untuk kemudian didistribusikan melalui perangkat desa dan tokoh masyarakat kepada warga yang terdampak banjir.

Kabag Ops Polres Langkat menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan dukungan dari Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H., Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo, S.H., S.I.K., M.Si., serta sumbangsih dari Persatuan PERTINA Pusat dan Provinsi Banten, Persatuan Pedagang Pasar, dan berbagai elemen masyarakat lainnya.

Dalam arahannya, Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran Polri dalam membantu pemulihan masyarakat pascabencana.

“Polri hadir untuk memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi serta membantu pemulihan kehidupan masyarakat pascabencana. Kami berkomitmen untuk terus mendampingi warga hingga situasi benar-benar pulih,” ujarnya.

Masyarakat Desa Paya Bengkuang menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian serta respons cepat Polres Langkat dalam membantu pemenuhan kebutuhan harian mereka.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga selesai pada pukul 19.00 WIB.

Kapolri Tinjau Pembersihan SD dan Masjid Terdampak Bencana di Aceh Tamiang

Aceh – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung proses pembersihan Sekolah Dasar (SD) dan Masjid yang terdampak bencana alam di Aceh Tamiang, Kamis (11/12/2025).

Pembersihan ini dilakukan oleh personel kepolisian bersama dengan warga. Hal ini merupakan salah satu wujud kontribusi Polri dalam rangka memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat, khususnya yang terdampak bencana.

Peninjauan proses pembersihan itu sendiri berlangsung di tiga lokasi yang melibatkan 200 personel Polri, yaitu SDN 01 Karangbaru 25
personel, Masjid Syuhada 25 jajaran dan Mapolres Aceh Tamiang 150 personel.

Sebelumnya, Sigit juga meninjau posko pengungsian bencana alam di wilayah Aceh Tamiang. Dalam kesempatan itu, Sigit menyalurkan bantuan untuk masyarakat.

Lokasi pengungsian di Jembatan Kuala Simpang ditempati sebanyak 240 orang. Masyarakat langsung menyambut antusias kehadiran Sigit dan rombongan.

Dalam lokasi pengungsian tersebut, Polri telah menyediakan layanan, di antaranya dapur lapangan, dengan kapasitas 450 porsi untuk satu kali masak. Trauma healing, dengan melibatkan 12 orang anggota tim.

Water treatment, yang dapat menghasilkan 16.000 liter air bersih/hari. Posko layanan kesehatan, yang melibatkan 31 tenaga kesehatan.

Sigit juga menyerahkan bantuan sebanyak enam truk untuk masyarakat yang terdampak bencana. Beberapa di antaranya adalah, Chainsaw, peralatan untuk air bersih, sembako dan kebutuhan lainnya yang sangat diperlukan oleh warga.

Sigit sebelumnya menekankan bahwa seluruh pihak harus turun tangan membantu penanganan bencana. “Dalam situasi seperti ini tidak ada yang boleh berjalan sendiri. Semua unsur harus bergerak cepat, terkoordinasi, dan tepat sasaran,” kata Sigit dalam keterangannya, Senin, 1 Desember 2025.

Menurut Sigit, diperlukan respons yang cepat untuk melakukan penanganan bencana alam. “Kita pastikan respons cepat. Warga tidak boleh menunggu terlalu lama untuk mendapatkan bantuan,” ujar Sigit.

Kapolri Tinjau Posko Pengungsian di Aceh Tamiang, Salurkan Bantuan ke Korban Bencana

Aceh – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau posko pengungsian bencana alam di wilayah Aceh Tamiang, Kamis (11/12/2025). Dalam kesempatan itu, Sigit menyalurkan bantuan untuk masyarakat.

Lokasi pengungsian di Jembatan Kuala Simpang ditempati sebanyak 240 orang. Masyarakat langsung menyambut antusias kehadiran Sigit dan rombongan.

Pada kesempatan ini, Sigit didampingi oleh Ketum Bhayangkari Juliati Sigit Prabowo. Kemudian, Dankor Brimob Polri Irjen Ramdani Hidayat, Aslog Kapolri Irjen Suwondo Nainggolan, Kapusdokkes Polri Irjen Asep Hendradiana, Kapolda Aceh Irjen Marzuki Ali Basyah, dan Karomulmed Divisi Humas Polri Brigjen Ade Ary Syam Indradi.

Dalam lokasi pengungsian tersebut, Polri telah menyediakan layanan, di antaranya dapur lapangan, dengan kapasitas 450 porsi untuk satu kali masak. Trauma healing, dengan melibatkan 12 orang anggota tim.

