Polres Gayo Lues dan Brimob Polda Aceh Bersihkan Lumpur dan Material Kayu Pascabanjir Bandang

Gayo Lues – Personel Polres Gayo Lues bersama Polsek Rikit Gaib dan Brimob Polda Aceh turun langsung membantu warga terdampak banjir bandang di Desa Cane Toa, Rabu (24/12/2025). Kegiatan difokuskan pada pembersihan lumpur tebal dan material kayu yang menggenangi rumah serta lingkungan permukiman warga.

Banjir bandang yang melanda wilayah tersebut meninggalkan endapan lumpur dan serpihan material di sejumlah titik. Personel Polri bersama masyarakat bergotong royong membersihkan bagian dalam rumah, halaman, hingga akses jalan desa yang tertutup material banjir.

Desa Cane Toa diketahui menjadi salah satu wilayah yang dilalui aliran banjir bandang. Luapan air bercampur lumpur sempat menggenangi rumah-rumah warga dan mengganggu aktivitas masyarakat pascakejadian.
Kapolres Gayo Lues AKBP Hyrowo, S.I.K. melalui Kabagren Polres Gayo Lues Kompol Fiter Bronson, S.Sos., M.Si. menyampaikan bahwa keterlibatan personel dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk kesiapsiagaan dan respons cepat Polri terhadap bencana alam. Menurutnya, kehadiran Polri tidak hanya sebatas menjaga keamanan, tetapi juga memberikan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Kami hadir untuk membantu meringankan beban masyarakat pascabencana. Melalui kerja bersama ini, diharapkan lingkungan segera pulih dan warga dapat kembali beraktivitas,” ujarnya.
Selain melakukan pembersihan, Polres Gayo Lues juga terus memantau wilayah-wilayah rawan bencana serta menyiagakan personel guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana susulan. Sinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat terus diperkuat sebagai bagian dari upaya penanggulangan bencana secara terpadu.

Kegiatan gotong royong tersebut tidak hanya memulihkan kondisi lingkungan, tetapi juga menjadi upaya membangun kembali semangat dan mengurangi trauma warga terdampak. Polri menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terutama dalam situasi darurat dan kemanusiaan.

Pastikan Pengamanan Nataru, Kapolda Bengkulu Cek Pos Pam Curup, Pos Yan Kepahiang dan Liku Sembilan

Bengkulu – Dalam rangka memastikan kesiapsiagaan personel serta optimalisasi pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Mardiyono, S.I.K., M.Si., beserta Pejabat Utama (PJU) Polda Bengkulu melaksanakan peninjauan Pos Pengamanan (Pos Pam) dan Pos Pelayanan (Pos Yan), Rabu (24/12/2025).

Rangkaian kegiatan diawali dengan pengecekan Pos Pam Bang Mego di Kota Curup, Kabupaten Rejang Lebong. Selanjutnya, rombongan melanjutkan peninjauan ke Pos Yan Pasar Kepahiang, Kabupaten Kepahiang, dan diteruskan ke Pos Terpadu Rest Area Liku Sembilan, Kabupaten Bengkulu Tengah.

Dalam peninjauan tersebut, Kapolda Bengkulu mengecek langsung kesiapan personel, kelengkapan sarana dan prasarana pendukung, serta sistem pelayanan kepada masyarakat selama Operasi Pengamanan Nataru. Kapolda menegaskan pentingnya kesiapsiagaan dan profesionalisme seluruh personel dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.

“Kehadiran personel di Pos Pam dan Pos Yan harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, humanis, serta tetap waspada demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif selama perayaan Natal dan Tahun Baru,” ujar Kapolda Bengkulu.

Sebagai bentuk perhatian dan apresiasi, Kapolda Bengkulu juga menyerahkan bingkisan kepada personel yang bertugas di Pos Pam dan Pos Yan, serta memberikan motivasi agar seluruh personel tetap menjaga kesehatan dan soliditas selama menjalankan tugas pengamanan Nataru.

