Ketua Umum PP Polri Tegaskan Loyalitas Purnawirawan, Wakapolri: Kedudukan Polri di Bawah Presiden Fondasi Strategis

Jakarta — Ketua Umum Persatuan Purnawirawan (PP) Polri, Jenderal Pol (Purn) Drs. H. Bambang Hendarso Danuri, M.M., menegaskan bahwa PP Polri tetap memiliki komitmen tegak lurus terhadap almamater Kepolisian Negara Republik Indonesia dan menjaga marwah institusi di mata masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum PP Polri juga menyampaikan instruksi tegas agar seluruh purnawirawan Polri tidak melakukan tindakan yang bersifat mengkhianati atau mencederai nama baik Korps Bhayangkara.

Sementara itu, Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., menegaskan bahwa kedudukan Polri yang berada langsung di bawah Presiden Republik Indonesia merupakan posisi strategis dalam memperkuat efektivitas transformasi kelembagaan dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Hal tersebut disampaikan Wakapolri dalam sambutannya saat menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) VI Persatuan Purnawirawan (PP) Polri Tahun 2026, yang turut dihadiri para mantan Wakapolri, tokoh senior Polri, serta pimpinan organisasi purnawirawan TNI–Polri.

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolri menyampaikan bahwa dukungan terhadap penguatan kedudukan Polri di bawah Presiden disampaikan langsung oleh Ketua Umum PP Polri.

“Dukungan ini menjadi energi besar bagi seluruh jajaran Polri untuk terus melaksanakan transformasi secara menyeluruh. Kedudukan Polri di bawah Presiden merupakan fondasi strategis dalam memperkuat reformasi serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin profesional, humanis, dan berkeadilan,” tegas Wakapolri.

Wakapolri menambahkan, Polri berkomitmen penuh menindaklanjuti arahan Presiden melalui penguatan transformasi struktural, kultural, dan instrumental, guna membangun institusi kepolisian yang modern, adaptif, dan dipercaya masyarakat.

“Transformasi Polri bukan sekadar perubahan sistem, tetapi perubahan cara berpikir, bersikap, dan bertindak seluruh personel. Tujuannya satu, menghadirkan Polri yang semakin presisi dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wakapolri menekankan pentingnya sinergi antara Polri, para purnawirawan, akademisi, serta seluruh elemen bangsa dalam mengawal keberlanjutan transformasi Polri.

Melalui momentum Munas VI PP Polri ini, Wakapolri berharap semangat kebersamaan, pengabdian, dan loyalitas kepada bangsa dan negara terus terjaga, sekaligus memperkuat komitmen Polri dalam mendukung kebijakan nasional serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Dengan dukungan seluruh pihak, kami optimistis Polri mampu menghadirkan perubahan nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat, sejalan dengan semangat Transformasi Polri menuju Polri Presisi,” pungkas Wakapolri.

Sinergi TNI-Polri: Wakil Panglima TNI dan Gubernur Akpol Tinjau Pemulihan Pascabanjir di Aceh Tamiang

​ACEH TAMIANG – Sinergitas TNI dan Polri dalam penanganan pascabencana kembali ditunjukkan melalui kunjungan kerja tingkat tinggi di Kabupaten Aceh Tamiang, Rabu (28/1). Wakil Panglima TNI bersama Gubernur Akademi Kepolisian (Akpol), para Gubernur Akademi Angkatan, serta Pejabat Utama (PJU) Akpol turun langsung meninjau lokasi sasaran fisik pembersihan sisa banjir yang dikerjakan oleh para Taruna.

​Kunjungan ini difokuskan pada dua fasilitas publik vital, yakni SD Tualang Cut 1 dan Puskesmas Manyak Payed. Kehadiran para pimpinan tertinggi lintas angkatan ini bertujuan untuk memastikan proses normalisasi lingkungan berjalan optimal agar layanan pendidikan dan kesehatan masyarakat segera pulih.

​Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divhumas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar peninjauan teknis, melainkan representasi kuat dari hadirnya negara di tengah kesulitan masyarakat.

