Harga Beras Tetap Stabil, Satgas PHB Polres Bengkulu Utara Pastikan Tidak Ada Kenaikan

Bengkulu Utara – Satuan Tugas Pengendalian Harga Beras (Satgas PHB) Polres Bengkulu Utara melakukan pengecekan dan pengawasan harga beras di pasar tradisional, gerai hingga minimarket pada minggu pertama Desember 2025. Hasil pemantauan menunjukkan bahwa harga beras di wilayah Bengkulu Utara masih berada dalam batas standar Harga Eceran Tertinggi (HET).

Kanit Tipidter Satreskrim Polres Bengkulu Utara, IPDA Derik Dwi Saputra, S.H, menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan Satgas PHB tidak menemukan adanya kenaikan harga beras.
“Dari seluruh laporan anggota Satgas PHB Polres Bengkulu Utara, baik di pasar maupun minimarket, tidak ada temuan kenaikan harga beras. Kondisinya masih stabil dan sesuai ketentuan HET,” ujar IPDA Derik.

Ia menambahkan bahwa pengecekan harga pada pekan akhir November juga menunjukkan tren positif. Beras jenis premium kini berada di bawah harga tertinggi yang ditetapkan pemerintah. Regulasi tersebut mengacu pada Peraturan Badan Pangan Nasional Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2024 tentang perubahan HET dalam delapan zona nasional. Bengkulu Utara masuk dalam Zona 2, dengan ketentuan:

Beras Medium: Rp 14.000 per kg

Beras Premium: Rp 15.000 per kg

“Untuk beras premium saat ini sudah sesuai HET. Pasokan dan ketersediaan kedua jenis beras itu juga dipastikan aman hingga akhir tahun 2025,” tambahnya.

Satgas PHB Polres Bengkulu Utara memastikan pengawasan lapangan akan terus diperkuat guna menjaga kestabilan harga dan menjamin kebutuhan pokok masyarakat tetap terpenuhi.

Ratusan Personel Brimob, Samapta, Medis, dan K9 Dikerahkan Polri Perkuat Penanganan Bencana

Pondok Cabe – Polri resmi menggerakkan kekuatan personel besar-besaran untuk membantu penanganan bencana di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Dalam doorstop pagi ini, Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko menjelaskan bahwa penguatan personel menjadi salah satu fokus utama setelah wilayah terdampak memasuki fase pascabencana.

“Bapak Wakapolri melakukan pengecekan pasukan dalam rangka penguatan personel di lapangan,” ungkapnya. Dari Korps Brimob, sebanyak 300 personel diterjunkan, masing-masing 100 untuk tiga polda terdampak. Sabhara menurunkan 300 personel tambahan, serta Samapta mengirim 39 personel.

Unit anjing pelacak K9 dikerahkan khusus untuk memperkuat pencarian korban. “Sebanyak 11 anjing SAR dengan total 39 handler diterjunkan,” kata Trunoyudo.

Sementara itu, dari sisi medis, Pusdokkes mengirimkan 27 personel yang bertugas menangani kebutuhan kesehatan, identifikasi korban ante-mortem dan post-mortem, serta dukungan trauma healing dengan 20 personel khusus.

Di tengah mobilisasi besar ini, Polri tetap mengedepankan sinergi lintas lembaga. “Dengan kolaborasi BNPB/BPBD, pemerintah daerah, TNI, dan stakeholder lainnya, percepatan bantuan terus diupayakan,” tegas Trunoyudo.

Ia menutup pernyataan dengan doa bagi para korban. “Kita kembali mendoakan saudara-saudara kita yang terdampak… Semoga para tenaga medis dan seluruh petugas diberikan kekuatan dalam menjalankan tugas kemanusiaan,” ujarnya.

Satgas PHB Polres Bengkulu Utara Gelar Sidak Harga Beras, Harga Masih di Bawah HET

Argamakmur – Satuan Tugas (Satgas) Pengendalian Harga Beras (PHB) Tahun 2025 Polres Bengkulu Utara melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah toko beras di wilayah Kecamatan Arga Makmur, Rabu (26/11/2025). Sidak dilakukan untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan beras di pasaran menjelang akhir tahun.

Dari hasil pengecekan, tim menemukan bahwa harga beras di wilayah Kabupaten Bengkulu Utara masih berada di bawah ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.

