Polri Persilakan Masyarakat Menyalurkan Bantuan Logistik melalui Posko Pondok Cabe

Pondok Cabe – Semangat gotong royong kembali menjadi kekuatan utama dalam penanganan bencana di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. Pada Jumat, 5 Desember 2025, Polri kembali memberangkatkan bantuan kemanusiaan dalam jumlah besar menuju sejumlah titik terdampak, terutama wilayah Sumatera Barat seperti Padang Pariaman, Agam, dan Pesisir Selatan yang hingga kini masih memerlukan bantuan logistik tambahan. Bantuan juga diarahkan ke Aceh dan Medan sebagai bagian dari dukungan lintas-provinsi untuk memenuhi kebutuhan mendesak para pengungsi.

Polri menyampaikan bahwa masyarakat, komunitas relawan, serta lembaga kemanusiaan dipersilakan memanfaatkan fasilitas pengiriman bantuan melalui Posko Bantuan Terpusat di Lanud Pondok Cabe sebagai bagian dari gerakan gotong royong nasional membantu saudara-saudara kita. Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, menegaskan bahwa Polri siap mendampingi proses pendataan, pengangkutan, hingga memastikan bantuan tiba dengan aman. Untuk kemudahan koordinasi, masyarakat dapat menghubungi Call Center Posko Bantuan Terpusat: +628113864906.

Pada hari yang sama, Polri bersama masyarakat dan relawan memberangkatkan 4.093,5 kg bantuan logistik menggunakan Pesawat Polri CN 295 registrasi P-4501 dari Pondok Cabe menuju Bandara Kualanamu. Penerbangan dimulai dengan Start Engine pukul 06.50 WIB dan Take Off pada 07.11 WIB. Dua relawan KitaBisa, Mailan Arafi dan Naya Devisa, turut serta memastikan kelancaran distribusi bantuan setibanya di lokasi.

Bantuan yang dibawa merupakan hasil gotong royong berbagai pihak. Dari Korlantas Polri, logistik yang dikirimkan berjumlah 1.197,5 kg, terdiri dari kebutuhan dasar seperti sikat gigi, pasta gigi, sabun, sampo, pembalut, selimut, handuk, matras, kaos, serta pakaian dalam. Dari Korpri, bantuan mencapai 224,5 kg, meliputi mi instan, biskuit, susu kaleng, dan air mineral. Sementara itu, KitaBisa mengirimkan 2.671,5 kg logistik, seperti gula pasir, beras premium, family food, popok bayi dan dewasa, minyak goreng, makanan instan, perlengkapan kebersihan, makanan ringan, serta beberapa kebutuhan tambahan seperti makanan hewan peliharaan. Seluruh bantuan disesuaikan dengan kebutuhan riil masyarakat terdampak di lapangan.

Polri telah menyiapkan sejumlah posko distribusi untuk memastikan bantuan diterima secara merata dan tepat sasaran. Di antaranya Posko Logistik Polda Aceh dan Posko Terpadu Lanud Banda Aceh, Posko Logistik Polda Sumbar di Padang Utara, serta tiga posko di Sumatera Utara—Polda Sumut, Kualanamu, dan Silangit. Selain jalur udara, Polri juga mengerahkan helikopter, kapal Ditpolairud, dan kendaraan taktis untuk menjangkau wilayah yang sulit diakses.

Pada hari sebelumnya, Kamis, pukul 12.45 WIB Pesawat Polri Fokker 27 P-4401 tiba di Bandara Internasional Kualanamu membawa bantuan logistik dari masyarakat, relawan KitaBisa bersama Kasubbid Penmas Bid Humas Polda Sumut memberikan keterangan doorstop. Ferry Irwandi dari KitaBisa menjelaskan bahwa setelah melakukan penggalangan dana selama 24 jam dan berhasil mengumpulkan Rp 10,3 miliar, mereka mulai mengirimkan 2,6 ton bantuan awal yang diprioritaskan ke wilayah dengan kebutuhan tertinggi, seperti Aceh Tamiang. Bantuan tersebut berisi makanan siap konsumsi bergizi, perlengkapan bayi, kebutuhan ibu menyusui, pembalut, pakaian dalam, dan perlengkapan kebersihan. Mereka juga berkolaborasi dengan penyedia air bersih karena banyak titik terdampak yang kekurangan pasokan. Ia menyampaikan apresiasi kepada Ditpolairud Polri yang membantu mengangkut 2,5 ton bantuan ketika akses transportasi udara terbatas, serta menegaskan bahwa percepatan distribusi hanya bisa terwujud melalui kolaborasi semua pihak—pemerintah, relawan, masyarakat, dan institusi.