Water treatment, yang dapat menghasilkan 16.000 liter air bersih/hari. Posko layanan kesehatan, yang melibatkan 31 tenaga kesehatan.

Sigit juga menyerahkan bantuan sebanyak enam truk untuk masyarakat yang terdampak bencana. Yakni:

➢ Truk 1
Chainsaw merek Supra (20 set), Jet Pump merek Yamamoto (30 unit), Genset Bensin merk PG3500E (15 set), Pompa Robin 3 inchi merk Ecolite (30 unit), Selang Buang (4 rol), Selang Hisap (6 rol), Genset (5 unit), Kain Kaffan (5 rol), Mainan anak-anak (156 pcs).

➢ Truk 2
Tandon Air 1100 Liter (8 buah).

➢ Truk 3
Tandon 1100 L (12 buah), Solar 23 jerigen (1 Jerigen = 20L), Bensin 13 jerigen (1 Jerigen = 20L), Oli Campur Genset 4 botol, Pompa
Minyak Dari Jerigen (2 buah).

➢ Truk 4
200 paket Paket sembako (masing-masing berisi 5 kg beras, 1 liter minyak goreng, 1 kg gula, 8 buah indomie, 2 pcs biskuit, 1 kotak teh), PDL (600 stel), Wifi (3 unit), Baju penanggulangan bencana (300 pcs), Topi Rimba (10 pcs), PDL Tactical (20 stel), Kaos kaki Dislap (10 pasang), T-Shirt (20 pcs).

➢ Truk 5
Bantuan dari Ibu Ketum Bhayangkari Masker (300 box), kasa (5 koli), Obat-obatan (1.745 box), nasi instan (10 dus), sajiku (6 dus), bumbu racik (3 dus), bumbu dapur bubuk (2 dus), royco rasa sapi (10 dus), bumbu opor ayam (1 dus), royco rasa ayam (10 dus), promina (2 dus), nyam-nyam (4 dus), top (2 dus), nabati (3 dus), rokok (1.300 bungkus), mukena (200 pcs), selimut (300 pcs), tas selempang (50 pcs), dan seragam sekolah (591 pcs).

➢Truk 6
Seragam sekolah SD, SMP, SMA (1.184 stel), Stiker Polri (40 pcs), dan Selimut (300 pcs).

Polres Aceh Tamiang Terima Dua Unit Mesin Penghasil Embun Siap Minum dari Slog Polri

Kualasimpang — Polres Aceh Tamiang menerima dua unit Mesin Penghasil Embun Siap Minum serta dua unit genset dari Slog Mabes Polri pada Rabu, 10 Desember 2025. Bantuan ini diharapkan dapat memperkuat ketersediaan air bersih bagi masyarakat yang terdampak banjir.

Mesin tersebut berfungsi menciptakan embun yang kemudian diolah menjadi air layak minum. Teknologi ini dinilai sangat membantu di tengah kondisi darurat, ketika akses air bersih menjadi tantangan utama bagi warga.

“Alhamdulillah, kita telah menerima dua unit Mesin Penghasil Embun Siap Minum dari Slog Mabes Polri. Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan yang sangat bermanfaat di masa sulit ini,” kata Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Muliadi.

Kapolres menjelaskan bahwa dua unit mesin berjenis HAMAG AQUATECH HMA6-SCW, termasuk dua genset pendukung, telah diterima oleh Kasubbagpal Polres Aceh Tamiang, AKP Tarmidi. Seluruh peralatan ini akan langsung dimanfaatkan untuk kepentingan umum, terutama membantu masyarakat yang masih menghadapi keterbatasan pascabanjir.

Ia menegaskan, kehadiran bantuan ini bukan hanya memberikan solusi praktis terhadap masalah air bersih, tetapi juga menunjukkan kepedulian dan kesiapsiagaan Polri dalam mendukung penanganan bencana di daerah.

“Dengan adanya mesin ini, kami berharap kebutuhan air minum warga dapat segera terpenuhi, sehingga mempercepat proses pemulihan kondisi masyarakat pascabanjir,” ujarnya.

Bantuan dari Slog Polri ini menjadi bentuk kolaborasi yang memperkuat layanan kemanusiaan di Aceh Tamiang, sekaligus menegaskan bahwa Polri terus hadir memberikan dukungan nyata bagi masyarakat dalam situasi apa pun.

