Polres Aceh Tamiang Terima Dua Unit Mesin Penghasil Embun Siap Minum dari Slog Polri

Kualasimpang — Polres Aceh Tamiang menerima dua unit Mesin Penghasil Embun Siap Minum serta dua unit genset dari Slog Mabes Polri pada Rabu, 10 Desember 2025. Bantuan ini diharapkan dapat memperkuat ketersediaan air bersih bagi masyarakat yang terdampak banjir.

Mesin tersebut berfungsi menciptakan embun yang kemudian diolah menjadi air layak minum. Teknologi ini dinilai sangat membantu di tengah kondisi darurat, ketika akses air bersih menjadi tantangan utama bagi warga.

“Alhamdulillah, kita telah menerima dua unit Mesin Penghasil Embun Siap Minum dari Slog Mabes Polri. Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan yang sangat bermanfaat di masa sulit ini,” kata Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Muliadi.

Kapolres menjelaskan bahwa dua unit mesin berjenis HAMAG AQUATECH HMA6-SCW, termasuk dua genset pendukung, telah diterima oleh Kasubbagpal Polres Aceh Tamiang, AKP Tarmidi. Seluruh peralatan ini akan langsung dimanfaatkan untuk kepentingan umum, terutama membantu masyarakat yang masih menghadapi keterbatasan pascabanjir.

Ia menegaskan, kehadiran bantuan ini bukan hanya memberikan solusi praktis terhadap masalah air bersih, tetapi juga menunjukkan kepedulian dan kesiapsiagaan Polri dalam mendukung penanganan bencana di daerah.

“Dengan adanya mesin ini, kami berharap kebutuhan air minum warga dapat segera terpenuhi, sehingga mempercepat proses pemulihan kondisi masyarakat pascabanjir,” ujarnya.

Bantuan dari Slog Polri ini menjadi bentuk kolaborasi yang memperkuat layanan kemanusiaan di Aceh Tamiang, sekaligus menegaskan bahwa Polri terus hadir memberikan dukungan nyata bagi masyarakat dalam situasi apa pun.

Polres Aceh Tamiang Tetap Layani Masyarakat Meski Mako Berlumpur Akibat Banjir

Kualasimpang — Bencana banjir yang melanda wilayah Aceh Tamiang tidak hanya merendam rumah warga, tetapi juga membuat Markas Polres Aceh Tamiang dipenuhi lumpur. Namun, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat para personel untuk tetap memberikan pelayanan bagi masyarakat.

Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Muliadi, mengatakan bahwa pelayanan publik tidak berhenti meskipun kondisi mako terdampak bencana. Pihaknya tetap membuka ruang bagi warga yang membutuhkan bantuan maupun ingin melapor melalui posko tanggap darurat.

Hari ini, kata Muliadi, pihaknya menerima laporan terkait dugaan penganiayaan dari warga yang diterima oleh seorang polwan. Meski fasilitas dan lingkungan masih dalam proses pemulihan, laporan tersebut tetap ditangani. Hal ini menunjukkan bahwa keamanan masyarakat tetap menjadi prioritas utama.

“Banjir bukan alasan bagi kami untuk menghentikan pelayanan. Masyarakat butuh tempat untuk mencari keadilan, dan kami harus hadir,” ujar AKBP Muliadi, Rabu, 10 Desember 2025.

Suasana mako yang belum sepenuhnya pulih justru memperlihatkan sisi kemanusiaan. Dengan seragam yang masih berdebu dan sepatu yang dilapisi lumpur, para personel tetap berdiri di meja pelayanan seadanya untuk menerima warga yang datang meminta pertolongan atau membuat laporan.

“Ini menjadi gambaran bahwa kehadiran polisi tidak hanya saat situasi normal, tetapi juga ketika masyarakat sedang berada dalam masa sulit. Ini menjadi bukti bahwa pelayanan publik tidak boleh berhenti dan harus tetap memprioritaskan masyarakat,” pungkasnya.

Polri Berikan Pendampingan Psikologis bagi Penyintas dan Personel di Sumbar

Sumatera Barat — Tim gabungan Polri melaksanakan kegiatan pemulihan psikologis bagi penyintas bencana dan personel tanggap darurat di Posko Bencana Nagari Pasie Laweh serta Korong Tanah Taban, pada Rabu, 10 Desember 2025. Kegiatan ini melibatkan 12 personel, terdiri dari Tim Trauma Healing Mabes Polri, Tim Polwan Mabes Polri, dan Bagpsi Ro SDM Polda Sumbar.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, tim memberikan pendampingan psikologis kepada 50 anak melalui art therapy dan play therapy, serta membagikan 50 paket sarana kontak berupa alat tulis dan permainan. Untuk penyintas dewasa, sebanyak 80 orang mengikuti sesi konseling dan dukungan psikososial guna membantu meredakan stres pascabencana.