Dari KitaBisa Sumut, Haikal menyampaikan bahwa distribusi lanjutan akan diarahkan ke Desa Tualang, Kabupaten Langkat, serta beberapa titik tambahan lainnya. Apabila jalur menuju Aceh Tamiang memungkinkan, wilayah tersebut akan menjadi prioritas utama. Hibat dari KitaBisa Jakarta menambahkan bahwa bantuan yang dibawa mencakup pampers, pakaian, kebutuhan anak, dan makanan siap konsumsi.

Brigjen Pol Trunoyudo menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh masyarakat Indonesia yang telah bergotong royong mendukung saudara-saudara kita yang terdampak. Ia menegaskan bahwa Polri akan terus mendampingi setiap proses pengiriman dan bekerja bersama relawan serta masyarakat agar bantuan tersalurkan secara cepat dan tepat sasaran. Semangat gotong royong inilah, lanjutnya, yang menjadi kekuatan terbesar bangsa Indonesia dalam menghadapi situasi kebencanaan. Polri mengajak seluruh elemen untuk terus memperkuat solidaritas melalui pemanfaatan posko dan call center sebagai pusat kolaborasi kemanusiaan.

Call Center Posko Bantuan Terpusat: +628113864906

Polda Riau Kirim 3.459 Peralatan Kerja ke Aceh dan Sumbar untuk Percepatan Pemulihan Pascabencana

Pekanbaru – Kepolisian Negara Republik Indonesia hadir dalam upaya pemulihan pascabencana di Provinsi Aceh dan Sumatera Barat. Upaya ini mendapat tambahan dukungan logistik berupa ribuan peralatan kerja yang dikirim dari Polda Riau. Pengiriman dilakukan pada Jumat (5/12/2025) sekitar pukul 14.00 WIB dari Halaman Mapolda Riau, Pekanbaru.

Sebanyak 3.459 unit peralatan diberangkatkan, terdiri dari 945 gerobak angkong, 1.256 cangkul, dan 1.258 sekop. Peralatan ini ditujukan untuk membantu pembersihan permukiman warga dan kawasan terdampak yang tidak terjangkau alat berat. Distribusi akan difokuskan ke dua provinsi, yakni Aceh dan Sumatera Barat.

Sebelumnya, dari Polda Riau juga telah mengirimkan peralatan berat seperti ekskavator, dozer, toilet portable, serta personel yang diperkuat tim trauma healing untuk mendukung penanganan di lapangan. Tahap pengiriman kali ini menyasar kebutuhan kerja manual di titik-titik yang akses jalannya sudah dibuka, namun masih memerlukan pembersihan lanjutan di lingkungan tempat tinggal warga.

“Kami mengirimkan peralatan yang bisa dibawa langsung oleh personel sampai ke sasaran-sasaran yang tidak bisa dimasuki alat berat. Fokusnya untuk pencarian dan pembersihan di permukiman masyarakat terdampak,” ujar Karo Ops Polda Riau Kombes Pol Ino Harianto dalam keterangan di lokasi pelepasan.

Pengiriman logistik ini berada di bawah koordinasi Polresta Pekanbaru, yang akan mengatur teknis penyaluran di dua daerah tujuan. Pemantauan kebutuhan di lapangan disebut terus dilakukan agar bantuan yang dikirim menyesuaikan kondisi terkini dan dapat segera digunakan untuk mempercepat aktivitas warga kembali normal.