Polres Aceh Tamiang Tetap Layani Masyarakat Meski Mako Berlumpur Akibat Banjir

Kualasimpang — Bencana banjir yang melanda wilayah Aceh Tamiang tidak hanya merendam rumah warga, tetapi juga membuat Markas Polres Aceh Tamiang dipenuhi lumpur. Namun, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat para personel untuk tetap memberikan pelayanan bagi masyarakat.

Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Muliadi, mengatakan bahwa pelayanan publik tidak berhenti meskipun kondisi mako terdampak bencana. Pihaknya tetap membuka ruang bagi warga yang membutuhkan bantuan maupun ingin melapor melalui posko tanggap darurat.

Hari ini, kata Muliadi, pihaknya menerima laporan terkait dugaan penganiayaan dari warga yang diterima oleh seorang polwan. Meski fasilitas dan lingkungan masih dalam proses pemulihan, laporan tersebut tetap ditangani. Hal ini menunjukkan bahwa keamanan masyarakat tetap menjadi prioritas utama.

“Banjir bukan alasan bagi kami untuk menghentikan pelayanan. Masyarakat butuh tempat untuk mencari keadilan, dan kami harus hadir,” ujar AKBP Muliadi, Rabu, 10 Desember 2025.

Suasana mako yang belum sepenuhnya pulih justru memperlihatkan sisi kemanusiaan. Dengan seragam yang masih berdebu dan sepatu yang dilapisi lumpur, para personel tetap berdiri di meja pelayanan seadanya untuk menerima warga yang datang meminta pertolongan atau membuat laporan.

“Ini menjadi gambaran bahwa kehadiran polisi tidak hanya saat situasi normal, tetapi juga ketika masyarakat sedang berada dalam masa sulit. Ini menjadi bukti bahwa pelayanan publik tidak boleh berhenti dan harus tetap memprioritaskan masyarakat,” pungkasnya.

Polri Berikan Pendampingan Psikologis bagi Penyintas dan Personel di Sumbar

Sumatera Barat — Tim gabungan Polri melaksanakan kegiatan pemulihan psikologis bagi penyintas bencana dan personel tanggap darurat di Posko Bencana Nagari Pasie Laweh serta Korong Tanah Taban, pada Rabu, 10 Desember 2025. Kegiatan ini melibatkan 12 personel, terdiri dari Tim Trauma Healing Mabes Polri, Tim Polwan Mabes Polri, dan Bagpsi Ro SDM Polda Sumbar.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, tim memberikan pendampingan psikologis kepada 50 anak melalui art therapy dan play therapy, serta membagikan 50 paket sarana kontak berupa alat tulis dan permainan. Untuk penyintas dewasa, sebanyak 80 orang mengikuti sesi konseling dan dukungan psikososial guna membantu meredakan stres pascabencana.

Tak hanya fokus pada warga terdampak, tim juga memberikan intervensi psikologis NLP (Neuro Linguistic Programming) kepada 28 personel Brimob Resimen 3 Cikeas guna meningkatkan relaksasi, fokus, dan kesiapan mental selama menjalankan tugas. Selain itu, tim melakukan pendataan melalui kuesioner digital sebagai dasar pemetaan kondisi psikologis petugas.

Kegiatan ini mendapat respons positif. Anak-anak tampak lebih ceria, penerima bantuan sarana kontak merasa terbantu, para peserta konseling mengaku lebih tenang, dan personel Brimob menyampaikan bahwa sesi NLP membantu mereka merasa lebih segar dan nyaman.

Menanggapi kegiatan tersebut, Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri menegaskan pentingnya dukungan psikologis di wilayah bencana.

“Pemulihan psikologis merupakan bagian penting dari operasi kemanusiaan. Polri hadir bukan hanya untuk penanganan fisik, tetapi juga memastikan kondisi mental penyintas dan petugas tetap terjaga,” ujar Kabagpenum.

Ia menambahkan bahwa hasil asesmen psikologis yang diperoleh menjadi landasan penting bagi Polri dalam merancang dukungan lanjutan.

“Pemetaan kondisi mental petugas menjadi dasar dalam menyusun program yang lebih tepat sasaran, sehingga anggota di lapangan tetap siap dan kuat dalam menjalankan tugas,” lanjutnya.

Dengan hasil yang positif, kegiatan trauma healing dan dukungan psikososial ini menjadi bagian integral dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat serta menjaga ketahanan mental personel di wilayah terdampak bencana.

