Peti Pendingin Jenazah Bantuan Polda Riau Tiba di RSUD Lubuk Basung Agam

Pekanbaru – Polda Riau mengirimkan bantuan peti pendingin (cool storage) untuk jenazah korban bencana di Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Bantuan tersebut telah tiba pagi ini di RSUD Lubuk Pasung, Agam.

Peti jenazah tersebut diserahkan secara simbolis oleh Wakapolda Riau Brigjen Adrianto Jossy Kusumo kepada pihak rumah sakit, Sabtu (6/12/2025). Brigjen Jossy mengatakan bantuan peti jenazah ini merupakan bentuk dukungan Polda Riau untuk mem-back up penuh penanganan bencana di Sumatera Barat.

Kabid Dokkes Polda Riau selaku Kasatgas DVI Posko Ante Mortem, Kombes Wahono Edi, menyampaikan peti pendingin ini bermanfaat untuk penempatan jenazah korban bencana selama proses identifikasi mayat berlangsung. Ia menyampaikan Kabupaten Agam merupakan wilayah yang terdampak bencana paling parah dengan perkiraan jumlah korban paling banyak.

“Sehingga, arahan Kapolda Riau untuk memberikan cool storage. Gunanya untuk apa, dengan korban sebegitu banyak dengan kamar jenazah yang terbatas, kita harus memanage penguasaan jenazah sehingga proses identifikasi berjalan baik,” kata Kombes Wahono.

Cool storage ini sangat diperlukan, mengingat jenazah perlu perhatian khusus, mengingat kondisinya yang mudah mengalami pembusukan. Jenazah yang terpapar udara dengan cepat mengalami pembusukan, sehingga akan lebih sulit untuk dikenali.

Asisten II Sekda Kabupaten Agam, Adrinaldi menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan dari Polda Riau tersebut.

“Kita sangat bersyukur dan berterima kasih kedatangan pendingin jenazah ini bisa membantu dalam pekerjaan bapak-bapak dari DVI, sehingga ke depannya,” kata Adrinaldi.

Ia menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh Polda Riau dalam upaya penanganan bencana, khususnya di Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

“Kami mewakili Pemerintah Kabupaten Agam mengucapkan terima kasih yang sangat besar kepada Bapak Kapolda dan Wakapolda, umumnya Polda Riau yang membantu full dalam penanganan bencana di Kabupaten Agam ini,” jelasnya.

Ia menambahkan, di tengah kondisi berduka ini, Pemkab Agam merasa bangga karena bantuan mengalir dari mana-mana.

“Memang kita sedang berduka, tetapi kita sangat bangga bahwa kita tidak sendiri. Banyak teman-teman dari pemerintahan kota, TNI, Polri yang membantu kuta, mudah-mudahan dengan bantuan ini bisa mempercepat pemulihan di Kabupaten Agam. Sekali lagi kami ucapkan terima kasih kepada Polda Riau, salam untuk Bapak Kapolda Riau, mudah-mudahan ini menjadi ladang ibadah,” katanya.

Kapolres Pidie Jaya Distribusikan Bantuan Kemanusiaan untuk Warga Korban Banjir

Meureudu — Kapolres Pidie Jaya AKBP Ahmad Faisal Pasaribu memimpin langsung penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak banjir di wilayah Kabupaten Pidie Jaya, Sabtu, 6 November 2025. Kegiatan ini merupakan wujud nyata “Polres Pidie Jaya Peduli Bencana Banjir Kabupaten Pidie Jaya”, sekaligus komitmen Polri dalam menghadirkan pelayanan humanis bagi warga yang sedang mengalami masa sulit.

Sebelum pelaksanaan pelepasan, Kapolres yang didampingi Wakapolres Kompol Iswahyudi serta Kasi Humas AKP Mahruzar Hariadi terlebih dahulu melakukan pengecekan terhadap seluruh bantuan yang akan disalurkan. Langkah ini memastikan bahwa seluruh paket bantuan dalam kondisi baik, lengkap, dan siap didistribusikan kepada warga terdampak.

Pelepasan tim bantuan dilakukan seusai apel pagi di halaman Mapolres Pidie Jaya. Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakapolres Kompol Iswahyudi, para Kabag, para Kasat, Kasi Humas, para perwira, dan personel Polres Pidie Jaya dari berbagai satuan kerja.

Bantuan kemudian diantarkan menggunakan kendaraan dinas oleh Kabag Ops, Kasat Reskrim, Kasat Samapta, Kasat Lantas, Kasat Binmas, Pamapta, serta personel lainnya ke sejumlah titik lokasi banjir.

