Polda Bengkulu Raih Predikat Informatif Tertinggi dari KIP Provinsi Bengkulu

BENGKULU – Polda Bengkulu kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih predikat Informatif Tertinggi sekaligus dinobatkan sebagai Badan Publik Terbaik oleh Komisi Informasi Provinsi Bengkulu. Penghargaan tersebut menjadi bukti nyata komitmen Polda Bengkulu dalam menjalankan keterbukaan informasi publik secara profesional, transparan, dan akuntabel kepada masyarakat.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, kepada Kepala Bidang Humas Polda Bengkulu, Kombes Pol. Andy Pramudya Wardana, S.I.K., M.M., M.A.P., CPHR., CBA. Penyerahan penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas kinerja Polda Bengkulu yang dinilai konsisten dalam menyediakan informasi publik yang cepat, tepat, dan mudah diakses oleh masyarakat sesuai dengan amanat Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik.

Dalam kesempatan tersebut, Sekda Provinsi Bengkulu Herwan Antoni menyampaikan bahwa keterbukaan informasi merupakan fondasi penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi pemerintah. Ia mengapresiasi Polda Bengkulu yang dinilai mampu menjadi contoh bagi badan publik lainnya dalam mengelola dan menyampaikan informasi kepada masyarakat secara bertanggung jawab.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol. Andy Pramudya Wardana, S.I.K., M.M., M.A.P., CPHR., CBA., menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diterima. Ia menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran Polda Bengkulu yang terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik. Menurutnya, keterbukaan informasi bukan hanya kewajiban, tetapi juga bagian dari komitmen Polri dalam mendukung terwujudnya pemerintahan yang bersih, transparan, dan melayani.

“Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi Polda Bengkulu untuk terus mempertahankan dan meningkatkan kualitas keterbukaan informasi publik, sekaligus memperkuat hubungan kemitraan dan kepercayaan antara Polri dan masyarakat di Provinsi Bengkulu,” ucap Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol. Andy Pramudya Wardana, S.I.K., M.M., M.A.P., CPHR., CBA.,

Antisipasi ISPA Pascabanjir, Posko Kesehatan Polri Aktif Layani Masyarakat Aceh Tamiang

Aceh Tamiang – Sejak awal terjadinya bencana banjir yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang, Polri bergerak cepat dengan membuka sejumlah posko pelayanan, salah satunya Posko Kesehatan Polri. Posko ini difokuskan untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak banjir serta anggota Polri yang tengah bertugas dalam penanganan bencana di wilayah tersebut.

Ipda Dokter Asia Rahma Malawat dari Bidokkes Polda Jawa Barat yang melaksanakan Bantuan Kendali Operasi (BKO) di Aceh Tamiang menjelaskan bahwa sebagian besar pasien yang datang ke posko kesehatan mengalami keluhan gangguan pernapasan ringan. “Keluhan yang paling banyak kami temui baik dari masyarakat maupun anggota Polri adalah batuk, pilek, serta nyeri tenggorokan,” ujar Dokter Asia.

Menindaklanjuti kondisi tersebut, Ipda Dokter Meyrina Dwi Yanti, anggota Bidokkes Polda Jawa Barat yang juga melaksanakan BKO di Aceh Tamiang, menyampaikan bahwa pihaknya melakukan langkah pencegahan dini terhadap potensi penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). “Setiap pasien yang datang ke posko kesehatan kami berikan masker. Hal ini sebagai upaya pencegahan ISPA mengingat kondisi pascabencana, di mana tanah yang mengering di permukaan aspal menimbulkan debu beterbangan saat dilalui kendaraan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Dokter Asia menegaskan bahwa meskipun dalam kondisi darurat, pelayanan kesehatan di Posko Polri tetap dilengkapi dengan fasilitas dan obat-obatan yang memadai. “Kami menyediakan penanganan medis awal yang cukup lengkap, mulai dari cairan infus, obat antinyeri, obat maag, hingga obat-obatan emergensi lainnya. Selain itu, obat untuk keluhan umum seperti batuk, pilek, diare, nyeri lambung, nyeri badan, serta salep untuk penyakit jamur kaki juga tersedia, mengingat keluhan jamur kaki cukup tinggi pascabencana,” ungkapnya.

Sementara itu, Dokter Meyrina mengimbau masyarakat dan anggota Polri yang masih melaksanakan tugas di Aceh Tamiang agar selalu menjaga kesehatan. “Kami mengimbau agar selalu menggunakan masker sebagai bentuk proteksi dini untuk mencegah penyakit infeksi saluran pernapasan, terutama di tengah kondisi lingkungan pascabanjir,” tuturnya.