Slog Polri Percepat Distribusi Bantuan ke Tiga Provinsi Terdampak Bencana Melalui Jalur Udara dan Laut

Jakarta – Polri melalui Staf Logistik (Slog) mempercepat penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Hal ini disampaikan Karo Faskon Slog Polri, Brigjen Pol. Moch Sagi Dharma Adhyakta, S.H., saat memberikan keterangan di Gudang D Slog Polri Cipinang, Jakarta Timur pada Rabu (10/12). Brigjen Sagi menjelaskan bahwa seluruh bantuan dihimpun dari gudang logistik Polri berdasarkan laporan kebutuhan dari masing-masing wilayah. “Kami dari Logistik Polri telah menyiapkan bantuan sesuai kondisi di tiga provinsi tersebut,” ujarnya.

Bantuan awal yang dikirim mencakup obat-obatan, makanan cepat saji, perlengkapan penyelamatan, serta dukungan bagi personel Polri, termasuk 600 pasang pakaian dinas dan rencana tambahan 10.000 pasang.

Selain kebutuhan masyarakat seperti makanan bayi, pakaian, dan kebutuhan perempuan, Polri juga mengaktifkan perangkat Wontek untuk memperkuat jaringan komunikasi di daerah yang terisolir.

Pengiriman dilakukan setiap hari melalui jalur darat dan udara menggunakan fasilitas Polri, termasuk pesawat, helikopter, hingga kargo penerbangan.
“Fokus sebelumnya adalah Aceh Tamiang yang sempat tertutup akses. Alhamdulillah sekarang seluruh barang sudah dapat masuk,” jelas Brigjen Sagi.

Untuk daerah yang tidak bisa dilewati jalur darat, bantuan dipusatkan lebih dulu di Bandara Kualanamu sebelum diteruskan menggunakan helikopter.

Brigjen Sagi menutup keterangan dengan memastikan Polri akan terus menjaga kelancaran distribusi. “Bila jalur darat memungkinkan, kami tetap tempuh jalur darat. Demikian penjelasan kami, terima kasih,” pungkasnya.

POLRES SIBOLGA SALURKAN BANTUAN DAN GELAR TRAUMA HEALING UNTUK KORBAN BANJIR DAN LONGSOR

SIBOLGA — Polres Sibolga melaksanakan kegiatan pemberian bantuan dan trauma healing kepada para korban bencana alam banjir dan tanah longsor yang berada di Posko Pengungsian Masjid Nurul Huda, Kelurahan Aek Manis, Kecamatan Sibolga Selatan, Rabu (10/12). Kegiatan dimulai pukul 11.30 WIB hingga selesai.

Dalam kegiatan kemanusiaan ini, Kapolres Sibolga AKBP Eddy Inganta, S.H., S.I.K., M.H. memimpin langsung jalannya penyaluran bantuan bersama sejumlah pejabat utama Polres Sibolga. Turut hadir Wakapolres Sibolga Kompol Arifin B. Tampubolon, S.H.; PS. Kabag SDM AKP Syawalludin H, S.H.; Kasatpolairud AKP Syahrizal; PS. Kapolsek Sibolga Selatan Iptu Pasma Pasaribu, S.E., M.M.; Plt. Kasipropam Ipda Chandra Purba, S.H.; PS. Paurmin Bag SDM Bripka Armady Faisal; serta Brigadir Bag SDM Briptu Edward Christian Sitohang, S.H.

Kegiatan ini menyasar seluruh korban banjir dan tanah longsor yang saat ini masih bertahan di posko pengungsian. Selain memberikan bantuan berupa kebutuhan dasar, personel Polres Sibolga juga melaksanakan sesi trauma healing dengan berbagai pendekatan, mulai dari pemberian dukungan emosional, bermain bersama anak-anak, hingga konseling ringan bagi warga yang terdampak.

Kapolres Sibolga menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membantu meringankan beban para korban, baik dari sisi kebutuhan fisik maupun kondisi psikologis. “Kami ingin memastikan para pengungsi merasa diperhatikan, didukung, dan aman. Trauma healing penting dilakukan agar para korban, khususnya anak-anak, dapat kembali merasa tenang setelah mengalami situasi bencana,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Polres Sibolga berharap mampu mengurangi gejala trauma, meningkatkan rasa aman, serta memberikan pendampingan psikologis kepada warga yang terdampak bencana. Upaya kemanusiaan ini juga menjadi bentuk hadirnya Polri di tengah masyarakat, khususnya saat warga menghadapi masa-masa sulit.

Kegiatan berlangsung lancar dan mendapat respon positif dari para pengungsi yang mengaku sangat terbantu dengan hadirnya dukungan dari jajaran Polres Sibolga.