Adapun bantuan yang disalurkan meliputi beras, susu, gula, teh, mi instan, telur, popok anak, air mineral, pembalut wanita, serta perlengkapan rumah tangga lainnya. Selain itu, Polres Pidie Jaya juga menyediakan satu ekor sapi dengan berat bersih 200 kilogram untuk disembelih. Daging sapi tersebut selanjutnya dibagikan ke dapur-dapur umum pengungsian sebagai tambahan kebutuhan konsumsi warga yang terdampak.

Kapolres Pidie Jaya AKBP Ahmad Faisal Pasaribu menegaskan bahwa meskipun bantuan ini tidak besar, namun diharapkan dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Ini adalah bukti bahwa Polri selalu hadir untuk masyarakat. Semoga bantuan ini dapat dirasakan dan membantu meringankan beban saudara-saudara kita,” ujarnya.

Inisiatif ini sejalan dengan motto Polda Aceh “Meutuah Sabe Tajaga, Aceh Mulia”, yang menempatkan kepedulian, keselamatan, dan kemanusiaan sebagai prioritas utama dalam setiap tindakan kepolisian.

Melalui kegiatan kemanusiaan ini, Polres Pidie Jaya kembali menegaskan komitmennya sebagai institusi yang responsif, peduli, dan selalu berada di tengah masyarakat dalam setiap situasi darurat maupun pemulihan pascabencana.

Ibu Bhayangkari Pandu Helikopter Bantuan ke Desa Terisolasi di Tapanuli Tengah

Tapanuli Tengah – Di tengah upaya penanggulangan bencana banjir bandang di Tapanuli Tengah, nama Marlina Wiguna Lumban Tobing muncul sebagai salah satu sosok kunci di lapangan. Ia bukan pejabat, bukan petugas berseragam, tetapi seorang ibu Bhayangkari, istri dari anggota Polri Ipda Nardus Sefri Siahaan yang bertugas di Satlantas Polres Tapanuli Tengah.

Ketika desanya terdampak banjir bandang dan akses darat terputus akibat longsor dan timbunan material, Marlina mengambil keputusan yang tidak mudah. Ia berjalan kaki menembus hutan dari desanya menuju Kota Pandan, Sibolga, untuk mencari bantuan bagi warga. Perjalanan itu bukan hanya soal jarak, tetapi soal tekad untuk memastikan pertolongan bisa datang secepat mungkin.

Perjuangan Marlina kemudian membawanya bertemu dengan unsur TNI, Polri, dan pihak terkait yang sedang mempersiapkan misi bantuan menggunakan helikopter. Dalam penerbangan itu, Marlina ikut serta, bukan sebagai penumpang biasa, tetapi sebagai pemandu menuju Desa Bonandolok, salah satu desa yang paling terisolasi akibat bencana.

Dari udara, tampak warga berkumpul dan menanti kedatangan helikopter di bawah sana. Berdasarkan arahan Marlina, pilot akhirnya menemukan sebuah area terbuka yang dinilai cukup aman untuk dijadikan titik pendaratan. Di lokasi itulah helikopter AS-332 C+1 Super Puma / H-3217 menurunkan bantuan berupa sembako dan kebutuhan pokok lainnya.

Di sela-sela proses penurunan logistik, Marlina sempat bertemu dengan keluarganya. Pertemuan itu berlangsung singkat, namun cukup untuk saling berpelukan dan memastikan bahwa semua dalam keadaan selamat. Tanpa banyak kata, fokus utamanya tetap pada misi: memastikan bantuan benar-benar sampai kepada warga desa.

Sebagai istri seorang anggota Polri yang sehari-hari bertugas di Satlantas Polres Tapanuli Tengah, Marlina menunjukkan bahwa peran Bhayangkari bukan hanya di balik layar. Dalam situasi darurat, ia hadir sebagai jembatan antara warga dan aparat, membawa informasi, menunjukkan lokasi, dan membantu proses distribusi bantuan dengan tenang dan terukur.

Misi kemanusiaan di Tapanuli Tengah ini melibatkan banyak pihak, mulai dari Polri, TNI, hingga para relawan. Apresiasi disampaikan kepada Komandan Lanud Soewondo Marsma TNI Tiopan Hutapea, S.Sos., M.A.P beserta seluruh anggota Lanud Soewondo, serta seluruh crew helikopter AS-332 C+1 Super Puma / H-3217 yang berperan dalam operasi udara.