Melalui kehadiran Posko Kesehatan Polri, diharapkan pelayanan medis bagi masyarakat terdampak banjir di Aceh Tamiang dapat terus terpenuhi, sekaligus mendukung kelancaran tugas personel Polri di lapangan.

Aksi Kemanusiaan Pilot dan Kru Helikopter Salurkan 145 Al-Qur’an untuk Anak-Anak Terdampak Banjir di Aceh Tamiang

Aceh Tamiang — Pilot dan kru Helikopter AW-169 nomor registrasi 3307 menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa 145 mushaf Al-Qur’an kepada masyarakat terdampak banjir di Aceh Tamiang, Senin (22/12/2025) pukul 14.30 WIB. Kegiatan berlangsung di Lapangan Bima Patra, Kabupaten Aceh Tamiang.

Pembagian Al-Qur’an dipimpin oleh Kompol Eko bersama kru helikopter. Bantuan tersebut merupakan amanah dari seorang anggota Polda Sumatera Utara yang memilih tidak disebutkan identitasnya.

Kompol Eko menjelaskan bahwa dirinya diminta secara khusus untuk menyalurkan Al-Qur’an kepada masyarakat, terutama anak-anak yang terdampak banjir. Permintaan itu didasari informasi dari personel Polri di lokasi bencana yang melihat langsung banyak masjid dan musala kehilangan Al-Qur’an akibat terendam banjir. Selain itu, sejumlah anak yang tinggal di tenda pengungsian juga membutuhkan Al-Qur’an agar dapat kembali mengaji.

“Bantuan ini diharapkan dapat membantu memulihkan kegiatan keagamaan masyarakat, khususnya anak-anak, di tengah kondisi pascabencana,” ujar Kompol Eko.

Ia mengaku terharu karena kali ini dapat berinteraksi langsung dengan warga penerima bantuan. “Biasanya kami hanya melakukan dropping logistik tanpa mematikan mesin dan langsung terbang kembali karena mengejar waktu dan mengantisipasi cuaca. Namun kali ini, saya berkesempatan bertemu langsung dan berbincang dengan masyarakat terdampak,” tuturnya.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya kemanusiaan Polri dalam mendukung pemulihan sosial dan spiritual masyarakat Aceh Tamiang pascabencana banjir.

Polri Kirim Logistik Lewat Udara ke Palambayan, Dukung Penanggulangan Banjir Sumatera Barat

Agam – Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui melaksanakan Siaga Operasi Penerbangan Dukungan Logistik Bahan Makanan (Bama) untuk membantu penanggulangan bencana banjir di wilayah Sumatera Barat, Selasa (23/12/2025).

Kegiatan dukungan kemanusiaan tersebut dilakukan menggunakan Helikopter Dauphin AS365N3 nomor registrasi P-3103 dengan rute penerbangan dari Lanud Sutan Sjahrir Tabing menuju Palambayan (Lapangan Ipensi) Koto Gadang, Kabupaten Agam, kemudian kembali ke BIM dan Lanud Sutan Sjahrir Tabing.

Penerbangan dipimpin oleh AKBP Erik Kurniawan bersama kru, dengan membawa logistik Bama seberat sekitar 400 kilogram. Bantuan tersebut disalurkan untuk mendukung kebutuhan di Posko Bencana Palambayan, Kabupaten Agam. Adapun logistik yang dikirimkan meliputi beras, mi instan, biskuit, dan minyak goreng.

Selain pendistribusian logistik, misi penerbangan ini juga dimanfaatkan untuk melakukan pantauan udara terhadap sejumlah wilayah terdampak banjir dan longsor di beberapa titik di Sumatera Barat. Pantauan tersebut menjadi bagian dari upaya pemetaan awal kondisi lapangan guna mendukung langkah penanganan bencana secara terpadu.

Sebelum pelaksanaan, seluruh tahapan kegiatan diawali dengan pemeriksaan kesiapan alutsista, briefing kru, pemeriksaan kesehatan awak, serta koordinasi lintas unsur, termasuk Polda Sumatera Barat, Dansat Brimob Polda Sumbar, dan pihak posko bencana setempat. Penerbangan berlangsung selama kurang lebih 1 jam 15 menit, dengan waktu keberangkatan pukul 10.55 WIB dan tiba kembali pada pukul 12.10 WIB. Meski cuaca terpantau dinamis, penerbangan berlangsung dalam kondisi aman dan terkendali.

