Gubernur Bengkulu, Kapolda, dan Bupati Bengkulu Utara Hadiri Panen Raya Jagung Sadesahe di Desa Tanah Hitam

Bengkulu Utara – Gubernur Bengkulu H. Helmi Hasan bersama Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Mardiyono, S.I.K., M.Si., serta Bupati Bengkulu Utara Arie Septia Adinata, S.E., M.AP., menghadiri kegiatan Panen Raya Jagung dan Pemberian Hadiah Lomba Satu Desa Satu Hektar Jagung (Sadesahe) yang digelar di Desa Tanah Hitam, Kecamatan Padang Jaya, Kabupaten Bengkulu Utara, Kamis (29/1/2026).

Kegiatan yang dirangkaikan dengan penanaman bibit Uwi Ungu tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan serta peningkatan kemandirian desa melalui sektor pertanian. Acara dimulai pukul 08.00 WIB dan berlangsung aman serta tertib.

Panen raya ini turut dihadiri Bupati Bengkulu Utara, Ketua DPRD Provinsi Bengkulu, Ketua Komisi III DPRD Provinsi Bengkulu Utara, Ketua DPRD Kabupaten Bengkulu Utara, Kasrem 041/Gamas, unsur Kejaksaan Tinggi Bengkulu, Pengadilan Tinggi Bengkulu, Kabinda, serta jajaran organisasi perangkat daerah tingkat provinsi dan kabupaten.

Hadir pula Kapolres Bengkulu Utara AKBP Bakti Kautsar Ali, S.Sos., S.I.K., M.H., Kasdim 0423 Bengkulu Utara, Kepala BBPMKP PJ Swasembada Pangan Provinsi Bengkulu, Kepala Dinas TPHP Provinsi Bengkulu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Bengkulu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bengkulu Utara, Camat Padang Jaya, Kapolsek Padang Jaya, Kepala Desa Tanah Hitam, serta Kapolres jajaran Polda Bengkulu atau yang mewakili.

Dalam Lomba Sadesahe (Satu Desa Satu Hektar Jagung), Desa Tanah Hitam Kecamatan Padang Jaya Kabupaten Bengkulu Utara, yang merupakan desa binaan Polsek Padang Jaya, berhasil meraih Juara I tingkat Provinsi Bengkulu. Prestasi tersebut menjadi bukti sinergi kuat antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan.

Penghargaan Juara I diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Bengkulu dan Kapolda Bengkulu dalam rangkaian kegiatan panen raya jagung.

Gubernur Bengkulu H. Helmi Hasan mengapresiasi capaian Desa Tanah Hitam dan berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di Provinsi Bengkulu. Sementara itu, Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Mardiyono, S.I.K., M.Si., menegaskan komitmen Polri untuk terus mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan demi kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan ditutup dengan panen jagung secara simbolis di lokasi lahan serta penanaman bibit Uwi Ungu oleh Gubernur Bengkulu, Kapolda Bengkulu, Bupati Bengkulu Utara, dan Kapolres Bengkulu Utara sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan.

Polres Bengkulu Utara Pastikan Stok Beras Aman, Harga Masih Terkendali

ARGA MAKMUR – Untuk menjaga stabilitas kebutuhan pangan masyarakat, Polres Bengkulu Utara terus melakukan pemantauan intensif terhadap peredaran beras di wilayah hukumnya. Berdasarkan hasil pengecekan lapangan hingga Selasa (28/1/2026), kondisi harga dan ketersediaan beras di Kabupaten Bengkulu Utara terpantau stabil dan mencukupi.

Pemantauan dilakukan oleh Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polres Bengkulu Utara dengan mendatangi langsung sejumlah pasar tradisional serta gudang distributor beras di Kecamatan Arga Makmur. Dalam kegiatan tersebut, petugas memastikan harga jual sesuai ketentuan serta stok tersedia secara berkelanjutan bagi masyarakat.

Kanit Tipidter Satreskrim Polres Bengkulu Utara, IPDA Derik Dwi Saputra, S.H., menyampaikan bahwa hingga saat ini belum ditemukan adanya gejolak harga maupun tanda-tanda kelangkaan beras di pasaran.