​”Kunjungan kerja Wakil Panglima TNI bersama Gubernur Akpol dan para Gubernur Akademi Angkatan ini bertujuan meninjau langsung proses sasaran fisik pembersihan sisa lumpur dan material pascabanjir yang dilaksanakan oleh Taruna Akpol. Kami ingin memastikan fasilitas pendidikan dan kesehatan dapat segera digunakan kembali oleh warga,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko dalam keterangannya, Kamis (29/1).

​Selain memantau pengerjaan fisik, rombongan juga menyempatkan diri untuk berdialog langsung dengan warga setempat dan menyerahkan bantuan sosial. Langkah ini dilakukan untuk membangkitkan semangat masyarakat yang terdampak musibah banjir bandang beberapa waktu lalu.

Trunoyudo menambahkan bahwa interaksi antara pimpinan, Taruna, dan masyarakat memiliki nilai edukasi dan empati yang mendalam bagi para calon perwira.

​”Selain peninjauan, rombongan juga menyerahkan bantuan serta berinteraksi dengan masyarakat sebagai bentuk dukungan moral dan kepedulian terhadap pemulihan pascabencana. Ini merupakan bagian dari pembentukan karakter Taruna agar senantiasa peka terhadap kesulitan rakyat,” pungkasnya.

​Hingga saat ini, kolaborasi antara personel TNI, Polri, dan masyarakat di Aceh Tamiang terus berlanjut guna mempercepat pembersihan sisa-sisa material banjir sehingga roda kehidupan sosial dan ekonomi warga dapat kembali berjalan normal.

Dari Kepedulian untuk Masa Depan: Polri–Universitas Jambi Bantu Pelajar Aceh Tamiang

Aceh Tamiang – Polres Aceh Tamiang berkolaborasi dengan Universitas Jambi menyalurkan bantuan pendidikan kepada pelajar terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Rabu (28/1/2026). Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap pemulihan pendidikan pascabencana banjir yang terjadi pada 27 November 2025 lalu.

Bantuan yang disalurkan berupa tas sekolah, buku tulis, dan perlengkapan alat tulis untuk mendukung kelangsungan proses belajar anak-anak yang terdampak secara langsung.

KBO Lantas Polres Aceh Tamiang Ipda Indra Maulana menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kehadiran Polri bersama perguruan tinggi dalam membantu masyarakat, khususnya pelajar.

“Kami memberikan bantuan peralatan sekolah kepada para pelajar terdampak banjir. Semoga bantuan ini bermanfaat dan menjadi berkah bagi anak-anak kita,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SDIT Muhammadiyah Desa Tupah, Kecamatan Karang Baru, Wati Sukarman, mengungkapkan bahwa bantuan tersebut sangat dibutuhkan oleh para siswa.

“Bantuan ini sangat bermanfaat karena kelengkapan sekolah anak-anak kami banyak yang habis akibat banjir,” ungkapnya.

Rasa syukur juga disampaikan oleh para siswa penerima bantuan. Nurhijrah Afifah dengan senyum bahagia mengatakan,

“Makasih ya Pak Polisi sama Universitas Jambi.”

Hal senada diungkapkan Muhammad Abinair Pratama,

“Terima kasih Pak Polisi dan Universitas Jambi, sehingga kami bisa sekolah lagi.”

Melalui sinergi Polri dan Universitas Jambi ini, diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat Aceh Tamiang sekaligus membangkitkan kembali semangat belajar anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.

Dari Kepedulian untuk Masa Depan: Polri–Universitas Jambi Bantu Pelajar Aceh Tamiang

Aceh Tamiang – Polres Aceh Tamiang berkolaborasi dengan Universitas Jambi menyalurkan bantuan pendidikan kepada pelajar terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Rabu (28/1/2026). Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap pemulihan pendidikan pascabencana banjir yang terjadi pada 27 November 2025 lalu.

Bantuan yang disalurkan berupa tas sekolah, buku tulis, dan perlengkapan alat tulis untuk mendukung kelangsungan proses belajar anak-anak yang terdampak secara langsung.

KBO Lantas Polres Aceh Tamiang Ipda Indra Maulana menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kehadiran Polri bersama perguruan tinggi dalam membantu masyarakat, khususnya pelajar.

“Kami memberikan bantuan peralatan sekolah kepada para pelajar terdampak banjir. Semoga bantuan ini bermanfaat dan menjadi berkah bagi anak-anak kita,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SDIT Muhammadiyah Desa Tupah, Kecamatan Karang Baru, Wati Sukarman, mengungkapkan bahwa bantuan tersebut sangat dibutuhkan oleh para siswa.