Hasil kegiatan menunjukkan bahwa distribusi logistik melalui jalur udara berjalan dengan tertib dan lancar. Helikopter Dauphin AS365N3 dinyatakan dalam kondisi laik operasi (serviceable) dan kembali siaga di Lanud Sutan Sjahrir Tabing untuk mendukung misi-misi kemanusiaan selanjutnya dalam penanggulangan bencana banjir di Sumatera Barat.

Unit Tipidter Polres Bengkulu Utara Pantau Harga Beras di Arga Makmur

Arga Makmur– Harga beras di wilayah Kabupaten Bengkulu Utara terpantau terkendali, sementara ketersediaan stok dipastikan aman hingga perayaan Natal dan Tahun Baru. Hal tersebut diketahui dari kegiatan pemantauan yang dilakukan Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polres Bengkulu Utara di wilayah Kota Arga Makmur, Rabu (19/11/2025).

Kegiatan pemantauan dipimpin langsung oleh Kanit Tipidter Satreskrim Polres Bengkulu Utara bersama anggota Unit Tipidter. Petugas menyusuri lapak-lapak pedagang beras di Pasar Purwodadi Arga Makmur serta sejumlah toko dan distributor beras di wilayah Kecamatan Arga Makmur.

Kanit Tipidter Satreskrim Polres Bengkulu Utara, IPDA Derik Dwi Saputra, S.H, mengatakan bahwa pemantauan dilakukan untuk memastikan harga beras di tingkat pedagang hingga distributor tetap sesuai ketentuan serta stok beras mencukupi kebutuhan masyarakat.

“Giat pemantauan ini kami lakukan untuk memastikan harga beras di berbagai tingkat distribusi masih terkendali dan stok beras di pasaran dalam kondisi aman, termasuk untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga Natal dan Tahun Baru,” ujar IPDA Derik.

Ia menjelaskan, pemerintah telah menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) beras, yakni Rp12.500 per kilogram untuk beras SPHP, Rp13.500 per kilogram untuk beras medium, dan Rp14.900 per kilogram untuk beras premium.

“Hasil pemantauan di lapangan menunjukkan harga beras yang dijual pedagang masih berada di bawah atau sesuai dengan HET yang telah ditetapkan pemerintah,” jelasnya.

Selain memantau harga, Unit Tipidter Satreskrim Polres Bengkulu Utara juga melakukan pengecekan terhadap ketersediaan stok beras di tingkat pedagang dan distributor. Dari hasil pengecekan tersebut, stok beras dipastikan mencukupi dan aman hingga Natal dan Tahun Baru.

“Ketersediaan stok beras saat ini dalam kondisi aman dan mencukupi, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir akan kelangkaan beras menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru,” tambahnya.

Menurutnya, pemantauan ini merupakan bagian dari upaya menjaga daya beli masyarakat serta mendukung pengendalian inflasi daerah. Di sisi lain, stabilitas harga beras juga harus tetap memperhatikan kepentingan petani.

“Harga beras yang stabil mencerminkan stabilitas ekonomi. Namun, harga juga tidak boleh terlalu rendah agar tidak merugikan petani. Karena itu, keseimbangan antara kepentingan konsumen dan petani harus terus dijaga,” ujarnya.

Berdasarkan hasil pemantauan tersebut, harga dan pasokan beras di wilayah Kecamatan Arga Makmur hingga saat ini terpantau aman, stabil, dan sesuai standar HET, dengan ketersediaan stok yang dipastikan mencukupi hingga Natal dan Tahun Baru.

Personel Polri Bersihkan Lumpur dan Sampah Pascabanjir di Jalan Lintas Aceh Tamiang

Aceh Tamiang — Personel Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang tergabung dalam Operasi Kontinjensi Aman Nusa II Tahun 2025 Gelombang II melaksanakan kegiatan pembersihan lumpur dan pengumpulan sampah sisa banjir di ruas jalan lintas perkotaan Kabupaten Aceh Tamiang.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Aceh, Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S.I.K., dalam siaran persnya pada Rabu, 17 Desember 2025, menjelaskan bahwa kegiatan pembersihan tersebut dilaksanakan pada Selasa, 16 Desember 2025.

“Personel Polri melakukan pembersihan lumpur dan sampah yang terbawa arus banjir di jalan lintas Kota Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang,” ujar Kabid Humas.

Ia menambahkan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan kehadiran Polri dalam membantu masyarakat pascabencana banjir, sekaligus untuk memulihkan kondisi lingkungan serta kelancaran aktivitas masyarakat.