“Hasil pemantauan menunjukkan harga beras masih relatif stabil dan distribusinya berjalan lancar. Ketersediaan stok di tingkat pedagang dan distributor juga masih mencukupi,” jelasnya.
Dari hasil pengecekan, harga beras SPHP berada di kisaran Rp12.500 per kilogram, beras medium sekitar Rp13.500 per kilogram, sedangkan beras premium dijual dengan harga kurang lebih Rp14.900 per kilogram.

Selain pengecekan harga, petugas juga menelusuri ketersediaan stok guna mengantisipasi potensi gangguan distribusi serta mencegah terjadinya penimbunan yang dapat merugikan masyarakat. Secara umum, persediaan beras di Bengkulu Utara dinilai aman untuk memenuhi kebutuhan warga dalam waktu dekat.

IPDA Derik menambahkan, Polres Bengkulu Utara akan terus meningkatkan pengawasan serta menjalin koordinasi dengan instansi terkait guna menjaga kestabilan harga dan ketersediaan bahan pokok.

“Langkah ini kami lakukan sebagai bentuk komitmen Polri dalam melindungi masyarakat dari praktik curang serta memastikan kebutuhan pokok tetap mudah diakses,” tutupnya.

Kapolda Bengkulu Pimpin Offroad Jelajah Berkah Bhayangkara ke 2 di Batik Nau, Bengkulu Utara : Salurkan Bansos untuk Warga Terpencil

Bengkulu Utara – Kapolda Bengkulu Irjen Pol Mardiyono, S.I.K., M.Si., memimpin langsung kegiatan Offroad Jelajah Berkah Bhayangkara Polda Bengkulu ke – 2 yang digelar di Kecamatan Batik Nau, Kabupaten Bengkulu Utara, Sabtu (24/1/2026). Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat di daerah terpencil sekaligus upaya mendekatkan pelayanan kepolisian kepada warga.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Bengkulu Utara Arie Septia Adinata, S.E., M.A.P., Karolog Kombes Aprianto Suseno,S.I.K Dirbinmas Kombes Pol Rudi Hartono,S.I.K. M.M., Dansat Brimob Polda Bengkulu Kombes Pol Denny Jamitko, S.I.K., Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol Ichsan Nur, S.I.K., Kabid Dokkes Polda Bengkulu Kombes Pol dr. Agustini, Sp.PK., M.Kes., Kapolres Bengkulu Utara AKBP Bakti Kautsar Ali, S.Sos., S.I.K., M.H., Waka Polres Bengkulu Utara Kompol Januri Sutirto, S.H., para pejabat utama Polres Bengkulu Utara, Forkopimda Kabupaten Bengkulu Utara, para kapolsek jajaran, serta masyarakat setempat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan offroad dari titik kumpul di Desa Ulak Tanding, Kecamatan Batik Nau, menuju wilayah terpencil Desa Air Manganyau. Medan yang dilalui berupa jalan tanah berbukit dan berlumpur tidak menyurutkan semangat rombongan untuk menjangkau masyarakat yang selama ini sulit diakses kendaraan roda empat.

Setibanya di lokasi, kegiatan dilanjutkan dengan bakti sosial yang dipusatkan di SD Negeri 222 Bengkulu Utara. Dalam kesempatan tersebut, rombongan menyerahkan berbagai bantuan kepada masyarakat setempat. Adapun bantuan yang diberikan meliputi pemeriksaan kesehatan gratis oleh tim Dokkes Polda Bengkulu.

Kapolda Bengkulu memberikan bantuan alat kesehatan Kursi Roda dan alat bantu jalan untuk masyarakat yang membutuhkan dan pembagian sembako, Al-Qur’an, sajadah ke mushola yang ada di Desa Air Manganyau serta penyerapan aspirasi masyarakat secara langsung.

Kapolda Bengkulu Irjen Pol Mardiyono, S.I.K., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan Offroad Jelajah Berkah Bhayangkara ini tidak hanya bertujuan menyalurkan bantuan sosial, tetapi juga untuk melihat secara langsung kondisi wilayah yang masih minim sarana dan prasarana.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat di daerah terpencil. Selain memberikan bantuan sosial dan layanan kesehatan, kami juga ingin melihat langsung kondisi wilayah agar ke depan dapat menjadi perhatian bersama, baik oleh pemerintah daerah maupun pihak terkait lainnya,” ujar Kapolda.