“Bantuan ini sangat bermanfaat karena kelengkapan sekolah anak-anak kami banyak yang habis akibat banjir,” ungkapnya.

Rasa syukur juga disampaikan oleh para siswa penerima bantuan. Nurhijrah Afifah dengan senyum bahagia mengatakan,

“Makasih ya Pak Polisi sama Universitas Jambi.”

Hal senada diungkapkan Muhammad Abinair Pratama,

“Terima kasih Pak Polisi dan Universitas Jambi, sehingga kami bisa sekolah lagi.”

Melalui sinergi Polri dan Universitas Jambi ini, diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat Aceh Tamiang sekaligus membangkitkan kembali semangat belajar anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.

Tinjau Latsitardanus di Aceh Tamiang, Gubernur Akpol Pastikan Taruna Hadir Membantu Masyarakat

​ACEH TAMIANG – Gubernur Akademi Kepolisian (Akpol) melakukan kunjungan kerja langsung ke lokasi sasaran fisik Latsitardanus di Kabupaten Aceh Tamiang, Selasa (27/1). Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau progres pembersihan material pascabanjir sekaligus menyalurkan bantuan sosial bagi warga yang terdampak bencana.

​Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga sore hari tersebut dipusatkan di dua titik utama, yakni Polindes dan Masjid Al Ikhlas Aceh Tamiang. Di lokasi ini, para Taruna Akpol bersama masyarakat bahu-membahu membersihkan sisa lumpur dan puing-puing agar fasilitas publik dapat segera digunakan kembali.

​Menanggapi kegiatan tersebut, Kabag Penum Divhumas Polri, Kombes Pol. Erdi A. Chaniago, menyatakan bahwa kehadiran Gubernur Akpol di tengah-tengah masyarakat merupakan bentuk dukungan moril sekaligus pengawasan langsung terhadap pengabdian para Taruna di lapangan.

​”Gubernur Akademi Kepolisian melaksanakan kunjungan kerja dalam rangka meninjau proses sasaran fisik pembersihan sisa lumpur dan material pascabanjir bersama Taruna Akpol dan masyarakat setempat. Kegiatan ini adalah wujud nyata kepedulian Polri terhadap pemulihan pascabencana,” ujar Kombes Pol. Erdi A. Chaniago dalam keterangannya.

​Selain meninjau pengerjaan fisik, Gubernur Akpol juga menyerahkan bantuan sosial untuk meringankan beban ekonomi masyarakat yang sempat lumpuh akibat banjir bandang. Kombes Pol. Erdi menekankan bahwa interaksi langsung dengan warga menjadi poin penting dalam kunjungan ini.

​”Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Akpol meninjau langsung progres pembersihan, memberikan bantuan, serta berinteraksi dengan masyarakat sebagai bentuk dukungan moril dan kepedulian terhadap pemulihan pascabencana,” tambah Kabag Penum.

​Melalui kegiatan ini, diharapkan proses normalisasi fasilitas umum seperti tempat ibadah dan pusat kesehatan desa dapat selesai lebih cepat. Selain itu, keterlibatan Taruna Akpol dalam kegiatan sosial ini diharapkan dapat membentuk karakter perwira yang memiliki jiwa penolong dan kedekatan emosional dengan masyarakat di masa depan.

Pulihkan Pasca-Banjir Bandang, Tim SAR Resimen II Pasukan Pelopor Bersihkan Sungai di Agam

Sumatra Barat – Polri terus berkomitmen dalam melakukan percepatan penanganan pasca-bencana banjir bandang yang melanda wilayah Sumatera Barat. Melalui Tim SAR Resimen II Pasukan Pelopor yang sedang melaksanakan BKO di Polda Sumbar, aksi pembersihan material sisa bencana dilakukan di sepanjang aliran sungai Desa Kampung Tengah, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Selasa (27/1).

​Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divhumas Polri, Kombes Pol. Erdi A. Chaniago, menjelaskan bahwa langkah ini diambil sebagai upaya mitigasi guna memastikan keselamatan warga dari potensi ancaman banjir berikutnya.