Tak hanya fokus pada warga terdampak, tim juga memberikan intervensi psikologis NLP (Neuro Linguistic Programming) kepada 28 personel Brimob Resimen 3 Cikeas guna meningkatkan relaksasi, fokus, dan kesiapan mental selama menjalankan tugas. Selain itu, tim melakukan pendataan melalui kuesioner digital sebagai dasar pemetaan kondisi psikologis petugas.

Kegiatan ini mendapat respons positif. Anak-anak tampak lebih ceria, penerima bantuan sarana kontak merasa terbantu, para peserta konseling mengaku lebih tenang, dan personel Brimob menyampaikan bahwa sesi NLP membantu mereka merasa lebih segar dan nyaman.

Menanggapi kegiatan tersebut, Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri menegaskan pentingnya dukungan psikologis di wilayah bencana.

“Pemulihan psikologis merupakan bagian penting dari operasi kemanusiaan. Polri hadir bukan hanya untuk penanganan fisik, tetapi juga memastikan kondisi mental penyintas dan petugas tetap terjaga,” ujar Kabagpenum.

Ia menambahkan bahwa hasil asesmen psikologis yang diperoleh menjadi landasan penting bagi Polri dalam merancang dukungan lanjutan.

“Pemetaan kondisi mental petugas menjadi dasar dalam menyusun program yang lebih tepat sasaran, sehingga anggota di lapangan tetap siap dan kuat dalam menjalankan tugas,” lanjutnya.

Dengan hasil yang positif, kegiatan trauma healing dan dukungan psikososial ini menjadi bagian integral dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat serta menjaga ketahanan mental personel di wilayah terdampak bencana.

Slog Polri Percepat Distribusi Bantuan ke Tiga Provinsi Terdampak Bencana Melalui Jalur Udara dan Laut

Jakarta – Polri melalui Staf Logistik (Slog) mempercepat penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Hal ini disampaikan Karo Faskon Slog Polri, Brigjen Pol. Moch Sagi Dharma Adhyakta, S.H., saat memberikan keterangan di Gudang D Slog Polri Cipinang, Jakarta Timur pada Rabu (10/12). Brigjen Sagi menjelaskan bahwa seluruh bantuan dihimpun dari gudang logistik Polri berdasarkan laporan kebutuhan dari masing-masing wilayah. “Kami dari Logistik Polri telah menyiapkan bantuan sesuai kondisi di tiga provinsi tersebut,” ujarnya.

Bantuan awal yang dikirim mencakup obat-obatan, makanan cepat saji, perlengkapan penyelamatan, serta dukungan bagi personel Polri, termasuk 600 pasang pakaian dinas dan rencana tambahan 10.000 pasang.

Selain kebutuhan masyarakat seperti makanan bayi, pakaian, dan kebutuhan perempuan, Polri juga mengaktifkan perangkat Wontek untuk memperkuat jaringan komunikasi di daerah yang terisolir.

Pengiriman dilakukan setiap hari melalui jalur darat dan udara menggunakan fasilitas Polri, termasuk pesawat, helikopter, hingga kargo penerbangan.
“Fokus sebelumnya adalah Aceh Tamiang yang sempat tertutup akses. Alhamdulillah sekarang seluruh barang sudah dapat masuk,” jelas Brigjen Sagi.

Untuk daerah yang tidak bisa dilewati jalur darat, bantuan dipusatkan lebih dulu di Bandara Kualanamu sebelum diteruskan menggunakan helikopter.

Brigjen Sagi menutup keterangan dengan memastikan Polri akan terus menjaga kelancaran distribusi. “Bila jalur darat memungkinkan, kami tetap tempuh jalur darat. Demikian penjelasan kami, terima kasih,” pungkasnya.

POLRES SIBOLGA SALURKAN BANTUAN DAN GELAR TRAUMA HEALING UNTUK KORBAN BANJIR DAN LONGSOR

SIBOLGA — Polres Sibolga melaksanakan kegiatan pemberian bantuan dan trauma healing kepada para korban bencana alam banjir dan tanah longsor yang berada di Posko Pengungsian Masjid Nurul Huda, Kelurahan Aek Manis, Kecamatan Sibolga Selatan, Rabu (10/12). Kegiatan dimulai pukul 11.30 WIB hingga selesai.