Berdasarkan pantauan Satgas, harga beras premium dijual Rp14.000/kg, beras medium Rp13.000/kg, dan beras program SPHP dilepas dengan harga Rp12.000/kg. Sementara itu, HET beras nasional sesuai Peraturan Badan Pangan Nasional RI Nomor 5 Tahun 2024 yaitu Rp15.400/kg untuk beras premium dan Rp14.000/kg untuk beras medium.

Kegiatan sidak dipimpin langsung oleh Kanit Tipidter Polres Bengkulu Utara, IPDA Derik Dwi Saputra, S.H. Tim turut menyasar sejumlah toko grosir lain untuk memastikan tidak ada pedagang yang menjual beras di atas HET.

“Dari hasil pengecekan, harga beras dan bahan pokok lainnya seperti minyak goreng dan gula di Kabupaten Bengkulu Utara masih tergolong stabil. Kami juga mengingatkan para pedagang agar tidak menjual barang melebihi harga HET. Jika nanti ditemukan pedagang nakal, tentu akan kami tindak tegas,” tegas IPDA Derik.

Ia menegaskan bahwa pengawasan akan terus dilakukan secara berkala maupun mendadak untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di pasaran, terutama menjelang penghujung tahun.

Dengan adanya langkah pengawasan terpadu ini, diharapkan harga kebutuhan pokok tetap terkendali sehingga masyarakat dapat terhindar dari potensi lonjakan harga yang tidak wajar.

Unit Tipidter Polres Bengkulu Utara Pantau Harga Beras di Arga Makmur

Bengkulu Utara – Unit Tipidter Satreskrim Polres Bengkulu Utara lakukan Giat Pemantauan Harga Beras di seputaran Wilayah Kota Argamakmur, Bengkulu Utara pada Rabu, 19 November 2025.

Giat ini dipimpin langsung Oleh Kanit Tipidter Satreskrim Polres Bengkulu Utara dan dengan didampingi anggota Unit Tipidter Satreskrim Polres Bengkulu Utara.

IPDA. Derik Dwi Saputra, S.H mengatakan, “Giat yang kami lakukan hari ini untuk memastikan bahwa harga beras di berbagai tingkat distribusi tetap terkendali dan stok dalam kondisi aman.

Tadi Kami melakukan pemantauan dengan menyusuri lapak-lapak pedagang beras di Pasar Purwodadi Argamakmur dan sejumlah toko distributor di kawasan Kecamatan Kota Argamakmur.

“Pemerintah telah menetapkan HET beras sebesar Rp 12.500 per kilogram (kg) untuk mutu stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP), Rp 13.500 per kg untuk mutu medium, dan Rp 14.900 per kg untuk mutu premium,” ungkap Kanit Tipidter Satreskrim Polres Bengkulu Utara

“Hasil pantauan menunjukkan penjualan harga beras masih di bawah atau sesuai dengan HET. Artinya, kondisi harga dan stok beras di Kota Argamakmur saat ini aman,” ujarnya.

IPDA. Derik Dwi Saputra, S.H menambahkan, “pemantauan ini dilakukan untuk menjaga daya beli masyarakat serta memastikan inflasi tetap terkendali.

“Selain memantau harga, pengecekan terhadap stok beras di lapangan juga menjadi perhatian utama. Hal ini untuk memastikan program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan pemerintah pusat berjalan dengan baik,” tambahnya.

“Stabilitas harga beras mencerminkan stabilitas pemerintahan. Namun, di sisi lain, harga beras juga tidak boleh terlalu rendah karena dapat merugikan petani. Pemerintah perlu menjaga keseimbangan antara harga yang terjangkau bagi konsumen dan yang menguntungkan bagi petani,” ujarnya..

“Dari hasil pemantauan, harga dan pasokan beras di wilayah kec. Arga makmur tergolong aman dan stabil sesuai standar HET (harga eceran tertinggi)

Kapolda Bengkulu Dianugerahi Gelar Adat Depati Bangun Binang pada HUT ke-57 Provinsi Bengkulu

Bengkulu – Kapolda Bengkulu Irjen Pol Mardiyono, S.I.K., M.Si., menerima penganugerahan Gelar Adat Depati Bangun Binang pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-57 Provinsi Bengkulu yang diselenggarakan di Balai Daerah Semarak Bengkulu, Senin (17/11/2025). Kehadiran dan penobatan Kapolda menjadi salah satu momen penting dalam rangkaian acara adat yang digelar penuh khidmat.