Di antara rangkaian unsur resmi itu, kehadiran seorang ibu Bhayangkari seperti Marlina menjadi pengingat bahwa respon bencana tidak hanya bertumpu pada kekuatan institusi, tetapi juga keberanian individu. Tanpa banyak sorotan, ia menjalankan peran sebagai istri, ibu, dan warga desa yang peduli, sekaligus menjadi bagian penting dari rantai pertolongan bagi desanya.

Tim Trauma Healing SDM Polda Aceh Beri Dukungan Psikososial Bencana Alam Di Langsa

Langsa — Tim Trauma Healing Bagian Psikologi SDM Polda Aceh memberikan dukungan Psikososial Bencana Alam di wilayah Langsa, Jum’at, 5 Desember 2025.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S. I. K, Sabtu, 6 Desember 20250, dalam keterangannya, menyebutkan Tim Trauma Healing Bagian Psikologi SDM Polda Aceh yang dipimpin Kasubbagsipol Kompol Raswan Effendi, S. Psi., M. Psi., Psikolog, bersama anggotanya melakukan kegiatan dalam rangka memberikan dukungan Psikososial Bencana Alam di wilayah Kota Langsa, serta bersama Tim Psikologi SSDM Polri dan Tim Polwan Mabes Polri.

Anggota Trauma Healing Biro SDM Polda Aceh yang mendampingi Kasubbagsipol Bagian Psikologi Biro SDM Polda Aceh terdiri dari :

  1. Iptu Rahmi Muhammad, S.Psi., M.Psi., Psikolog. (Pamin 2 Urren Subbagrenmin Biro SDM Polda Aceh);
  2. Ipda Amiruddin, S.Psi., M.Psi. (Ps. Paursubbagpsipers Biro SDM Polda Aceh);
  3. Bripda Mentari Mahbengi, S.Psi. (Banum Subbagpsipers Biro SDM Polda Aceh).

Kegiatan Trauma Healing itu digelar di Kota Langsa pada hari ini, tepatnya untuk memberikan dukungan Psikososial kepada Personel Polres Langsa dan masyarakat terdampak bencana, sambung Kabid Humas.

Tim tersebut juga melakukan home visit ke Asrama Polres Langsa dan memberikan Trauma Healing untuk Personel Polres Langsa dan keluarga, lanjutnya lagi.

Kedatangan Tim Trauma Healing ke tempat mereka disambut dengan dengan baik dan mereka juga menyampaikan terima kasih kepada tim yang telah memberikan bantuan Psikososial, sehingga dapat mengurangi beban dalam situasi terdampak bencana saat ini, tutup Kabid Humas.

Brimob Polda Sumut Bangun MCK dan Tandon Air Bersih untuk Korban Banjir Bandang di Batang Toru

Batang Toru – Upaya pemulihan pascabencana banjir bandang dan tanah longsor di wilayah Tapanuli Bagian Selatan terus berjalan. Pada Jumat (05/12/2025), sejak pukul 08.00 WIB, personel Batalyon-C Satbrimob Polda Sumut yang berada di Posko Utama Desa Garoga kembali melaksanakan pelayanan kemanusiaan dengan membangun fasilitas MCK dan tandon air bersih bagi warga terdampak.

Kegiatan yang dipimpin Danki-2 Batalyon C, IPTU Januar Fazhari, S.H., tersebut menjadi langkah nyata Polri dalam memberikan layanan mendasar kepada masyarakat yang saat ini masih bertahan di posko pengungsian. Proses pembangunan memanfaatkan berbagai peralatan seperti cangkul, senso, palu, dan gergaji untuk mempercepat penyelesaian fasilitas.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan menyampaikan bahwa kebutuhan air bersih dan sanitasi telah menjadi fokus utama setelah kondisi kawasan terdampak mulai stabil.

“Setelah proses evakuasi dan penyaluran bantuan berjalan, kini kami memastikan kebutuhan sanitasi warga terpenuhi. Personel Brimob membangun fasilitas MCK dan tandon air agar masyarakat dapat menjaga kebersihan dan kesehatan selama berada di lokasi pengungsian,” ujar Kombes Ferry, Sabtu (6/12).

Ia menegaskan bahwa fasilitas tersebut bukan hanya bentuk bantuan fisik, namun juga bagian dari pemulihan psikologis warga yang terdampak bencana.

“Ketersediaan air bersih dan fasilitas sanitasi sangat penting untuk menjaga kesehatan, terutama di lokasi yang padat pengungsi. Polri akan terus memastikan layanan ini hadir secara optimal,” tambahnya.