Dalam kegiatan kemanusiaan ini, Kapolres Sibolga AKBP Eddy Inganta, S.H., S.I.K., M.H. memimpin langsung jalannya penyaluran bantuan bersama sejumlah pejabat utama Polres Sibolga. Turut hadir Wakapolres Sibolga Kompol Arifin B. Tampubolon, S.H.; PS. Kabag SDM AKP Syawalludin H, S.H.; Kasatpolairud AKP Syahrizal; PS. Kapolsek Sibolga Selatan Iptu Pasma Pasaribu, S.E., M.M.; Plt. Kasipropam Ipda Chandra Purba, S.H.; PS. Paurmin Bag SDM Bripka Armady Faisal; serta Brigadir Bag SDM Briptu Edward Christian Sitohang, S.H.

Kegiatan ini menyasar seluruh korban banjir dan tanah longsor yang saat ini masih bertahan di posko pengungsian. Selain memberikan bantuan berupa kebutuhan dasar, personel Polres Sibolga juga melaksanakan sesi trauma healing dengan berbagai pendekatan, mulai dari pemberian dukungan emosional, bermain bersama anak-anak, hingga konseling ringan bagi warga yang terdampak.

Kapolres Sibolga menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membantu meringankan beban para korban, baik dari sisi kebutuhan fisik maupun kondisi psikologis. “Kami ingin memastikan para pengungsi merasa diperhatikan, didukung, dan aman. Trauma healing penting dilakukan agar para korban, khususnya anak-anak, dapat kembali merasa tenang setelah mengalami situasi bencana,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Polres Sibolga berharap mampu mengurangi gejala trauma, meningkatkan rasa aman, serta memberikan pendampingan psikologis kepada warga yang terdampak bencana. Upaya kemanusiaan ini juga menjadi bentuk hadirnya Polri di tengah masyarakat, khususnya saat warga menghadapi masa-masa sulit.

Kegiatan berlangsung lancar dan mendapat respon positif dari para pengungsi yang mengaku sangat terbantu dengan hadirnya dukungan dari jajaran Polres Sibolga.

Tugas Kemanusiaan Berlanjut: Tim Brimob Polda Riau Evakuasi Jenazah Korban Bencana di Kecamatan Palembayan

Agam, Sumatera Barat — Personel Satuan Brimob Polda Riau yang tergabung dalam Operasi Aman Nusa II kembali melaksanakan tugas kemanusiaan di wilayah terdampak bencana, tepatnya di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, pada Selasa, 9 Desember 2025.

Sekitar pukul 14.00 WIB, tim Brimob Polda Riau yang dipimpin Danton 3 BKO Ipda Sakwan berhasil mengevakuasi satu jenazah berjenis kelamin perempuan di kawasan Kampung Padang Gadih. Korban diperkirakan berusia sekitar 50 tahun dan masih dalam kondisi belum teridentifikasi.

Proses evakuasi berjalan lancar, aman, dan dilaksanakan dengan mengutamakan standar operasional pencarian dan pertolongan (SAR) di lokasi yang memiliki kondisi geografis cukup menantang akibat bencana.

Menanggapi operasi kemanusiaan tersebut, Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri menyampaikan apresiasi sekaligus penegasan mengenai komitmen Polri dalam merespons kondisi darurat.

“Personel Brimob Polda Riau menunjukkan profesionalisme dan kecepatan dalam melaksanakan evakuasi. Setiap langkah di lapangan dilakukan dengan penuh kehati-hatian sesuai prosedur SAR. Polri berkomitmen memberikan penanganan terbaik dalam operasi kemanusiaan, terutama pada wilayah terdampak bencana,” ujar Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri.

Ia juga menambahkan bahwa operasi kemanusiaan yang tengah berlangsung di wilayah Agam akan terus diperkuat dengan koordinasi intensif bersama pemerintah daerah, Basarnas, TNI, dan berbagai unsur terkait.

“Prioritas utama kami adalah menyelamatkan korban, melakukan pencarian, serta memastikan keamanan masyarakat. Sinergi di lapangan merupakan kunci agar proses penanganan bisa berjalan cepat, tepat, dan aman,” tambahnya.

Dengan ditemukannya satu jenazah tersebut, tim gabungan masih melanjutkan pencarian lanjutan untuk memastikan tidak ada korban lain yang belum terdata, seraya memberikan bantuan bagi masyarakat terdampak bencana di Kecamatan Palembayan.