Selain dukungan peralatan, jajaran yang terlibat dalam operasi kemanusiaan ini menyatakan akan terus mengevaluasi kebutuhan di lokasi bencana dari waktu ke waktu, seiring proses pembersihan, pencarian, dan pemulihan sosial masyarakat yang terdampak. Seluruh rangkaian kegiatan pelepasan bantuan di Mapolda Riau pada Jumat siang berlangsung dalam situasi aman dan terkendali.

Air Bersih Didistribusikan, Polda Sumut Bantu Pulihkan Kondisi Masyarakat Tapteng

SIBOLGA – Polda Sumatera Utara melalui Satuan Brimob terus menunjukkan komitmennya dalam membantu penanganan bencana alam yang melanda sejumlah titik di Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah. Pada Rabu, 03 Desember 2025, kegiatan pendistribusian air bersih dilakukan di wilayah Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah.

Hadirnya alat Water Treatment milik Satbrimob Polda Sumut menjadi solusi krusial bagi warga yang sudah beberapa hari mengalami kekurangan pasokan air bersih akibat bencana yang terjadi. Ribuan liter air layak konsumsi disalurkan ke masyarakat dan fasilitas umum terdampak.

Kabid Humas Polda Sumut menyampaikan bahwa layanan kemanusiaan tersebut merupakan bukti nyata bahwa Polri hadir tidak hanya dalam penanganan keamanan, namun juga membantu pemulihan kondisi masyarakat pascabencana.

“Kami memahami bahwa kebutuhan air bersih menjadi paling mendesak bagi masyarakat di masa darurat seperti ini. Satbrimob Polda Sumut sudah menurunkan peralatan Water Treatment untuk memastikan pasokan air yang sehat dan layak konsumsi tersedia bagi warga. Ini merupakan bentuk pengabdian Polri kepada masyarakat,” ungkap Kabid Humas Polda Sumut.

Sementara itu, Dansat Brimob Polda Sumut menyampaikan bahwa pendistribusian dilakukan secara terstruktur dengan mengutamakan titik yang terdampak paling parah, serta menjangkau lokasi yang sulit akses akibat dampak banjir dan kerusakan sarana umum.

“Satbrimob terus bergerak di lapangan. Water Treatment ini diposisikan agar dapat melayani masyarakat secara langsung dan cepat. Kami pastikan kebutuhan air bersih terpenuhi, terutama di titik-titik pemukiman yang mengandalkan suplai dari bantuan kami,” ujar Dansat Brimob Polda Sumut.

Masyarakat yang menerima bantuan mengaku sangat terbantu dan mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan Polda Sumut. Sejumlah warga menyampaikan bahwa suplai air bersih sebelumnya sangat terbatas dan biaya pembelian air meningkat pasca bencana.

Dengan dukungan sarana operasional yang lengkap serta personel yang siaga, pendistribusian air bersih berjalan aman, lancar, dan tepat sasaran. Polda Sumut juga memastikan kegiatan kemanusiaan ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan hingga kondisi masyarakat kembali normal.

Polri Salurkan Puluhan Ribu Bantuan Logistik untuk Korban Bencana Alam di Sumatera Barat

Sumatra Barat – Upaya penanganan bencana alam di wilayah Sumatera Barat terus dipercepat. Hingga Jumat, (5/12 2025), Polda Sumatera Barat melaporkan telah mengerahkan 52 personel untuk melakukan pendistribusian bantuan ke sejumlah daerah terdampak.

Total bantuan yang dihimpun mencapai:

  • 356 unit peralatan penyelamatan, dan
  • 72.377 paket bahan makanan.