​”Kegiatan ini bertujuan untuk membersihkan material sisa banjir berupa lumpur, kayu, dan sampah yang menumpuk di bantaran sungai, guna memulihkan kondisi lingkungan serta mencegah terjadinya banjir susulan,” ujar Kombes Pol. Erdi A. Chaniago dalam keterangannya.

​Kombes Pol. Erdi menambahkan bahwa dalam pelaksanaan di lapangan, Polri mengedepankan prinsip sinergitas. Personel Brimob tidak bekerja sendiri, melainkan membaur bersama masyarakat dan instansi terkait lainnya untuk memastikan wilayah terdampak segera pulih.

​”Pembersihan dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan unsur terkait dan masyarakat setempat, sehingga diharapkan aktivitas warga dapat kembali berjalan dengan aman dan normal,” tegasnya.

​Selain melakukan pembersihan fisik, keberadaan personel Resimen II Pasukan Pelopor di lokasi bencana juga bertujuan untuk memberikan dukungan moril kepada para penyintas. Polri memastikan akan terus menyiagakan personel SAR hingga situasi di Kabupaten Agam benar-benar kondusif dan infrastruktur vital warga dapat berfungsi kembali secara optimal.

Polri Salurkan Bantuan Al-Qur’an kepada Pesantren Terdampak Banjir

Meureudu – Polres Pidie Jaya melaksanakan kegiatan penyerahan bantuan berupa Al-Qur’an dari Polri kepada sejumlah pesantren yang terdampak bencana banjir di wilayah hukum Polres Pidie Jaya, Senin, 26 Januari 2026. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap pemulihan sarana pendidikan keagamaan pascabencana di Kabupaten Pidie Jaya.

Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap di empat pesantren, yaitu Pesantren Sirajul Huda Al-Aziziyah Gampong Blang Awe Kecamatan Meureudu, Pesantren Madinattudiniyah Babul Munajah Gampong Jurong Binjee Kecamatan Jangka Buya, Pesantren Darul Mubaraqah Al Munawwarah Gampong Meuko Dayah Kecamatan Bandar Dua, serta Pesantren Al-Munawarah Pocut Imum Mukim Al-Aziziyah (DAPIMA) Gampong Blang Cut Kecamatan Meurah Dua Kabupaten Pidie Jaya. Total bantuan yang disalurkan sebanyak 200 Al-Qur’an.

Kapolres Pidie Jaya AKBP Ahmad Faisal Pasaribu secara langsung menyerahkan bantuan sebanyak 50 Al-Qur’an kepada Pesantren Sirajul Huda Al-Aziziyah. Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakapolres Pidie Jaya Kompol Iswahyudi, Kasat Lantas Polres Pidie Jaya AKP Fefy Yunitasari, Kasi Humas Polres Pidie Jaya AKP Mahruzar Hariadi, Kapolsek Meureudu AKP Mustafa Kamal, KBO Sat Samapta IPDA Mustafa, serta personel Sat Samapta Polres Pidie Jaya dan Polsek Meureudu.

Selanjutnya, Kasat Samapta Polres Pidie Jaya Iptu Ramli bersama Kapolsek Jangka Buya Iptu Mustafa dan personel melaksanakan penyerahan bantuan sebanyak 50 Al-Qur’an kepada Pesantren Madinattudiniyah Babul Munajah. Kegiatan tersebut turut dihadiri KBO Sat Samapta Polres Pidie Jaya IPDA Mustafa, Kanit Samapta Polsek Jangka Buya Aipda Rusdy, serta personel Sat Samapta Polres Pidie Jaya dan Polsek Jangka Buya.

Di lokasi lainnya, Kasat Samapta Polres Pidie Jaya Iptu Ramli juga menyerahkan bantuan 50 Al-Qur’an kepada Pesantren Darul Mubaraqah Al Munawwarah Gampong Meuko Dayah Kecamatan Bandar Dua yang diterima langsung oleh pimpinan pesantren, Tgk. Busyairi. Kegiatan tersebut dihadiri KBO Sat Samapta IPDA Mustafa, personel Sat Samapta Polres Pidie Jaya, serta personel Polsek Bandar Dua.