Hingga kegiatan selesai, pembangunan MCK telah memasuki tahap finishing, sementara dudukan tandon air telah siap digunakan. Proses pengerjaan berlangsung aman dan tertib serta mendapat respons positif dari warga setempat.

Polri melalui Satbrimob Polda Sumut menegaskan komitmennya untuk tetap hadir membantu masyarakat hingga seluruh kebutuhan dasar di wilayah terdampak dapat terpenuhi secara baik dan berkelanjutan.

Dapur Umum dan Layanan Kesehatan Posko Brimob Polda Sumut Jadi Andalan Warga Terdampak Banjir di Batang Toru

TAPSEL – Upaya kemanusiaan Sat Brimob Polda Sumut terus menyentuh warga terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan.

Melalui Posko 1 Brimob Batalyon C Pelopor yang berlokasi di Desa Aek Ngadol, kegiatan dapur umum dan layanan kesehatan menjadi pusat perhatian warga yang masih memerlukan bantuan pascabencana.

Pada Jumat (05/12/2025), sejak pagi hari, personel Brimob bersama warga setempat memasak makanan di dapur umum yang disediakan di posko. Bahan makanan diolah setiap hari untuk memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat terdampak, sekaligus personel gabungan yang tengah bertugas dalam misi kemanusiaan. Proses memasak dilakukan secara bergantian, melibatkan warga agar bantuan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.

Tidak hanya menyediakan makanan siap santap, posko juga menjadi pusat layanan kesehatan bagi warga yang mengalami masalah pascabencana. Personel Batalyon C Pelopor bersama tim tenaga kesehatan dari Biddokkes RS Bhayangkara TK IV Batang Toru melayani pemeriksaan kesehatan bagi warga yang mengalami gangguan kesehatan akibat lingkungan pascabencana, seperti luka ringan, demam, hingga keluhan pernapasan.

Banyak warga datang ke Posko untuk mendapatkan pengobatan karena akses layanan kesehatan formal masih terganggu akibat kondisi jalan dan lokasi terdampak yang sulit dilalui. Pemeriksaan diberikan gratis kepada masyarakat dan personel yang terlibat dalam operasi BKO.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Dr. Ferry Walintukan, S.I.K., S.H., M.H., mengatakan bahwa layanan dapur umum dan kesehatan menjadi bagian utama dari upaya Polri membantu masyarakat dalam pemulihan pascabencana.

“Personel Brimob tidak hanya menjaga dan melakukan evakuasi, tetapi juga menyediakan dapur umum serta layanan kesehatan di posko bagi warga yang membutuhkan. Kami ingin memastikan bahwa kebutuhan harian hingga pemulihan kesehatan masyarakat tetap terpenuhi,” ujarnya.

Selain itu, Posko 1 juga menerima bantuan tambahan berupa tangki air yang menjadi kebutuhan mendesak warga akibat air bersih yang sulit diperoleh pascabanjir. Bantuan ini akan dikelola bersama personel posko dan perangkat desa agar dapat digunakan oleh seluruh warga sekitar.

Kegiatan berjalan dengan aman dan tertib, serta mendapat apresiasi dari masyarakat. Kehadiran dapur umum dan layanan kesehatan menjadi bukti bahwa Polri, dalam hal ini Sat Brimob Polda Sumut, hadir bukan hanya sebagai pengaman, tetapi sebagai garda terdepan dalam memulihkan kehidupan sosial dan kesehatan warga yang terdampak bencana.

Kapolres Aceh Selatan Berikan Bantuan Sembako untuk Warga Terdampak Banjir di Desa Ladang Rimba Trumon

Tapaktuan – Sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam yakni banjir, Kapolres Aceh Selatan AKBP T. Ricki Fadlianshah, S.I.K., memberikan bantuan sembako kepada warga Desa Ladang Rimba, Kecamatan Trumon, yang menjadi korban banjir. Bantuan tersebut diserahkan langsung kepada masyarakat sebagai upaya meringankan beban dan kebutuhan sehari-hari setelah banjir melanda wilayah tersebut, Sabtu, 6 Desember 2025.

Penyerahan bantuan dilakukan di Mako Polsek Trumon. Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Aceh Selatan didampingi Wakapolres serta para Pejabat Utama (PJU) Polres Aceh Selatan. Puluhan paket bahan kebutuhan pokok diberikan kepada masyarakat sebagai bentuk respon cepat Polres Aceh Selatan terhadap kondisi warga yang sedang mengalami kesulitan.