Kapolres Bengkulu Utara AKBP Bakti Kautsar Ali, S.Sos., S.I.K., M.H., menambahkan bahwa kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat sinergitas antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan demi mendukung kesejahteraan masyarakat di pelosok daerah.

“Kehadiran pimpinan Polda Bengkulu beserta jajaran di wilayah Batik Nau ini menjadi motivasi bagi kami di Polres Bengkulu Utara untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya di wilayah-wilayah yang sulit dijangkau,” ungkap Kapolres.

Selain penyaluran bantuan, rombongan juga meninjau langsung kondisi infrastruktur jalan dan fasilitas umum di wilayah tersebut. Hasil peninjauan ini diharapkan dapat menjadi bahan masukan bagi pemerintah daerah bengkulu utara dalam rangka pembangunan sarana dan prasarana di daerah terpencil.

Kegiatan Offroad Jelajah Berkah Bhayangkara Polda Bengkulu di Kecamatan Batik Nau tersebut berakhir sekitar pukul 11.40 WIB dan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, serta kondusif. Warga setempat menyambut baik kegiatan ini dan mengapresiasi perhatian yang diberikan oleh Polri terhadap masyarakat di daerah mereka.

Polres Bengkulu Utara Intensifkan Pengawasan, Harga dan Ketersediaan Beras Tetap Stabil

ARGA MAKMUR – Polres Bengkulu Utara terus mengintensifkan pengawasan terhadap harga dan ketersediaan bahan pokok, khususnya beras, guna memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi. Hingga Rabu (21/1/2026), hasil pemantauan menunjukkan harga dan pasokan beras di wilayah Kabupaten Bengkulu Utara masih terjaga dan kondusif.

Kegiatan pemantauan dilaksanakan oleh Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polres Bengkulu Utara dengan menyasar sejumlah pasar tradisional serta distributor beras di wilayah Arga Makmur. Petugas turun langsung ke lapangan untuk mengecek harga jual, stok, serta kelancaran distribusi beras kepada masyarakat.

Kanit Tipidter Satreskrim Polres Bengkulu Utara, IPDA Derik Dwi Saputra, S.H., menjelaskan bahwa dari hasil pengecekan terbaru, belum ditemukan adanya lonjakan harga maupun indikasi kelangkaan beras di pasaran.

“Secara umum, harga beras masih stabil dan berada dalam batas Harga Eceran Tertinggi (HET). Stok di tingkat pedagang dan distributor juga mencukupi,” ungkap IPDA Derik.
Adapun harga beras yang terpantau di lapangan saat ini, yakni beras SPHP berkisar Rp12.500 per kilogram, beras medium Rp13.500 per kilogram, dan beras premium sekitar Rp14.900 per kilogram.

Selain memantau harga, petugas juga melakukan pengecekan stok guna mengantisipasi potensi gangguan distribusi maupun praktik penimbunan. Dari hasil pemantauan tersebut, persediaan beras dipastikan masih aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam beberapa waktu ke depan.

IPDA Derik menambahkan, Polres Bengkulu Utara akan terus melakukan pengawasan secara rutin serta memperkuat koordinasi dengan instansi terkait agar stabilitas pangan tetap terjaga.

“Kami berkomitmen untuk terus mengawasi peredaran bahan pokok, mencegah penimbunan dan permainan harga, sehingga masyarakat dapat berbelanja dengan tenang dan aman,” tutupnya.

Polres Bengkulu Utara Lakukan Pemantauan Lanjutan, Harga dan Pasokan Beras Masih Kondusif

ARGA MAKMUR – Untuk memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap terpenuhi, Polres Bengkulu Utara terus melakukan pemantauan perkembangan harga dan ketersediaan beras di wilayah hukumnya. Hingga pertengahan Januari 2026, hasil pengawasan menunjukkan kondisi harga dan pasokan beras di Kabupaten Bengkulu Utara masih dalam keadaan stabil.