Polri Siagakan Swam Boat di Kutablang Bireuen, Bantu Mobilitas Warga Pascabencana

Banda Aceh — Polri melalui Polda Aceh mengerahkan satu unit kapal rawa (swam boat) ke Desa Kutablang, Kabupaten Bireuen, sebagai langkah cepat dalam mendukung mobilitas masyarakat dan penanganan pascabencana di wilayah tersebut.

Kapal rawa bantuan Kapolri tersebut disiagakan untuk membantu penyeberangan warga, terutama dalam pengangkutan barang dan evakuasi masyarakat terdampak, mengingat akses darat di kawasan itu belum sepenuhnya pulih akibat bencana.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Joko Krisdiyanto, S.I.K. mengatakan, pengiriman swam boat ini merupakan bentuk respons cepat Polri terhadap kebutuhan mendesak masyarakat yang mengalami kendala mobilitas pascabencana.

“Polri hadir untuk memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan. Swam boat ini difokuskan membantu penyeberangan warga, baik untuk angkutan barang maupun evakuasi dalam kondisi darurat,” ujar Kombes Pol Joko Krisdiyanto.

Penyerahan sekaligus operasional kapal rawa tersebut dibenarkan oleh Juru Bicara Posko Penanggulangan Bencana Pemerintah Aceh, Murthalamuddin. Menurutnya, bantuan ini sangat dibutuhkan masyarakat yang selama ini terkendala akses penyeberangan akibat dampak bencana.

Kabid Humas menjelaskan, swam boat tersebut dioperasikan langsung oleh personel Polri dan tidak dipungut biaya apa pun bagi masyarakat. Kapal ini dapat digunakan kapan saja sesuai kebutuhan, baik untuk mengangkut barang bantuan maupun mendukung mobilitas warga dalam situasi darurat.

“Kapolri membantu satu unit swam boat untuk angkut barang di Kutablang, Bireuen. Boat ini gratis untuk angkutan barang atau bantuan,” jelasnya Kabid Humas dalam keterangannya, Jumat (12/12/2025).

Kabid Humas Polda Aceh menegaskan, Polri akan terus berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan penanganan bencana berjalan optimal serta kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara cepat dan tepat.

“Ini merupakan bagian dari komitmen Polri untuk selalu hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi darurat dan kemanusiaan,” tutup Kombes Pol Joko Krisdiyanto.

Untuk operasi swamp boat, Bupati Bireuen telah membantu BBM-nya. Dan seluruh elemen masyarakat menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kapolri atas bantuan Swamp boat tersebut, tutup Kabid Humas

Satbrimob Polda Jambi Turun Langsung Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir dan Longsor di Agam

Agam – Polri terus menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat terdampak bencana alam. Pada Rabu, 24 Desember 2025, sebanyak 24 personel Satbrimob Polda Jambi diterjunkan untuk melaksanakan Bantuan Kemanusiaan Polri bagi warga yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor di wilayah hukum Polda Sumatera Barat.

Kegiatan kemanusiaan tersebut dipusatkan di Polsek Palembayan serta Desa Lariang Jorong Bamban, Nagari Ampek Koto, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam. Personel Brimob melaksanakan sejumlah kegiatan, mulai dari pendistribusian bantuan sembako dan pakaian layak pakai hingga pelayanan dapur lapangan (Randurlap) Brimob bagi para pengungsi.

Melalui dapur lapangan tersebut, Brimob menyalurkan sebanyak 400 porsi makanan siap saji untuk memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat yang terdampak bencana. Seluruh kegiatan didukung dengan peralatan SAR, logistik, serta kendaraan operasional guna memastikan bantuan dapat tersalurkan secara optimal dan tepat sasaran.

Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri, Kombes Pol Erdi A. Chaniago, menegaskan bahwa kehadiran Polri di lokasi bencana merupakan bagian dari tanggung jawab institusi dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Polri hadir tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga dalam misi kemanusiaan. Pelibatan personel Satbrimob Polda Jambi ini merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat yang sedang mengalami musibah, agar mereka dapat terbantu dan kebutuhan dasarnya terpenuhi,” ujar Kombes Pol Erdi A. Chaniago.