Kapolres Aceh Selatan menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian jajaran Polres Aceh Selatan kepada masyarakat yang tertimpa musibah. “Kami hadir bukan hanya untuk mengamankan situasi, tetapi juga untuk membantu masyarakat yang sedang mengalami kesulitan. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat dan sedikit meringankan beban warga yang terdampak banjir,” ujar Kapolres.

Sehari sebelumnya, Kapolres Aceh Selatan bersama personel terjun langsung ke lapangan untuk membantu pengaturan arus lalu lintas di lokasi banjir. Kapolres berada di lokasi hingga malam hari memastikan arus kendaraan tetap berjalan aman dan lancar hingga banjir berangsur surut. Usai kegiatan, Kapolres bermalam di Mako Polsek Trumon untuk memastikan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi kondisi cuaca.

Melalui pemberian bantuan ini, Polres Aceh Selatan berharap masyarakat Desa Ladang Rimba yang terdampak banjir dapat segera pulih dan bangkit dari musibah. Polres Aceh Selatan juga menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat, baik dalam menjaga keamanan maupun memberikan bantuan kemanusiaan ketika warga mengalami bencana.

Tim Polwan RI dan Tim Trauma Healing Polri Berikan Dukungan Psikososial untuk Penyintas Banjir dan Personel di Sumbar

Sumatera Barat— Tim Polwan RI bersama Tim Trauma Healing Biro Psikologi SSDM Polri melaksanakan kegiatan layanan psikososial dalam rangka siaga bencana di wilayah Polda Sumatera Barat.

Kegiatan berlangsung pada Jumat (5/12) pukul 14.00 WIB di Posko Polres Agam dan Posko SDN 05 Palembayan, melibatkan 12 personel yang terdiri dari Polwan RI, tim trauma healing Psikologi SSDM Polri, serta Bagpsi Ro SDM Polda Sumbar.

Dalam kegiatan tersebut, tim memberikan konseling dan dukungan psikososial kepada 10 ibu relawan yang terlibat dalam kerja bakti di lingkungan pengungsian, guna menjaga motivasi mereka selama penanganan bencana.

Selain itu, sebanyak 32 penyintas banjir di Posko SDN 05 juga menerima layanan hypnotherapy dan NLP untuk membantu relaksasi serta membangun kekuatan diri. Dukungan serupa diberikan kepada 25 personel Brimobda Sumbar berupa konseling, phototherapy, dan relaksasi untuk membantu mengurangi beban fisik maupun emosional selama bertugas.

Kombes Pol. Erdi A. Chaniago, menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan kegiatan ini. “Upaya trauma healing ini sangat penting untuk menjaga ketahanan mental, baik bagi para penyintas maupun personel yang bekerja di lapangan. Kami ingin memastikan bahwa semua pihak mendapatkan dukungan yang mereka butuhkan,” ujarnya.

Hasil kegiatan menunjukkan respons positif. Para relawan merasa diperhatikan dan lebih termotivasi, peserta hypnotherapy mengaku lebih tenang dan segar, sementara personel Brimobda menyampaikan bahwa mereka dapat mengekspresikan emosi yang terpendam serta memperoleh keterampilan sederhana untuk menjaga ketenangan selama bertugas.

Polda Aceh Kembali Kirimkan Bantuan dan Nakes untuk Korban Banjir di Aceh Tamiang

Banda Aceh — Polda Aceh kembali memberangkatkan bantuan logistik dan tenaga kesehatan (nakes) melalui Helikopter AW169 dari Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM), Blang Bintang. Nantinya, logistik tersebut akan disalurkan untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir, Jumat, 5 Desember 2025.

Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, melalui Kabid Humas Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan kelanjutan dari rangkaian respons cepat Polda Aceh dalam memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi meski akses darat di sejumlah titik masih terputus akibat bencana banjir.

Menurut Joko, seluruh bantuan logistik tersebut akan di-drop di Islamic Center Kabupaten Aceh Tamiang, sebelum kemudian didistribusikan secara terkoordinasi kepada para pengungsi dan warga terdampak banjir.

“Total bantuan logistik yang kami kirim hari ini sebanyak 348 kilogram. Bantuan ini terdiri dari Alkom 5 koli (135 kg), air mineral galon 3 unit (60 kg), mesin air 2 koli (12 kg), inventaris Dansat 1 koli (17 kg), obat-obatan 4 koli (51 kg), rak galon 1 koli (4 kg), komputer dan berkas SDM 1 koli (15 kg), serta biskuit 9 koli (54 kg),” rinci Joko, dalam rilisnya, Jumat, 5 Desember 2025.