Pemantauan dilakukan oleh Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polres Bengkulu Utara dengan turun langsung ke lapangan, Selasa (14/1/2026). Sejumlah pedagang di Pasar Purwodadi Arga Makmur serta distributor beras di Kecamatan Arga Makmur menjadi sasaran pengecekan.

Kanit Tipidter Satreskrim Polres Bengkulu Utara, IPDA Derik Dwi Saputra, S.H., menyampaikan bahwa hingga saat ini belum ditemukan adanya indikasi kenaikan harga maupun kelangkaan beras di pasaran.

“Berdasarkan hasil pengecekan, harga beras masih sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Pasokan juga tersedia dan distribusi berjalan normal,” jelasnya.
Adapun harga beras yang terpantau di lapangan antara lain beras SPHP berada di kisaran Rp12.500 per kilogram, beras medium Rp13.500 per kilogram, dan beras premium Rp14.900 per kilogram.

Selain memastikan harga tetap wajar, petugas juga menelusuri ketersediaan stok di tingkat distributor guna mengantisipasi potensi gangguan distribusi.

Dari hasil pengecekan tersebut, stok beras dinilai masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam beberapa waktu ke depan.

IPDA Derik menambahkan, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait serta melakukan pengawasan secara berkala guna mencegah terjadinya penimbunan maupun permainan harga yang dapat merugikan masyarakat.

“Polres Bengkulu Utara berkomitmen menjaga stabilitas pangan sebagai bagian dari upaya mendukung perekonomian daerah dan memberikan rasa aman bagi masyarakat,” pungkasnya.

Awal Tahun 2026, Polres Bengkulu Utara Pastikan Harga dan Stok Beras Tetap Aman

ARGA MAKMUR – Mengawali tahun 2026, Kepolisian Resor (Polres) Bengkulu Utara memastikan stabilitas harga dan ketersediaan beras di wilayah hukumnya tetap aman dan terkendali. Kepastian tersebut diperoleh melalui kegiatan pemantauan yang dilakukan Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polres Bengkulu Utara di Kota Arga Makmur, Rabu (7/1/2026).

Kegiatan pemantauan dipimpin langsung oleh Kanit Tipidter Satreskrim Polres Bengkulu Utara, IPDA Derik Dwi Saputra, S.H., dengan menyasar sejumlah titik strategis, mulai dari pedagang eceran di Pasar Purwodadi Arga Makmur hingga gudang distributor beras di wilayah Kecamatan Arga Makmur.

Harga Beras Tetap Terkendali


Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, harga beras di tingkat pedagang masih berada dalam batas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah, yakni:
Beras SPHP Rp12.500 per kilogram
Beras medium Rp13.500 per kilogram
Beras premium Rp14.900 per kilogram

“Kami memastikan tidak ada lonjakan harga pasca perayaan Tahun Baru. Dari hasil pemantauan hari ini, harga beras di wilayah Arga Makmur masih stabil dan sesuai ketentuan,” ujar IPDA Derik.

Stok Beras Aman di Awal Tahun 2026

Selain memantau harga, Unit Tipidter juga melakukan pengecekan terhadap ketersediaan stok beras di tingkat pedagang dan distributor. Hasilnya, stok beras dipastikan mencukupi dan distribusi berjalan lancar.

IPDA Derik menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan beras, karena pasokan masih aman dan terkendali.
“Masyarakat kami imbau agar tetap berbelanja secara wajar. Stok beras di Bengkulu Utara saat ini aman dan mencukupi untuk kebutuhan masyarakat di awal tahun 2026,” jelasnya.

Dukung Stabilitas Ekonomi Daerah

Pemantauan tersebut merupakan bagian dari upaya Polres Bengkulu Utara dalam mendukung pengendalian inflasi daerah serta menjaga stabilitas ekonomi masyarakat.
“Kami akan terus melakukan pengawasan secara rutin agar stabilitas harga dan ketersediaan pangan di Bengkulu Utara tetap terjaga,” pungkas IPDA Derik.