Ia menambahkan, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar berkat sinergi yang baik antara personel di lapangan dan pihak terkait. Polri akan terus berupaya hadir dan bergerak cepat dalam setiap situasi darurat demi membantu meringankan beban masyarakat terdampak bencana.

Satgas Humas Operasi Damai Cartenz-2025 Perkuat Sinergi Media Lewat Silaturahmi di Timika

Timika — Satgas Humas Operasi Damai Cartenz-2025 Posko Timika menggelar kegiatan silaturahmi tatap muka bersama para wartawan mitra media sebagai upaya memperkuat komunikasi dan sinergi dalam penyampaian informasi publik yang akurat dan berimbang. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa (23/12/2025) pukul 14.00 WIT hingga selesai, bertempat di Pua-Pua Cafe, Jalan Budi Utomo, Timika.

Kegiatan silaturahmi dipimpin oleh Wakasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2025, Kompol Yusuf Tauziri, S.I.K., dan dihadiri oleh sejumlah wartawan dari berbagai media yang selama ini menjadi mitra pemberitaan Operasi Damai Cartenz di wilayah Timika dan sekitarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kompol Yusuf Tauziri selaku Wakasatgas Humas Ops Damai Cartenz menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada insan pers atas kerja sama yang telah terjalin dengan baik selama pelaksanaan Operasi Damai Cartenz-2025, khususnya dalam menyampaikan berbagai informasi kegiatan dan capaian Satgas secara profesional kepada masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada rekan-rekan media yang selama ini telah menjadi mitra strategis Satgas Operasi Damai Cartenz. Peran media sangat penting dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan menyejukkan kepada masyarakat,” ujar Kompol Yusuf Tauziri.

Ia berharap komunikasi serta hubungan kemitraan yang telah terbangun dapat terus berlanjut pada tahun mendatang, termasuk dengan personel Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 yang akan bertugas.

“Kami berharap sinergi dan komunikasi yang sudah terjalin dengan baik ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan ke depannya, sehingga kerja-kerja Satgas dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Papua dapat tersampaikan secara utuh kepada publik,” tambahnya.

Pertemuan ini juga menjadi ruang diskusi terkait penguatan sinergi antara Satgas Operasi Damai Cartenz dan media dalam menyampaikan informasi yang faktual, berimbang, dan tidak provokatif, sekaligus mencegah penyebaran hoaks yang berpotensi mengganggu situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Selain itu, dibahas pula perkembangan situasi keamanan dan penegakan hukum di wilayah operasi, termasuk langkah-langkah Satgas dalam menghadapi kelompok kriminal bersenjata (KKB) serta berbagai capaian Operasi Damai Cartenz dalam menjaga stabilitas keamanan dan melindungi masyarakat Papua.

Sementara itu, perwakilan wartawan, Terry Kontri dari MetroTV, menyampaikan apresiasi atas kesempatan silaturahmi yang diberikan oleh Satgas Humas Operasi Damai Cartenz-2025.

“Terima kasih atas kesempatan yang telah diberikan untuk saling menjaga silaturahmi antar mitra media di Timika. Saya mewakili seluruh rekan-rekan media mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya, sekaligus permohonan maaf apabila dalam setahun ini terdapat kesalahan tutur kata,” ujar Terry.

Ia juga mengapresiasi langkah dan penindakan yang dilakukan Satgas Operasi Damai Cartenz dalam menjaga keamanan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di Tanah Papua.

“Saya mengapresiasi penindakan Satgas Ops Damai Cartenz dalam menjaga keamanan dan keutuhan NKRI di Tanah Papua. Harapannya, ke depan komunikasi yang baik ini tetap terjalin dan pemberitaan yang disajikan kepada publik semakin objektif,” tambahnya.

Kegiatan silaturahmi tersebut berlangsung dalam suasana aman, tertib, dan penuh keakraban. Melalui kegiatan ini, Satgas Humas Operasi Damai Cartenz-2025 menegaskan komitmennya untuk terus membangun komunikasi yang terbuka dan konstruktif bersama insan pers sebagai mitra strategis dalam menjaga situasi keamanan yang kondusif serta mendukung terwujudnya Papua yang aman, damai, dan harmonis.