Selain bantuan logistik, Polda Aceh juga mengirimkan tenaga kesehatan dari Bagkes Brimob. Para nakes tersebut akan memberikan pelayanan kesehatan gratis, baik bagi personel yang bertugas maupun masyarakat umum yang membutuhkan penanganan medis akibat dampak banjir.

Joko menambahkan bahwa pengiriman bantuan secara berkala ini merupakan bukti nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, terutama dalam situasi krisis yang membutuhkan respons cepat dan terarah.

“Kami memastikan bahwa masyarakat Aceh Tamiang tidak menghadapi bencana ini sendirian. Polri hadir, bekerja, dan membantu maksimal di semua lini. Mulai dari evakuasi, distribusi bantuan, sampai pelayanan kesehatan,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak panik, dan selalu mematuhi arahan petugas di lapangan. Menurutnya, seluruh unsur pemerintah, baik Polri, TNI, BPBD, Basarnas, maupun unsur terkait lainnya, terus bersinergi untuk mempercepat penanganan banjir serta memulihkan kondisi masyarakat secepat mungkin.

Respons cepat dari Polda Aceh ini diharapkan mampu membantu meringankan beban masyarakat Aceh Tamiang serta mempercepat proses pemulihan dari bencana banjir yang melanda wilayah tersebut.

“Mohon masyarakat tetap bersabar dan tenang. Kami bekerja siang dan malam agar bantuan tersalurkan dengan baik dan pelayanan kesehatan tetap tersedia. InsyaAllah, semua upaya ini dilakukan untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan masyarakat,” tutup Joko.

Brimob Polda Sumut Bersama Relawan Mapel Indonesia Salurkan Bantuan Sembako untuk Warga Terdampak Bencana di Sibolga–Tapteng

SIBOLGA – Kepedulian kepada masyarakat terdampak bencana kembali diwujudkan melalui aksi sosial Satbrimob Polda Sumut bersama Relawan Mapel Indonesia pada Jumat (5/12/2025). Penyaluran bantuan dilakukan di wilayah Sibolga dan Tapanuli Tengah dipimpin oleh Iptu Yauwardi, S.H., dengan menyasar posko-posko bantuan dan titik distribusi yang membutuhkan.

Dalam kegiatan tersebut, bantuan sembako disalurkan melalui posko bantuan wilayah Sibolga Selatan yang kemudian diteruskan kepada Yayasan Ummi Tanjung Ta Awudz dan Dapur Umum Desa Lopian, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah. Warga terdampak mendapat prioritas penyaluran setelah dilakukan pendataan berbasis kebutuhan.

Bantuan yang diberikan meliputi 120 kilogram beras, satu karung labu, 11 kotak mie instan, serta dua karung pakaian. Seluruh bantuan diberikan secara langsung dan diterima perwakilan yayasan serta dapur umum untuk kemudian disalurkan kepada masyarakat Desa Lopian yang paling membutuhkan.

Kegiatan ini menjadi wujud kehadiran Polri dalam memberikan dukungan bagi pemulihan situasi pascabencana. Tidak hanya memberikan bantuan fisik, kehadiran tim di lapangan juga bertujuan memberikan semangat kepada masyarakat agar tetap kuat dan optimis dalam menghadapi masa sulit.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Dr. Ferry Walintukan, S.I.K., S.H., M.H., menyampaikan bahwa aksi sosial tersebut merupakan bukti kolaborasi antara kepolisian dan elemen masyarakat.

“Bantuan yang disalurkan ini merupakan bentuk kepedulian dan komitmen kami untuk hadir dan membantu warga terdampak. Polri tidak hanya menjalankan tugas pengamanan, tetapi juga terpanggil secara kemanusiaan untuk hadir dan memberi solusi di tengah kesulitan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya sinergi bersama relawan sebagai kekuatan dalam percepatan pemulihan kondisi pascabencana.

“Kami mengapresiasi peran Relawan Mapel Indonesia yang turut bergerak bersama kami. Semangat gotong royong seperti ini menjadi modal penting dalam meringankan beban masyarakat,” pungkasnya.

Melalui aksi distribusi bantuan ini, diharapkan kebutuhan harian masyarakat terpenuhi dan menjadi pemulihan awal kondisi sosial ekonomi warga terdampak bencana di wilayah Sibolga–Tapanuli Tengah.