“Dengan dilaksanakannya pembersihan ini, diharapkan suasana kota kembali bergairah, arus lalu lintas dapat berjalan lancar, dan aktivitas masyarakat dapat kembali normal,” tutup Kabid Humas.

Sentuhan Humanis Satgas Damai Cartenz di Sinak Dengan Bagikan Makanan Ringan kepada Warga

Sinak, Papua Tengah — Upaya membangun kedekatan dengan masyarakat terus dilakukan oleh Satgas Operasi Damai Cartenz-2025 melalui pendekatan humanis di wilayah penugasan. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan berbagi makanan ringan kepada warga yang dilaksanakan oleh personel Sektor Sinak, yakni Bharada Rosihan Yuwandi Pratama dan Bharada Ifaldi Syaiful Haq pada hari Rabu (17/12/2025).

Kedua personel Satgas tampak membagikan makanan ringan sembari berinteraksi dan berbincang santai dengan warga, menciptakan suasana penuh keakraban dan kebersamaan.

Pendekatan ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa aman, mempererat hubungan emosional antara aparat keamanan dan masyarakat, serta menegaskan bahwa kehadiran Satgas Operasi Damai Cartenz tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga membawa nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial.

Warga menyambut kegiatan tersebut dengan antusias dan penuh kehangatan. Anak-anak terlihat gembira menerima makanan ringan, sementara orang tua mengapresiasi sikap ramah dan terbuka yang ditunjukkan oleh personel Satgas di lapangan.

Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kegiatan humanis merupakan bagian penting dari strategi operasi dalam menjaga stabilitas keamanan di Papua.

“Pendekatan humanis adalah kunci utama dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif. Kehadiran personel di tengah masyarakat harus mampu memberikan rasa aman, nyaman, serta menunjukkan bahwa negara hadir untuk melindungi dan melayani,” ujar Brigjen Pol Faizal Ramadhani.

Ia menambahkan bahwa membangun kepercayaan masyarakat merupakan fondasi penting dalam mendukung keberhasilan Operasi Damai Cartenz secara menyeluruh.

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menyampaikan bahwa kegiatan sederhana seperti berbagi makanan memiliki dampak besar dalam memperkuat hubungan antara aparat dan masyarakat.

“Interaksi langsung yang humanis, terutama dengan anak-anak dan masyarakat setempat, adalah langkah nyata untuk membangun kepercayaan. Dengan kedekatan emosional yang terjalin, masyarakat akan merasa lebih aman dan tidak ragu untuk berkomunikasi dengan aparat,” ungkap Kombes Pol Adarma Sinaga.

Ia menegaskan bahwa seluruh personel Satgas Damai Cartenz terus didorong untuk mengedepankan sikap ramah, santun, dan menghargai kearifan lokal dalam setiap pelaksanaan tugas.

Satgas Operasi Damai Cartenz-2025 berkomitmen untuk terus menghadirkan keamanan yang humanis dan berkelanjutan di Tanah Papua. Melalui kegiatan-kegiatan sosial seperti ini, Satgas berharap dapat memperkuat persatuan, menumbuhkan rasa saling percaya, serta menciptakan suasana damai bagi seluruh masyarakat Papua.

Kapolri Tekankan Sinergi Lintas Institusi dalam Penutupan Pendidikan Sespim Polri Tahun 2025

Lembang — Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. menegaskan pentingnya sinergi lintas institusi dan penguatan kepemimpinan strategis dalam menghadapi tantangan keamanan nasional yang semakin kompleks. Penegasan tersebut disampaikan saat Kapolri menghadiri sekaligus menutup Pendidikan Sespimti Polri Dikreg ke-34, Sespimmen Polri Dikreg ke-65, SPPK Angkatan ke-2, dan Sespimma Polri Angkatan ke-74 Tahun Ajaran 2025 di Gedung Utaryo Suryawinata Sespim Lemdiklat Polri, Lembang, Jawa Barat, Rabu (17/12/2025).

Penutupan pendidikan ini menjadi momentum konsolidasi sumber daya manusia strategis, tidak hanya bagi Polri, tetapi juga bagi TNI serta kementerian dan lembaga lainnya. Hal tersebut tercermin dari komposisi peserta didik yang berasal dari berbagai institusi, termasuk TNI Angkatan Darat, Laut, dan Udara, kementerian dan lembaga negara, serta peserta mancanegara dari Timor Leste dan Fiji.

