Taruni Akpol Gelar Trauma Healing bagi Siswa TK Bhayangkari Terdampak Banjir di Aceh Tamiang

​ACEH TAMIANG – Sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi psikologis anak-anak pascabencana, para Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) yang tengah melaksanakan Latsitardanus menggelar kegiatan trauma healing bagi siswa dan siswi TK Bhayangkari Aceh Tamiang, Sabtu (24/1/2026).

​Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB ini difokuskan untuk mengembalikan keceriaan anak-anak yang terdampak banjir. Melalui pendekatan yang humanis, para Taruni memberikan motivasi serta dukungan psikologis lewat berbagai permainan edukatif dan interaksi hangat.

​Hadir dalam kegiatan tersebut, jajaran Bhayangkari Polda Aceh yang turut memberikan dukungan moral serta bantuan logistik sebagai bentuk nyata kepedulian institusi terhadap pemulihan masyarakat, khususnya anak-anak, di wilayah terdampak.

​Menanggapi aksi kemanusiaan tersebut, Kabag Penum Divhumas Polri, Kombes Pol. Erdi A. Chaniago, memberikan apresiasi atas inisiatif para Taruni dalam membantu proses pemulihan mental generasi muda di Aceh Tamiang.

​”Kegiatan trauma healing ini merupakan wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat pascabencana. Kehadiran para Taruni bukan sekadar memberikan bantuan fisik, melainkan memberikan penguatan mental dan edukasi agar anak-anak kita tetap memiliki semangat belajar dan tidak terbelenggu oleh rasa trauma akibat banjir yang melanda,” ujar Kombes Pol. Erdi A. Chaniago.

​Beliau juga menambahkan bahwa sinergi antara Taruni Akpol dan Bhayangkari dalam kegiatan ini menunjukkan sisi humanis Polri yang senantiasa mengedepankan pelayanan dan perlindungan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Personel Brimob Ops Damai Cartenz Gelar Patroli dan Sambang Humanis di Kampung Aikai

Paniai – Personel Brimob Sektor Paniai yang tergabung dalam Operasi Damai Cartenz 2026 melaksanakan patroli rutin disertai kegiatan sambang humanis kepada masyarakat di Kampung Aikai, Kabupaten Paniai, Papua Tengah. Kegiatan ini bertujuan menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap aman dan kondusif.

Patroli dilakukan dengan menyambangi warga secara langsung serta berdialog bersama tokoh masyarakat, tokoh adat, dan pemuda setempat. Dalam kesempatan tersebut, personel menyampaikan pesan-pesan kamtibmas dan mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan melalui pendekatan persuasif dan komunikatif.

Ka Ops Damai Cartenz Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pendekatan humanis merupakan kebijakan utama dalam pelaksanaan operasi di Tanah Papua.

“Operasi Damai Cartenz mengedepankan langkah-langkah preemtif dan preventif melalui pendekatan dialogis kepada masyarakat. Kehadiran personel di tengah warga bukan semata menjaga keamanan, tetapi juga membangun rasa percaya dan memperkuat sinergi demi terwujudnya Papua yang aman, damai, dan sejahtera,” tegas Brigjen Faizal Ramadhani.

Dirinya juga menambahkan bahwa peran aktif masyarakat sangat penting dalam menjaga stabilitas kamtibmas, sehingga kolaborasi antara aparat dan warga harus terus diperkuat.

Sementara itu, Dansektor Paniai Ops Damai Cartenz, Iptu Ari Wiyono, menjelaskan bahwa patroli dan sambang humanis merupakan bagian dari strategi membangun kepercayaan publik terhadap kehadiran aparat keamanan.

“Kami mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap pelaksanaan tugas. Patroli dan sambang ini bertujuan mempererat hubungan dengan masyarakat serta menciptakan situasi yang aman dan damai di wilayah Paniai,” ujar Iptu Ari Wiyono.

Masyarakat Kampung Aikai menyambut positif kegiatan tersebut. Warga mengaku merasa lebih nyaman dengan kehadiran aparat keamanan dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan.

Kegiatan patroli dan sambang humanis ini menjadi wujud nyata komitmen Operasi Damai Cartenz dalam menciptakan situasi keamanan yang kondusif, memperkuat sinergi dengan masyarakat, serta mendukung terwujudnya Papua yang aman dan damai.