Tinjau 2 Gereja, Kapolri Pastikan Pengamanan dan Pelayanan Misa Malam Natal

Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan peninjauan langsung ke Gereja Katedral dan GPIB Immanuel Jakarta Pusat. Hal itu dilakukan untuk memastikan terciptanya pengamanan dan pelayanan optimal bagi masyarakat yang menjalani ibadah Natal.

Peninjauan tersebut dilaksanakan bersama dengan Menko Polkam, Menko PMK, Mendagri, Panglima TNI, Kemenag dan stakeholder terkait lainnya.

Menurut Sigit, peninjauan ini merupakan tindaklanjut instruksi Presiden Prabowo Subianto agar masyarakat bisa mendapatkan pengamanan dan pelayanan optimal saat Natal dan Tahun Baru (Nataru).

“Sesuai arahan Pesiden kita diminta berikan pelayanan terkait operasi Nataru di dalamnya kita mengamankan masyarakat mudik , masyarakat yang melaksanakan Misa ibadah Natal dan masyarakat yang akan melaksanakan kegiatan pergantian tahun,” kata Sigit usai meninjau Gereja Katedral, Jakarta Pusat, Rabu (24/12/2025).

Sigit memaparkan, untuk mengamankan Nataru tahun ini, sebanyak 147 personel gabungan dikerahkan. Selain itu, Sigit menyebut juga menggandeng organisasi kemasyarakatan (ormas) di antaranya yakni Banser NU dan Kokam Muhammadiyah.

“Kami Polri saat ini menurunkan kurang lebih 147 personel gabungan dan kemarin juga kami melaksanakan apel bersama-sama dengan rekan-rekan lain seperti Banser. Kami juga mengajak Kokam untuk ikut bersama-sama melaksanakan kegiatan pengamanan khususnya di Gereja yang melaksanakan perayaan misa Natal,” ujar Sigit.

Dengan dilibatkannya ormas tersebut, Sigit menyebut bahwa, hal itu wujud dari Bhinneka Tunggal Ika. Dimana semua elemen bersatu tanpa melihat agama untuk sama-sama menjaga seluruh Bangsa Indonesia.

“Ini juga bagian dari wujud Bhinneka Tunggal Ika. Bagaimana seluruh masyarakat, elemen bangsa sama-sama tanpa membedakan agama, namun semuanya bersatu untuk ikut membantu memberikan jaminan rasa aman,” ucap Sigit.

“Karena itu tentunya kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh rekan-rekan TNI, stakeholder terkait dan teman-teman dari ormas, Banser, Kokam dan lain yang ikut membantu, bagian wujud dari Indonesia adalah negara besar, negara yang terus menjaga kesatuan dan persatuan,” tambah Sigit menekankan.

Di sisi lain, Sigit berharap seluruh rangkaian Ibadah malam Misa Natal ini juga bisa mendoakan masyarakat yang sedang mengalami duka cita akibat bencana alam di Sumatra. Ia juga meminta agar seluruh pihak bisa menjaga keamanan dan kelancaran hingga pergantian tahun nanti.

“Dan kita berdoa semua agar seluruh rangkaian ibadah Misa Natal baik hari ini ataupun nanti pergantian tahun semua bisa berjalan. Tentunya kita titip doakan saudara kita yang sedang terkena musibah untuk kembali bisa bangkit dan kita berdoa sama-sama untuk saudara kita di Sumatra dan saudara kita di seluruh negeri agar semua terjaga dari situasi prediksi yang kemungkiann bisa terjadi akibat ramalan cuaca,” tutup Sigit.

Polri Bersama Pemda Bangun Hunian Sementara bagi Pengungsi di Pesisir Selatan

Pesisir Selatan — Personel Polres Pesisir Selatan bersama personel Korps Brimob Polri serta Pemerintah Daerah setempat melaksanakan pembangunan Hunian Sementara (HUNTARA) bagi masyarakat terdampak bencana di Kenagarian Puluik-Puluik Limau Hantu IV, Kecamatan Bayang Utara, Kabupaten Pesisir Selatan, pada Rabu, 24 Desember 2025.