Sebanyak 114 peserta mengikuti Pendidikan Sespimti Polri Dikreg ke-34, sementara Pendidikan Sespimmen Polri Dikreg ke-65 diikuti oleh 380 peserta. Selain itu, Pendidikan SPPK Angkatan ke-2 diikuti oleh 63 peserta dan Pendidikan Sespimma Polri Angkatan ke-74 diikuti oleh 104 peserta didik. Seluruh rangkaian pendidikan tersebut dilaksanakan secara hybrid, sebagai bentuk adaptasi terhadap dinamika pembelajaran modern dan efisiensi kelembagaan.

Kapolri dalam kesempatan tersebut didampingi oleh Kalemdiklat Polri, Asisten SDM Kapolri, Kadivpropam Polri, dan Kadivhumas Polri. Kehadiran jajaran pimpinan ini mencerminkan perhatian serius Polri terhadap kualitas kepemimpinan, profesionalisme, serta integritas lulusan pendidikan pengembangan.

Acara penutupan turut dihadiri oleh para pejabat tinggi TNI, perwakilan kementerian dan lembaga, serta Forkopimda Provinsi Jawa Barat. Kehadiran para pemangku kepentingan ini mempertegas bahwa pendidikan Sespim bukan sekadar pendidikan internal Polri, melainkan wahana strategis untuk membangun kesamaan visi, pola pikir, dan pola tindak antarlembaga dalam menjaga stabilitas nasional.

Sebagai Inspektur Upacara, Kapolri secara resmi menutup seluruh rangkaian pendidikan dengan pernyataan penutupan yang menandai berakhirnya proses pembentukan kepemimpinan strategis Tahun Ajaran 2025. Penutupan ini sekaligus menjadi awal pengabdian para lulusan untuk mengimplementasikan nilai-nilai kepemimpinan, kolaborasi, serta tanggung jawab kebangsaan di satuan tugas masing-masing.

Melalui pendidikan Sespim Polri, diharapkan lahir pemimpin-pemimpin yang adaptif, visioner, dan mampu membangun kerja sama lintas sektor guna menjawab tantangan keamanan, ketertiban, serta pelayanan publik di masa mendatang.

Kapolri Pimpin Penutupan Pendidikan Sespim Polri Tahun Ajaran 2025 di Lemdiklat Polri

Lembang — Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. menghadiri sekaligus memimpin upacara penutupan Pendidikan Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) Polri Dikreg ke-34, Sespimmen Polri Dikreg ke-65, Sekolah Pembentukan Perwira Kepolisian (SPPK) Angkatan ke-2, serta Sespimma Polri Angkatan ke-74 Tahun Ajaran 2025. Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu, 17 Desember 2025, pukul 09.00 WIB, bertempat di Gedung Utaryo Suryawinata Sespim Lemdiklat Polri, Lembang, Jawa Barat.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolri didampingi oleh Kalemdiklat Polri, AS SDM Kapolri, Kadivpropam Polri, serta Kadivhumas Polri. Kehadiran para pejabat utama Polri ini menegaskan komitmen pimpinan dalam memastikan kualitas dan integritas proses pendidikan pengembangan sumber daya manusia Polri.

Pendidikan Sespimti Polri Dikreg ke-34 Tahun Ajaran 2025 diikuti oleh 114 peserta didik yang terdiri dari 78 personel Polri, 29 personel TNI (TNI AD 17 orang, TNI AL 8 orang, dan TNI AU 4 orang), serta 7 peserta tamu dari kementerian dan lembaga, yakni Kejaksaan Agung, Kemenimipas, Kemenkum, dan BSSN. Pelaksanaan pendidikan dilaksanakan secara hybrid, dengan gelombang pertama diikuti secara virtual dan gelombang kedua secara langsung.

Sementara itu, Pendidikan Sespimmen Polri Dikreg ke-65 Tahun Ajaran 2025 diikuti oleh 380 peserta didik, yang terdiri dari 317 peserta Program Reguler Polri, 33 peserta Program Matrikulasi Polri, 30 peserta dari TNI (TNI AD 14 orang, TNI AL 8 orang, dan TNI AU 6 orang), serta 2 peserta mancanegara dari Timor Leste dan Fiji. Pendidikan ini juga dilaksanakan secara kombinasi virtual dan tatap muka.

Adapun Pendidikan SPPK Angkatan ke-2 Tahun Ajaran 2025 diikuti oleh 63 peserta didik, sedangkan Pendidikan Sespimma Polri Angkatan ke-74 Tahun Ajaran 2025 diikuti oleh 104 peserta didik.