Tutup Tahun 2025, Polres Bengkulu Utara Pastikan Stok Beras di Arga Makmur Aman Terkendali

​ARGA MAKMUR – Menjelang detik-detik pergantian tahun 2025 ke 2026, Kepolisian Resor (Polres) Bengkulu Utara memastikan stabilitas pangan di wilayah hukumnya tetap terjaga. Melalui Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim, pemantauan intensif dilakukan untuk menjamin harga beras tetap stabil dan stok mencukupi kebutuhan masyarakat di hari terakhir tahun ini.
​Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kanit Tipidter, IPDA Derik Dwi Saputra, S.H., menyasar sejumlah titik strategis di Kota Arga Makmur, mulai dari pedagang eceran di Pasar Purwodadi hingga gudang-gudang distributor besar di wilayah Kecamatan Arga Makmur.

​Harga Tetap Sesuai HET
​Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan hingga hari ini, Rabu (31/12/2025), harga jual beras di tingkat pedagang masih konsisten mengikuti Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah:
​Beras SPHP: Rp12.500/kg
​Beras Medium: Rp13.500/kg
​Beras Premium: Rp14.900/kg
​”Kami terus memastikan agar tidak ada lonjakan harga yang tidak wajar di tengah tingginya permintaan masyarakat menjelang perayaan malam tahun baru. Hasil pantauan hari ini menunjukkan harga di Arga Makmur masih sangat terkendali,” ujar IPDA Derik.

​Stok Aman Hingga Awal 2026
​Selain masalah harga, kepolisian juga memberikan atensi khusus pada ketersediaan stok. Unit Tipidter memastikan bahwa pasokan beras dari distributor ke pasar-pasar tradisional berjalan lancar tanpa kendala distribusi.

​Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan (panic buying), karena stok pangan, khususnya beras, dipastikan aman bukan hanya untuk malam pergantian tahun, tetapi juga untuk menyambut awal tahun 2026.

​Dukungan Terhadap Ekonomi Lokal
​Pemantauan ini merupakan bagian dari upaya Polres Bengkulu Utara dalam mendukung pengendalian inflasi daerah. IPDA Derik menekankan bahwa stabilitas harga ini sangat krusial untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus memastikan para petani lokal tetap mendapatkan nilai ekonomi yang adil.

​”Stabilitas ini adalah kado akhir tahun bagi warga Bengkulu Utara. Kami akan terus melakukan pengawasan agar situasi kondusif ini bertahan hingga masa libur usai,” pungkasnya.

Kapolda Bengkulu Tinjau Langsung Pengamanan Objek Wisata Benteng Marlborough, Pastikan Kesiapan Menghadapi Libur Natal dan Tahun Baru

BENGKULU – Kapolda Bengkulu melakukan peninjauan langsung ke objek wisata Benteng Marlborough pada Sabtu, 27 Desember 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan objek wisata dalam menghadapi peningkatan kunjungan wisatawan pada masa liburan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Dalam peninjauan ini, Kapolda Bengkulu didampingi oleh sejumlah pejabat utama Polda Bengkulu, termasuk Karo Ops Polda Bengkulu, Kabidhumas Polda Bengkulu dan Kapolresta Bengkulu. Kapolda Bengkulu melakukan pengecekan secara langsung ke seluruh area objek wisata untuk memastikan bahwa semua fasilitas dan sarana pendukung telah siap digunakan.

Hasil peninjauan menunjukkan bahwa Benteng Marlborough berada dalam kondisi baik dan terawat. Bangunan utama benteng, termasuk dinding pertahanan, lorong, dan area dalam benteng, masih kokoh dan terjaga keasliannya sebagai situs bersejarah. Lingkungan sekitar benteng juga terlihat bersih dan tertata, sehingga memberikan kenyamanan bagi wisatawan yang berkunjung.

Fasilitas pendukung wisata seperti area parkir, loket tiket, toilet, serta jalur akses pengunjung juga telah tersedia dan berfungsi dengan baik. Namun, Kapolda Bengkulu menekankan pentingnya peningkatan pengelolaan kebersihan dan pengaturan arus pengunjung untuk menjaga ketertiban dan keamanan.

“Dengan pengelolaan yang optimal dan dukungan dari pihak terkait, diharapkan Benteng Marlborough dapat memberikan pengalaman wisata yang aman, nyaman, dan edukatif bagi para pengunjung,” ujar Kapolda Bengkulu.