Selain itu, Polres Pidie Jaya turut menyalurkan bantuan 50 Al-Qur’an kepada Pesantren Al-Munawarah Pocut Imum Mukim Al-Aziziyah (DAPIMA) Gampong Blang Cut Kecamatan Meurah Dua Kabupaten Pidie Jaya sebagai bagian dari upaya mendukung pemulihan sarana pendidikan keagamaan pascabencana banjir.

Kapolres Pidie Jaya melalui Kasi Humas AKP Mahruzar Hariadi menyampaikan bahwa kegiatan penyaluran bantuan ini bertujuan untuk membantu memenuhi kebutuhan sarana pembelajaran Al-Qur’an bagi para santri serta mempererat hubungan silaturahmi antara Polri dan masyarakat.

“Polri akan terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui kegiatan sosial dan kemanusiaan, termasuk mendukung keberlangsungan pendidikan keagamaan agar dapat kembali berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif,” pungkasnya.

Dari Jalan Tergenang ke Bengkel Perbaikan, Polisi gunakan towing Evakuasi Mobil Warga Pascabanjir

Aceh Tamiang — Jejak banjir yang melanda Aceh Tamiang masih menyisakan dampak bagi kehidupan masyarakat. Sejumlah kendaraan milik warga yang rusak dan tak lagi dapat dipindahkan sendiri masih terparkir di badan dan pinggir jalan, menghambat arus lalu lintas serta berpotensi menimbulkan kerawanan.

Menyikapi kondisi tersebut, Polres Aceh Tamiang turun tangan melakukan evakuasi kendaraan menggunakan mobil towing. Evakuasi dilaksanakan oleh personel gabungan Satuan Lalu Lintas dan Satuan Samapta Polres Aceh Tamiang, dengan dukungan Dinas Lingkungan Hidup serta Dinas Perhubungan Kabupaten Aceh Tamiang. Senin, (26/1/2026).

Lokasi kegiatan dipusatkan di kawasan perkotaan Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang.
Sasaran kegiatan adalah kendaraan roda empat (R4) yang terparkir di badan maupun pinggir jalan dan dinilai mengganggu kelancaran arus lalu lintas, khususnya kendaraan yang terdampak banjir dan ditinggalkan pemiliknya karena mengalami kerusakan.

KBO Lantas Polres Aceh Tamiang, Ipda Indra Maulana, menjelaskan bahwa petugas menggunakan mobil towing untuk mengevakuasi kendaraan yang tidak memungkinkan dipindahkan secara mandiri oleh pemiliknya.
“Tujuan kegiatan ini untuk menertibkan kendaraan yang berada di badan jalan agar arus lalu lintas kembali lancar dan aman. Selain itu, langkah ini juga sebagai antisipasi terjadinya pencurian kendaraan bermotor, khususnya kendaraan yang ditinggalkan dalam kondisi rusak pascabanjir,” jelas Ipda Indra Maulana.

Lebih dari sekadar penertiban lalu lintas, kegiatan ini juga menjadi wujud kepedulian Polri terhadap warga yang masih berjuang memulihkan kondisi pascabencana banjir yang terjadi pada November 2025 lalu.

Petugas membantu memindahkan kendaraan warga ke bengkel maupun ke rumah sesuai permintaan pemilik, sehingga tidak lagi menjadi beban dan kekhawatiran di tengah keterbatasan pascabencana.

Salah seorang warga penerima bantuan mengaku sangat terbantu dengan kehadiran petugas di lapangan.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada petugas kepolisian yang sudah membantu mengevakuasi mobil saya ke bengkel. Kalau tidak dibantu, kami kesulitan memindahkannya,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, Polres Aceh Tamiang berharap kelancaran lalu lintas di wilayah Kota Kuala Simpang dapat kembali terwujud, potensi tindak kejahatan dapat diminimalisir, serta rasa aman dan nyaman masyarakat semakin meningkat seiring proses pemulihan pascabencana.

Polres Gayo Lues Bangun Empat Jembatan Gantung, Warga: Dapat Menjual Hasil Kebun Ke Pasar

Gayo Lues — Kepolisian Resor (Polres) Gayo Lues menunjukkan kepedulian dan empati kepada masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi dengan turun langsung mendampingi warga dalam pembangunan empat unit jembatan gantung di sejumlah desa wilayah Kecamatan Putri Betung, Kabupaten Gayo Lues, pascabencana banjir bandang.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Gayo Lues AKBP Hyrowo, S.I.K., yang hadir di tengah masyarakat bersama jajaran sebagai bentuk komitmen Polri dalam membantu percepatan pemulihan akses dan aktivitas warga yang selama ini terhambat akibat rusaknya jembatan penghubung desa. Senin, (26/1/2026).