Satgas PHB Polres Bengkulu Utara: Harga Beras Aman, Stok Stabil Menjelang Akhir Tahun

Bengkulu Utara — Satuan Tugas (Satgas) Pengendalian Harga Beras (PHB) Tahun 2025 Polres Bengkulu Utara melakukan pengecekan dan pengawasan harga beras di pasar tradisional, gerai hingga minimarket di wilayah Bengkulu Utara pada Minggu kedua Desember 2025. Dari hasil pemantauan, harga beras masih sesuai standar Harga Eceran Tertinggi (HET) dan dipastikan tidak terjadi kenaikan.

“Laporan dari Satgas PHB tahun 2025 di setiap pasar, gerai maupun minimarket, tidak ada terjadi kenaikan harga beras,” disampaikan petugas usai pengecekan.

Kanit Tipidter Satreskrim Polres Bengkulu Utara, IPDA Derik Dwi Saputra, S.H, menjelaskan bahwa pengecekan pada awal Desember menunjukkan harga beras premium mengalami penurunan dan kini berada di bawah HET.

Sesuai Peraturan Badan Pangan Nasional Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2024 tentang Perubahan atas Peraturan Nomor 7 Tahun 2023 mengenai Harga Eceran Tertinggi, wilayah Bengkulu Utara masuk dalam Zona 2, dengan ketentuan:

Beras medium: Rp 14.000/kg

Beras premium: Rp 15.000/kg

“Jenis premium berada sesuai HET. Sedangkan untuk pasokan dan ketersediaan kedua jenis beras tersebut, dipastikan hingga penghujung tahun 2025 akan tetap stabil dan terpenuhi,” tutupnya.

Polri Serahkan Bantuan Pendidikan bagi 10 Anak Korban KKB di Papua

Jayapura — Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali menunjukkan komitmen kuat terhadap keluarga korban tindak kekerasan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua. Melalui Wakapolri Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo, Polri menyerahkan bantuan tabungan pendidikan sebesar Rp45 juta untuk masing-masing anak yang kehilangan orang tua akibat aksi brutal KKB, Selasa (9/12).

Penyerahan bantuan berlangsung penuh haru dan menjadi wujud nyata kepedulian Kapolri terhadap masa depan putra-putri anggota Polri dan masyarakat yang menjadi korban.

Bantuan diberikan kepada 10 anak dari keluarga korban, yaitu:

Anak Alm. Bripka Arief Maulana

  1. Afiqoh Naira
  2. Al Ghazali

Anak Alm. Brigpol Try Yudha

  1. Raesha Sabhira
  2. Kanesya Anendya

Anak Bripka Sinthoin R.O. Kbarek

  1. Arman Yafeth Kbarek
  2. Mario Hengkris Kbarek
  3. Gloroia Rosminc Kbarek
  4. Richard Yusuf Kbarek

Anak Alm. Lefinus Angel Ayomi

  1. Elie Yohanes R.K. Pumbouwi
  2. Suserewani Rosalina Pumbouwi

Masing-masing anak menerima tabungan pendidikan senilai Rp45 juta yang akan digunakan untuk menjamin keberlanjutan pendidikan mereka sampai jenjang berikutnya.

Dalam keterangannya, Wakapolri menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk tanggung jawab moral Polri kepada para keluarga yang telah kehilangan orang tercinta dalam pengabdian kepada bangsa.

“Anak-anak ini adalah amanah. Pengorbanan orang tua mereka tidak akan pernah kami lupakan. Polri memastikan masa depan mereka tetap terjaga,” ujar Komjen Dedi.

Beliau menegaskan bahwa Polri hadir bukan hanya sebagai institusi penegak hukum, tetapi juga sebagai keluarga besar yang saling menguatkan.

“Negara tidak pernah meninggalkan mereka. Polri akan terus mendampingi, membantu, dan memastikan mereka tetap mendapatkan hak mereka untuk tumbuh, belajar, dan bermimpi,” tambahnya.

Wakapolri juga menyampaikan bahwa dukungan Polri tidak berhenti pada bantuan materi, melainkan akan berlanjut melalui pendampingan psikologis, sosial, maupun bantuan pendidikan jangka panjang.

“Kami ingin anak-anak ini tetap kuat. Mereka harus tahu bahwa Polri ada bersama mereka, hari ini dan ke depan. Ini bagian dari kewajiban kami menjaga keluarga besar Polri,” tutur Komjen Dedi.

Bantuan ini menjadi simbol kehadiran negara dan perhatian institusi terhadap keluarga para pahlawan yang gugur akibat serangan KKB di Papua.