Dalam kesempatan ini, Kapolda Bengkulu juga mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada dan berhati-hati saat berwisata.

“Mari kita jaga keselamatan dan keamanan bersama-sama, sehingga liburan Natal dan Tahun Baru dapat berjalan dengan lancar dan aman,” tambah Kapolda Bengkulu

Dengan peninjauan ini, Kapolda Bengkulu berharap dapat memastikan bahwa objek wisata Benteng Marlborough siap menyambut para wisatawan dan memberikan pengalaman wisata yang tak terlupakan.

Kapolda Bengkulu Cek Sistem Keamanan dan Evakuasi di Bencoolen Mall

Bengkulu – Kapolda Bengkulu melaksanakan pengecekan langsung terhadap sistem keamanan dan sistem evakuasi di Bencoolen Mall, Kota Bengkulu, sebagai upaya memastikan kesiapsiagaan pengelola pusat perbelanjaan dalam menjamin keselamatan pengunjung.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolda meninjau sejumlah titik strategis, mulai dari sistem pengamanan internal, keberadaan petugas keamanan, pemasangan CCTV, hingga jalur evakuasi darurat yang disiapkan oleh pihak pengelola mall. Selain itu, Kapolda juga mengecek kelengkapan sarana pendukung keselamatan seperti alat pemadam kebakaran, rambu evakuasi, serta titik kumpul (assembly point) apabila terjadi situasi darurat.

Kapolda Bengkulu menegaskan bahwa pusat perbelanjaan merupakan fasilitas publik dengan tingkat kunjungan masyarakat yang tinggi, sehingga diperlukan sistem pengamanan dan evakuasi yang benar-benar siap, jelas, dan mudah dipahami oleh masyarakat.

“Kesiapan sistem keamanan dan evakuasi sangat penting untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan maupun keadaan darurat, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman,” ujar Kapolda di sela-sela peninjauan.

Kapolda juga mengingatkan pihak pengelola agar secara berkala melakukan pengecekan dan simulasi evakuasi, serta meningkatkan koordinasi dengan pihak kepolisian dan instansi terkait guna memastikan penanganan cepat dan tepat apabila terjadi keadaan darurat.

Kegiatan pengecekan ini merupakan bagian dari komitmen Polda Bengkulu dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya di ruang publik dan pusat aktivitas ekonomi.

Kapolda Bengkulu Cek Sistem Keamanan dan Evakuasi di Bencoolen Mall

Bengkulu – Kapolda Bengkulu melaksanakan pengecekan langsung terhadap sistem keamanan dan sistem evakuasi di Bencoolen Mall, Kota Bengkulu, sebagai upaya memastikan kesiapsiagaan pengelola pusat perbelanjaan dalam menjamin keselamatan pengunjung.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolda meninjau sejumlah titik strategis, mulai dari sistem pengamanan internal, keberadaan petugas keamanan, pemasangan CCTV, hingga jalur evakuasi darurat yang disiapkan oleh pihak pengelola mall. Selain itu, Kapolda juga mengecek kelengkapan sarana pendukung keselamatan seperti alat pemadam kebakaran, rambu evakuasi, serta titik kumpul (assembly point) apabila terjadi situasi darurat.

Kapolda Bengkulu menegaskan bahwa pusat perbelanjaan merupakan fasilitas publik dengan tingkat kunjungan masyarakat yang tinggi, sehingga diperlukan sistem pengamanan dan evakuasi yang benar-benar siap, jelas, dan mudah dipahami oleh masyarakat.

“Kesiapan sistem keamanan dan evakuasi sangat penting untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan maupun keadaan darurat, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman,” ujar Kapolda di sela-sela peninjauan.

Kapolda juga mengingatkan pihak pengelola agar secara berkala melakukan pengecekan dan simulasi evakuasi, serta meningkatkan koordinasi dengan pihak kepolisian dan instansi terkait guna memastikan penanganan cepat dan tepat apabila terjadi keadaan darurat.

Kegiatan pengecekan ini merupakan bagian dari komitmen Polda Bengkulu dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya di ruang publik dan pusat aktivitas ekonomi.