Pembangunan HUNTARA ini diperuntukkan bagi para pengungsi yang saat ini masih menempati Gedung UDKP Puluik-Puluik Selatan. Pada tahap awal, kegiatan pembangunan difokuskan pada proses pengecoran lantai rumah sebagai bagian penting dalam memastikan hunian yang aman dan layak bagi para pengungsi.

Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri Kombes Pol Erdi A. Chaniago menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam pembangunan hunian sementara merupakan bentuk komitmen dalam mendukung pemulihan kehidupan masyarakat pascabencana.

“Polri tidak hanya hadir dalam pengamanan, tetapi juga turut berperan aktif dalam upaya kemanusiaan, termasuk membantu penyediaan hunian sementara yang layak bagi masyarakat terdampak bencana,” ujarnya.

Sebanyak 23 unit HUNTARA dibangun secara bertahap dan seluruh prosesnya dilakukan monitoring langsung oleh BPBD Kabupaten Pesisir Selatan guna memastikan pembangunan berjalan aman, lancar, dan sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan.

Melalui sinergi antara Polri, Korps Brimob, dan Pemerintah Daerah, diharapkan pembangunan HUNTARA ini dapat segera rampung sehingga para pengungsi dapat menempati hunian yang lebih layak dan aman sembari menunggu proses pemulihan secara menyeluruh.

Polda Bengkulu Raih Predikat Informatif Tertinggi dari KIP Provinsi Bengkulu

BENGKULU – Polda Bengkulu kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih predikat Informatif Tertinggi sekaligus dinobatkan sebagai Badan Publik Terbaik oleh Komisi Informasi Provinsi Bengkulu. Penghargaan tersebut menjadi bukti nyata komitmen Polda Bengkulu dalam menjalankan keterbukaan informasi publik secara profesional, transparan, dan akuntabel kepada masyarakat.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, kepada Kepala Bidang Humas Polda Bengkulu, Kombes Pol. Andy Pramudya Wardana, S.I.K., M.M., M.A.P., CPHR., CBA. Penyerahan penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas kinerja Polda Bengkulu yang dinilai konsisten dalam menyediakan informasi publik yang cepat, tepat, dan mudah diakses oleh masyarakat sesuai dengan amanat Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik.

Dalam kesempatan tersebut, Sekda Provinsi Bengkulu Herwan Antoni menyampaikan bahwa keterbukaan informasi merupakan fondasi penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi pemerintah. Ia mengapresiasi Polda Bengkulu yang dinilai mampu menjadi contoh bagi badan publik lainnya dalam mengelola dan menyampaikan informasi kepada masyarakat secara bertanggung jawab.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol. Andy Pramudya Wardana, S.I.K., M.M., M.A.P., CPHR., CBA., menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diterima. Ia menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran Polda Bengkulu yang terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik. Menurutnya, keterbukaan informasi bukan hanya kewajiban, tetapi juga bagian dari komitmen Polri dalam mendukung terwujudnya pemerintahan yang bersih, transparan, dan melayani.

“Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi Polda Bengkulu untuk terus mempertahankan dan meningkatkan kualitas keterbukaan informasi publik, sekaligus memperkuat hubungan kemitraan dan kepercayaan antara Polri dan masyarakat di Provinsi Bengkulu,” ucap Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol. Andy Pramudya Wardana, S.I.K., M.M., M.A.P., CPHR., CBA.,

Antisipasi ISPA Pascabanjir, Posko Kesehatan Polri Aktif Layani Masyarakat Aceh Tamiang

Aceh Tamiang – Sejak awal terjadinya bencana banjir yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang, Polri bergerak cepat dengan membuka sejumlah posko pelayanan, salah satunya Posko Kesehatan Polri. Posko ini difokuskan untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak banjir serta anggota Polri yang tengah bertugas dalam penanganan bencana di wilayah tersebut.

Ipda Dokter Asia Rahma Malawat dari Bidokkes Polda Jawa Barat yang melaksanakan Bantuan Kendali Operasi (BKO) di Aceh Tamiang menjelaskan bahwa sebagian besar pasien yang datang ke posko kesehatan mengalami keluhan gangguan pernapasan ringan. “Keluhan yang paling banyak kami temui baik dari masyarakat maupun anggota Polri adalah batuk, pilek, serta nyeri tenggorokan,” ujar Dokter Asia.