Acara penganugerahan turut dihadiri Kepala Bakamla RI, Gubernur Bengkulu, Wakil Gubernur, Danrem 041/Gamas, Danlanal, Kajati Bengkulu, unsur Forkopimda, para kepala instansi vertikal, tokoh adat, serta lebih dari 100 tamu undangan. Prosesi penyambutan dilakukan dengan ragam budaya Bengkulu seperti Tari Barong Landong, musik Dhol, Rabana, dan Tari Kejai, sebelum acara dilanjutkan dengan Sidang Mufakat Rajo Penghulu.

Dalam sidang adat tersebut, Badan Musyawarah Adat menetapkan sembilan tokoh sebagai penerima gelar adat dan kehormatan tahun 2025, termasuk Kapolda Bengkulu yang dinilai berkontribusi besar dalam menjaga keamanan, keharmonisan sosial, serta mendukung pelestarian adat budaya di daerah.

Prosesi adat berlangsung dengan pembacaan adat, penyerahan tanda kebesaran, hingga ikrar penerima gelar. Momen ini menjadi penghormatan sekaligus amanah bagi Irjen Pol Mardiyono.

Gubernur Bengkulu menegaskan bahwa gelar adat merupakan bentuk penghargaan tertinggi bagi sosok yang dinilai berdedikasi bagi masyarakat. “Gelar adat adalah amanah besar yang harus dijaga dengan tanggung jawab moral,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolda Bengkulu menyampaikan apresiasi atas penghargaan tersebut dan menegaskan komitmen Polri dalam menjaga nilai budaya lokal.

“Adat dan budaya adalah perekat sosial. Polri akan terus bersinergi dengan tokoh adat dan pemerintah daerah demi menjaga stabilitas kamtibmas,” ungkap Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Mardiyono, S.I.K., M.Si.

Acara penganugerahan gelar adat ini berlangsung tertib dan khidmat, menjadi bagian penting dalam memperkuat hubungan antara Polri, masyarakat, dan lembaga adat di Provinsi Bengkulu.

Kapolda Bengkulu Terima Gelar Warga Kehormatan Brimob pada Syukuran HUT Brimob ke-80

BENGKULU – Korps Brimob Polda Bengkulu menggelar Syukuran Hari Ulang Tahun Brimob ke-80 yang berlangsung pada Jumat (14/11/2025) di Mako Brimob Polda Bengkulu. Acara ini turut disertai momen istimewa berupa penganugerahan Warga Kehormatan Korps Brimob kepada Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Mardiyono, S.I.K., M.Si. sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan dukungannya terhadap satuan Brimob di wilayah Bengkulu.

Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB dan dihadiri sejumlah pejabat penting, antara lain Wakil Gubernur Bengkulu, Wakapolda Bengkulu, Pejabat Utama Polda Bengkulu, Wakajati Bengkulu, serta perwakilan dari Kabinda, BNN Provinsi, dan Densus 88 AT. Kehadiran para tamu tersebut mencerminkan tingginya sinergi lintas lembaga dalam menjaga keamanan di Provinsi Bengkulu.

Dalam sambutannya, Kapolda Bengkulu menegaskan bahwa HUT Brimob ke-80 bukan sekadar perayaan, tetapi momentum untuk kembali merenungkan nilai-nilai luhur yang diwariskan para pendahulu. Ia menekankan pentingnya menjaga semangat pengabdian tanpa pamrih, disiplin, serta keberanian yang telah menjadi identitas Korps Brimob selama ini.

Kapolda juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh personel Brimob Polda Bengkulu atas dedikasi mereka dalam menjalankan tugas, baik dalam operasi lapangan maupun pelayanan masyarakat. Ia berharap ke depan Brimob terus meningkatkan profesionalisme, memperkuat kemampuan, serta memastikan sinergi dengan satuan lain tetap terjaga.

“Jadilah pasukan yang bukan hanya kuat secara fisik, tetapi juga bijaksana dan humanis,” pesan Kapolda dalam penutupannya. Acara berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.

Dengan usia ke-80 tahun, Brimob diharapkan semakin jaya dan semakin dicintai masyarakat. Dirgahayu Korps Brimob Polri.