Bantuan tersebut disalurkan secara bertahap ke kabupaten/kota prioritas yang terdampak bencana, meliputi:

  1. Kota Padang

Total: 18.946 bantuan

  • Peralatan: 167
  • Bahan makanan: 18.779
  1. Kota Padang Panjang / Kabupaten Tanah Datar

Total: 4.170 bantuan

  • Peralatan: 33
  • Bahan makanan: 4.137
  1. Kabupaten Agam

Total: 13.636 bantuan

  • Peralatan: 36
  • Bahan makanan: 13.600
  1. Kota Solok / Kabupaten Solok

Total: 1.762 bantuan

  • Peralatan: 4
  • Bahan makanan: 1.758
  1. Kabupaten Padang Pariaman

Total: 1.369 bantuan

  • Peralatan: 37
  • Bahan makanan: 1.332

Jenis bantuan yang telah disebar mencakup peralatan evakuasi seperti pelampung, perahu karet, chain saw, solar panel, genset, tenda pengungsi, hingga lampu emergency. Sementara bantuan kebutuhan dasar terdiri dari beras, gula, kopi, teh, makanan bayi, mie instan, minyak goreng, air mineral, susu berbagai jenis, hingga telur dan makanan siap saji.

Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, menyampaikan bahwa Polri memastikan distribusi kebutuhan masyarakat berjalan cepat dan merata.

“Polri terus bekerja di lapangan untuk memastikan setiap bantuan yang diterima bisa sampai ke masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Respons cepat ini kami lakukan agar warga terdampak bencana dapat segera terbantu,” ujarnya.

Ia menegaskan komitmen Polri untuk terus berada di tengah masyarakat hingga situasi benar-benar pulih.

“Kami memonitor seluruh titik terdampak. Polri siap menambah personel maupun bantuan tambahan kapan pun diperlukan. Prinsipnya, keselamatan dan kebutuhan masyarakat adalah prioritas kami,” tambah Brigjen Trunoyudo.

Upaya pendistribusian yang dilakukan Polda Sumbar ini diharapkan dapat mempercepat penanganan darurat dan membantu meringankan beban masyarakat di wilayah bencana.

Polri Salurkan Puluhan Ribu Bantuan Logistik untuk Korban Bencana Alam di Sumatera Barat

Sumatra Barat – Upaya penanganan bencana alam di wilayah Sumatera Barat terus dipercepat. Hingga Jumat, (5/12 2025), Polda Sumatera Barat melaporkan telah mengerahkan 52 personel untuk melakukan pendistribusian bantuan ke sejumlah daerah terdampak.

Total bantuan yang dihimpun mencapai:

  • 356 unit peralatan penyelamatan, dan
  • 72.377 paket bahan makanan.

Bantuan tersebut disalurkan secara bertahap ke kabupaten/kota prioritas yang terdampak bencana, meliputi:

  1. Kota Padang

Total: 18.946 bantuan

  • Peralatan: 167
  • Bahan makanan: 18.779
  1. Kota Padang Panjang / Kabupaten Tanah Datar

Total: 4.170 bantuan

  • Peralatan: 33
  • Bahan makanan: 4.137
  1. Kabupaten Agam

Total: 13.636 bantuan

  • Peralatan: 36
  • Bahan makanan: 13.600
  1. Kota Solok / Kabupaten Solok

Total: 1.762 bantuan

  • Peralatan: 4
  • Bahan makanan: 1.758
  1. Kabupaten Padang Pariaman

Total: 1.369 bantuan

  • Peralatan: 37
  • Bahan makanan: 1.332

Jenis bantuan yang telah disebar mencakup peralatan evakuasi seperti pelampung, perahu karet, chain saw, solar panel, genset, tenda pengungsi, hingga lampu emergency. Sementara bantuan kebutuhan dasar terdiri dari beras, gula, kopi, teh, makanan bayi, mie instan, minyak goreng, air mineral, susu berbagai jenis, hingga telur dan makanan siap saji.

Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, menyampaikan bahwa Polri memastikan distribusi kebutuhan masyarakat berjalan cepat dan merata.

“Polri terus bekerja di lapangan untuk memastikan setiap bantuan yang diterima bisa sampai ke masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Respons cepat ini kami lakukan agar warga terdampak bencana dapat segera terbantu,” ujarnya.

Ia menegaskan komitmen Polri untuk terus berada di tengah masyarakat hingga situasi benar-benar pulih.

“Kami memonitor seluruh titik terdampak. Polri siap menambah personel maupun bantuan tambahan kapan pun diperlukan. Prinsipnya, keselamatan dan kebutuhan masyarakat adalah prioritas kami,” tambah Brigjen Trunoyudo.