Menindaklanjuti kondisi tersebut, Ipda Dokter Meyrina Dwi Yanti, anggota Bidokkes Polda Jawa Barat yang juga melaksanakan BKO di Aceh Tamiang, menyampaikan bahwa pihaknya melakukan langkah pencegahan dini terhadap potensi penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). “Setiap pasien yang datang ke posko kesehatan kami berikan masker. Hal ini sebagai upaya pencegahan ISPA mengingat kondisi pascabencana, di mana tanah yang mengering di permukaan aspal menimbulkan debu beterbangan saat dilalui kendaraan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Dokter Asia menegaskan bahwa meskipun dalam kondisi darurat, pelayanan kesehatan di Posko Polri tetap dilengkapi dengan fasilitas dan obat-obatan yang memadai. “Kami menyediakan penanganan medis awal yang cukup lengkap, mulai dari cairan infus, obat antinyeri, obat maag, hingga obat-obatan emergensi lainnya. Selain itu, obat untuk keluhan umum seperti batuk, pilek, diare, nyeri lambung, nyeri badan, serta salep untuk penyakit jamur kaki juga tersedia, mengingat keluhan jamur kaki cukup tinggi pascabencana,” ungkapnya.

Sementara itu, Dokter Meyrina mengimbau masyarakat dan anggota Polri yang masih melaksanakan tugas di Aceh Tamiang agar selalu menjaga kesehatan. “Kami mengimbau agar selalu menggunakan masker sebagai bentuk proteksi dini untuk mencegah penyakit infeksi saluran pernapasan, terutama di tengah kondisi lingkungan pascabanjir,” tuturnya.

Melalui kehadiran Posko Kesehatan Polri, diharapkan pelayanan medis bagi masyarakat terdampak banjir di Aceh Tamiang dapat terus terpenuhi, sekaligus mendukung kelancaran tugas personel Polri di lapangan.

Aksi Kemanusiaan Pilot dan Kru Helikopter Salurkan 145 Al-Qur’an untuk Anak-Anak Terdampak Banjir di Aceh Tamiang

Aceh Tamiang — Pilot dan kru Helikopter AW-169 nomor registrasi 3307 menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa 145 mushaf Al-Qur’an kepada masyarakat terdampak banjir di Aceh Tamiang, Senin (22/12/2025) pukul 14.30 WIB. Kegiatan berlangsung di Lapangan Bima Patra, Kabupaten Aceh Tamiang.

Pembagian Al-Qur’an dipimpin oleh Kompol Eko bersama kru helikopter. Bantuan tersebut merupakan amanah dari seorang anggota Polda Sumatera Utara yang memilih tidak disebutkan identitasnya.

Kompol Eko menjelaskan bahwa dirinya diminta secara khusus untuk menyalurkan Al-Qur’an kepada masyarakat, terutama anak-anak yang terdampak banjir. Permintaan itu didasari informasi dari personel Polri di lokasi bencana yang melihat langsung banyak masjid dan musala kehilangan Al-Qur’an akibat terendam banjir. Selain itu, sejumlah anak yang tinggal di tenda pengungsian juga membutuhkan Al-Qur’an agar dapat kembali mengaji.

“Bantuan ini diharapkan dapat membantu memulihkan kegiatan keagamaan masyarakat, khususnya anak-anak, di tengah kondisi pascabencana,” ujar Kompol Eko.

Ia mengaku terharu karena kali ini dapat berinteraksi langsung dengan warga penerima bantuan. “Biasanya kami hanya melakukan dropping logistik tanpa mematikan mesin dan langsung terbang kembali karena mengejar waktu dan mengantisipasi cuaca. Namun kali ini, saya berkesempatan bertemu langsung dan berbincang dengan masyarakat terdampak,” tuturnya.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya kemanusiaan Polri dalam mendukung pemulihan sosial dan spiritual masyarakat Aceh Tamiang pascabencana banjir.