Kapolda Bengkulu Mengikuti Upacara Ziarah Nasional Peringatan Hari Pahlawan Nasional

Bengkulu – Kapolda Bengkulu mengikuti upacara ziarah nasional dalam rangka peringatan Hari Pahlawan Nasional di Makam Pahlawan Balai Buntar pada Senin, 10 November 2025. Upacara ini dihadiri oleh Gubernur Bengkulu, Wakil Gubernur Bengkulu, Danrem 041/Gamas, Wakajati Bengkulu, dan tokoh-tokoh lainnya. Dengan penuh khidmat, para pejabat dan peserta upacara melakukan tabur bunga di makam pahlawan sebagai tanda penghormatan dan penghargaan kepada para pahlawan bangsa yang telah berjuang untuk kemerdekaan dan kedaulatan negara.

Upacara ziarah nasional ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan peringatan Hari Pahlawan Nasional yang bertujuan untuk mengenang dan menghormati jasa-jasa para pahlawan bangsa. Dengan mengikuti upacara ini, Kapolda Bengkulu ingin mengenang jasa-jasa para pahlawan bangsa dan mengajak seluruh masyarakat untuk terus mengenang dan menghormati para pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan dan kedaulatan negara. Semoga semangat perjuangan para pahlawan bangsa dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi kita semua untuk terus berjuang dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan negara.

Dalam kesempatan ini, Kapolda Bengkulu juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus mengenang dan menghormati para pahlawan bangsa dengan cara menerapkan nilai-nilai perjuangan mereka dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, kita dapat menjadi generasi yang lebih baik dan dapat melanjutkan perjuangan para pahlawan bangsa untuk mencapai cita-cita bangsa yang lebih baik.

Wakapolda Bengkulu Tinjau Dapur SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Bengkulu Selatan

Bengkulu Selatan – Wakapolda Bengkulu Brigjenpol Dicky Sondani, S.I.K., M.H. meninjau pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digelar oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Bengkulu Selatan Jumat (07/11/2025). Kegiatan ini turut dihadiri Kapolres Bengkulu Selatan AKBP Awilzan,
Pejabat Polres Bengkulu Selatan, serta jajaran personel Polres Bengkulu Selatan.

Dalam kegiatan tersebut, Wakapolda Bengkulu memantau secara langsung seluruh proses penyediaan makanan, mulai dari pengolahan di dapur SPPG hingga makanan siap santap. Beliau ingin memastikan bahwa setiap tahap berjalan dengan standar kebersihan, gizi, dan kualitas terbaik untuk mendukung kesehatan anak-anak.

“Saya ingin melihat bagaimana makanan ini disiapkan, dimasak, hingga benar-benar di proses sesuai prosedur yang berlaku . Dan juga alat prasarana yang ada di Dapur MBG, Ini penting agar kita yakin bahwa makanan yang diberikan bukan hanya bergizi, tetapi juga aman dan layak dikonsumsi,” ujar Wakapolda Bengkulu Brigjenpol Dicky Sondani, S.I.K., M.H.

Wakapolda juga berpesan agar program ini terus dikembangkan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap tumbuh kembang generasi muda. 

Kegiatan berjalan dalam suasana hangat dan penuh keceriaan. Wakapolda Bengkulu juga berinteraksi langsung dengan Petugas dapur MBG dan relawan MBG serta kepala SPPG Bengkulu Selatan , memberikan semangat agar mereka menjalankan tugas dengan baik dan sesuai SOP dalam menyajikan makanan MBG

Program MBG Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Bengkulu Selatan Bengkulu ini menjadi wujud nyata kepedulian sosial Polri dalam mendukung kesejahteraan masyarakat sejak usia dini.

Bidpropam Polda Bengkulu Gelar Sosialisasi Whistle Blower System untuk Meningkatkan Transparansi dan Kepercayaan

Bengkulu – Bidpropam Polda Bengkulu melaksanakan kegiatan sosialisasi Whistle Blower System di Di Aula Hotel Nala Side Bengkulu Kegiatan ini dipimpin oleh Kasubbidwabprof Bidpropam Polda Bengkulu, AKBP Letjen Haloho, S.H., M.H. Bersama personel bidpropam polda bengkulu. Kamis (06/11/2025)

Sosialisasi ini diikuti oleh 65 personel Polda Bengkulu dan bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang Whistle Blower System. Whistle Blower System adalah sistem pelaporan yang memungkinkan masyarakat atau pegawai negeri untuk melaporkan tindakan pelanggaran atau penyimpangan yang dilakukan oleh aparat penegak hukum atau penyelenggara negara, terutama terkait dengan tindak pidana korupsi.