Didampingi Kasatreskrim IPTU Muhamad Abidinsyah, Kapolres menyampaikan bahwa pembangunan jembatan gantung merupakan respons atas kebutuhan mendesak masyarakat, terutama untuk mendukung mobilitas sosial serta aktivitas pertanian dan perkebunan warga.
“Jembatan yang dibangun ini merupakan penghubung masyarakat dari perkampungan menuju kebun dan pasar,” ujar AKBP Hyrowo di sela-sela kegiatan gotong royong bersama warga.

Di Desa Pungke Jaya, pembangunan jembatan gantung dipimpin oleh Kaurbinops Satreskrim Polres Gayo Lues IPDA Muhammad Yoga Wiratama, S.Tr.IK., bersama puluhan personel dan masyarakat setempat. Jembatan tersebut dibangun untuk menggantikan akses lama yang rusak parah akibat terjangan banjir bandang.

Sementara itu, di Desa Jeret Onom, pembangunan jembatan gantung dipimpin oleh Kanittipidkor Satreskrim Polres Gayo Lues AIPDA Ilham Minaldi, S.H., dengan melibatkan personel Polres Gayo Lues dan warga desa.

Adapun di Desa Gumpang Lempuh, pembangunan jembatan gantung dipimpin oleh Kasatintelkam Polres Gayo Lues AKP Jun Andri Saputra, S.H., bersama personel BKO Brimob Polda Sumatera Selatan. Selain tiga jembatan yang tengah dibangun, Kapolres Gayo Lues juga menyampaikan rencana pembangunan satu unit jembatan gantung tambahan di Desa Ramung Toa, sebagai upaya berkelanjutan hingga kondisi wilayah benar-benar pulih.

Salah seorang warga Desa Jeret Onom, Ali Hanafiah (43), mengaku sangat terbantu dengan pembangunan jembatan tersebut.
“Sejak jembatan rusak, kami sangat kesulitan membawa hasil kebun. Alhamdulillah, kini masyarakat bisa kembali berkebun dan membawa hasil bumi ke pasar,” ungkapnya.

Dengan terbangunnya jembatan-jembatan gantung tersebut, diharapkan akses masyarakat kembali normal, aktivitas sosial dan ekonomi dapat berjalan lancar.

Bedah Sekolah, Kepsek: bersyukur Kepedulian Taruna Akpol

Aceh Tamiang – Taruna Akademi Kepolisian kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan melalui kegiatan Peduli Kasih Natal dalam rangkaian Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Lasitardanus) Tahun 2026. Senin, (26/1/2026).

Taruna dan Taruni Akpol menyalurkan bantuan renovasi kepada TK Kemala Bhayangkari 12 Cabang Aceh Tamiang yang terdampak banjir bandang.

Kepala TK Kemala Bhayangkari 12 Cabang Aceh Tamiang, Rosmawati, S.Pd., mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan.

“Alhamdulillah, kami sangat senang dan bersyukur atas peduli kasih dari Taruna-Taruni Akademi Kepolisian yang sangat membantu proses perbaikan sekolah ini,” katanya.

Ia berharap perbaikan dapat segera selesai sehingga sekolah kembali nyaman digunakan.

“Semoga TK Kemala Bhayangkari kembali lebih baik dan lebih nyaman untuk anak-anak belajar,” tambahnya.

Sementara itu Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Mulyadi, S.H., M.H., mengatakan bahwa kondisi TK Bhayangkari pascabanjir memang membutuhkan perhatian khusus agar kembali layak digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.

“TK ini kita lihat bersama kondisinya sangat parah pascabanjir bandang, sehingga memerlukan perbaikan demi kenyamanan anak-anak kita untuk belajar,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Taruna Akpol atas kepedulian yang diberikan.

“Saya mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada teman-teman dari Akademi Kepolisian atas sumbangsihnya kepada TK Bhayangkari,” pungkasnya.