Upacara penutupan turut dihadiri oleh sejumlah undangan VIP dari unsur TNI, kementerian dan lembaga, serta Forkopimda Provinsi Jawa Barat. Hadir di antaranya perwakilan Panglima TNI yang diwakili Dansesko TNI, perwakilan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI, para perwakilan Kepala Staf Angkatan, perwakilan Dansesko tiap angkatan, serta Forkopimda Jawa Barat yang terdiri dari Kapolda Jawa Barat, perwakilan Pangdam III/Siliwangi, perwakilan Gubernur Jawa Barat, dan perwakilan Kejaksaan Tinggi Jawa Barat.

Dalam upacara tersebut, Kapolri selaku Inspektur Upacara secara resmi menyatakan penutupan seluruh rangkaian pendidikan melalui pernyataan:

“Dengan mengucapkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, pada hari ini, Rabu tanggal 17 Desember 2025, pendidikan Sespimti Polri Dikreg ke-34, Sespimmen Polri Dikreg ke-65, SPPK Angkatan ke-2, dan Sespimma Polri Angkatan ke-74 Tahun Ajaran 2025, dengan resmi saya nyatakan ditutup.”

Penutupan pendidikan ini menandai selesainya proses pembentukan dan penguatan kapasitas kepemimpinan bagi para perwira Polri, TNI, serta peserta dari kementerian dan lembaga, sebagai bekal strategis dalam menjawab tantangan tugas ke depan serta memperkuat sinergi lintas sektor dalam menjaga keamanan dan ketertiban nasional.

Astamaops Kapolri Beri Arahan dan Atensi Khusus kepada Personel Polri yang Dikirim ke Lokasi Bencana di Sumatera

Jakarta — Asisten Utama Operasi (Astamaops) Kapolri, Komjen Pol. Dr. H. Mohammad Fadil Imran, M.Si., memberikan arahan dan atensi khusus kepada ratusan personel Polri yang diberangkatkan untuk memperkuat penanganan bencana alam di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Arahan tersebut disampaikan menjelang keberangkatan personel dan logistik dari Dermaga 106 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa malam (16/12/2025).

Dalam arahannya, Komjen Fadil Imran menegaskan bahwa penugasan ini merupakan misi kemanusiaan yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, profesionalisme, serta kepekaan sosial terhadap masyarakat terdampak bencana.

“Rekan-rekan hadir di sana membawa nama institusi dan negara. Kedepankan sikap humanis, empati, dan keikhlasan dalam membantu masyarakat yang sedang mengalami musibah,” ujar Komjen Fadil Imran.

Astamaops Kapolri menekankan agar seluruh personel yang tergabung dalam Operasi Aman Nusa II mampu beradaptasi dengan kondisi lapangan, menjaga soliditas, serta memperkuat sinergi dengan unsur TNI, BNPB, Basarnas, pemerintah daerah, dan relawan kemanusiaan.

Selain tugas kemanusiaan, Komjen Fadil Imran juga mengingatkan pentingnya menjaga keselamatan personel selama bertugas. Ia meminta setiap unsur pimpinan di lapangan untuk memastikan pelaksanaan tugas sesuai prosedur serta mengutamakan keselamatan dalam setiap kegiatan.

“Bencana adalah situasi dinamis. Laksanakan tugas sesuai SOP, jaga kesehatan, dan pastikan keselamatan menjadi prioritas utama,” tegasnya.

Dalam misi penebalan kekuatan tersebut, Polri memberangkatkan 237 personel terpilih yang didukung 75 unit kendaraan serta berbagai perlengkapan logistik, seperti ambulans, dapur lapangan, tenda pengungsian, genset, dan sistem pengolahan air bersih. Personel yang dikirimkan akan memperkuat 10.999 personel Polri yang telah lebih dulu tergelar di wilayah terdampak bencana.

Komjen Fadil Imran juga memberikan atensi khusus agar personel Polri turut menjaga stabilitas kamtibmas serta memberikan rasa aman dan ketenangan kepada masyarakat, terutama di lokasi pengungsian dan area terdampak.

“Pastikan kehadiran Polri dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Tidak hanya hadir secara fisik, tetapi juga memberi solusi dan harapan,” katanya.

Pemberangkatan personel dan logistik ini didukung oleh PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Persero sebagai bagian dari sinergi antarlembaga dalam penanganan bencana. Polri menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses penanganan dan pemulihan pascabencana hingga kondisi masyarakat kembali pulih.