Dalam Whistle Blower System, pegawai negeri pada Polri dapat melaporkan tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh aparat penegak hukum atau penyelenggara negara dengan kriteria tertentu, seperti menjelaskan siapa, melakukan apa, kapan, dimana, mengapa, dan bagaimana, serta dilengkapi dengan bukti permulaan seperti data, dokumen, gambar, dan rekaman yang mendukung laporan tersebut.

“Terwujudnya peningkatan transparansi Publik, Penguatan Citra Positif Polri, tumbuhnya Kesadaran Internal, Serta Mewujudkan Kepercayaan Masyarakat. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi personel Polda Bengkulu dalam mencegah dan memberantas tindakan korupsi dan pelanggaran lainnya. Dengan adanya sosialisasi ini, kami berharap personel dapat memahami pentingnya melaporkan tindakan pelanggaran dan penyimpangan yang terjadi di lingkungan kerja,” ujar AKBP Letjen Haloho, S.H., M.H.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi personel Polda Bengkulu dalam mencegah dan memberantas tindakan korupsi dan pelanggaran lainnya yang ada di Polda Bengkulu dan jajaran Polres/ta. Dengan adanya sosialisasi ini, personel Polda Bengkulu dapat memahami pentingnya melaporkan tindakan pelanggaran dan penyimpangan yang terjadi di lingkungan kerja.

Polda Bengkulu Gelar Diskusi Inspiratif, Sinergitas Sukseskan MBG

Bengkulu – Makan bergizi bukan sekadar kebutuhan dasar, tetapi pondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul. Pesan inilah yang mengemuka dalam Talkshow bertemakan “Sinergitas Menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Polda Bengkulu”, persembahan dari Polda Bengkulu, yang dipandu dengan hangat oleh Nidia Permata Sari, S.H, Kamis (06/11/2025) bertempat di studio bidhumas Polda Bengkulu.

Dalam pembukaannya, Nidia mengingatkan bahwa di balik cita-cita besar membangun Generasi Emas 2045, masih ada tantangan nyata yang dihadapi bangsa. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Maret 2025, sebanyak 8,47% penduduk Indonesia masih hidup di bawah garis kemiskinan. Angka ini mencerminkan perjuangan banyak keluarga untuk sekadar memenuhi kebutuhan gizi anak-anak mereka. Kekurangan asupan gizi tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga memengaruhi konsentrasi dan prestasi belajar anak di sekolah.

Melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG), pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto berkomitmen memastikan setiap anak, mulai dari PAUD hingga SMA, memperoleh hak atas gizi yang cukup dan seimbang. Program ini menjadi langkah strategis dalam menyiapkan generasi masa depan yang sehat, cerdas, dan tangguh.

Talkshow ini menghadirkan sejumlah narasumber inspiratif dari berbagai sektor yang berperan penting dalam keberhasilan program tersebut. Hadir di antaranya Akademisi UNIB Dr. Lisa Adhrianti, S.Sos., M.Si., CT, CIPS; Kepala Regional SPPG Provinsi Bengkulu Gloria Erysa Meilinda Situmorang, S.Tr.A.P.M.A.; Ahli Gizi SPPG Kota Bengkulu Riska Oktavia, S.Gz; Kabid Propam Kombes Pol. Sugeng Pujihartono, S.E., M.H; Ketua SMSI Provinsi Bengkulu Wibowo Susilo, S.E.; Ketua Badan Usaha Yayasan Kemala Bhayangkari Daerah Bengkulu Ny. Monika Andy Pramudya; perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu Gustin Nuhtiara, S.KM; serta Kepala Sekolah SDN 75 Kota Bengkulu Puryanti, M.Pd., sebagai penerima manfaat.

Diskusi berlangsung hangat dan penuh optimisme. Para narasumber menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor — antara pemerintah, akademisi, media, dan masyarakat — dalam memastikan keberlanjutan Program MBG. Sinergi inilah yang menjadi kunci terciptanya generasi Bengkulu yang sehat, berdaya saing, dan siap membawa Indonesia menuju masa depan gemilang.