Upaya pendistribusian yang dilakukan Polda Sumbar ini diharapkan dapat mempercepat penanganan darurat dan membantu meringankan beban masyarakat di wilayah bencana.

Helikopter AW169 Polri Distribusikan 348 Kg Logistik Kemanusiaan untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang

ACEH – Upaya bantuan kemanusiaan terus dilakukan Polri untuk mendukung penanganan korban bencana di wilayah Aceh Tamiang. Pada Jumat, 5 Desember 2025, satu unit helikopter AW169 (P-3303) diterbangkan dalam misi Dukungan Kemanusiaan, membawa total 348 kilogram logistik penting untuk masyarakat terdampak.

Penerbangan yang dilaksanakan melalui rute Polda Aceh – SIM – Aceh Tamiang – KNO – SIM itu merupakan bagian dari tugas BKO Polda Kalteng / Backup Polda Aceh. Lokasi dropping logistic dilakukan di Islamic Center, Kabupaten Aceh Tamiang.

Adapun jenis logistik yang dibawa meliputi:

  • Alkom 5 koli (135 kg)
  • Air mineral 3 galon (60 kg)
  • Mesin air 2 koli (12 kg)
  • Inventaris Dansat 1 koli (17 kg)
  • Obat-obatan 4 koli (51 kg)
  • Rak galon 1 koli (4 kg)
  • Komputer & berkas SDM 1 koli (15 kg)
  • Biskuit 9 koli (54 kg)

Penerbangan dipimpin oleh AKP Sya’ban, dibantu Iptu Rexy Subroto, Aipda Rudi Nurmaludin, dan Aipda Rian Prabowo sebagai kru. Turut serta pula tiga personel sebagai PAX, yaitu anggota Divhumas, anggota Bagkes Brimob, dan anggota TIK Polda.

Helikopter mulai Start Engine pukul 08.20 WIB dan Take Off pukul 08.30 WIB dari Bandara Sultan Iskandar Muda menuju Kabupaten Aceh Tamiang untuk proses pengiriman logistik.

Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, menyampaikan bahwa Polri akan terus memastikan penyaluran bantuan berjalan cepat dan tepat sasaran.

“Pengiriman logistik melalui jalur udara ini menjadi langkah cepat Polri untuk memastikan kebutuhan warga terdampak bencana segera terpenuhi. Kami hadir untuk membantu masyarakat dengan segala kemampuan yang kami miliki,” ujarnya.

Brigjen Trunoyudo juga menegaskan bahwa Polri akan terus memonitor perkembangan situasi di Aceh Tamiang dan menambah dukungan bila dibutuhkan.

“Kami akan terus melakukan pemantauan di lapangan. Bila diperlukan tambahan bantuan, baik personel maupun logistik, Polri siap mengirimkan,” tambahnya.

Misi kemanusiaan ini diharapkan dapat membantu mempercepat pemulihan masyarakat Aceh Tamiang serta memastikan distribusi bantuan berlangsung aman dan lancar.

Polda Sumut Kembali Kirim 5 Truk Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana di Tapteng dan Sibolga

MEDAN – Polda Sumatera Utara kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk masyarakat terdampak bencana alam di wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) dan Kota Sibolga, Kamis (4/12/2025). Penyaluran dilakukan melalui Posko Logistik “Polri untuk Masyarakat” di Gudang Pamobvit Polda Sumut.

Kegiatan pendistribusian yang berlangsung mulai pukul 22.00 WIB itu dipimpin Direktur Pamobvit Polda Sumut, Kombes Pol Parhorian Lumban Gaol, S.H., S.I.K., M.Han., didampingi Dirkrimum, Dirnarkoba, Wadir Lantas serta Wadir Narkoba Polda Sumut. Pada pukul 22.45 WIB, secara simbolis dilepas keberangkatan lima truk besar yang memuat kebutuhan logistik untuk warga terdampak bencana.

Adapun setiap truk membawa bantuan berupa 400 karung beras, 100 pcs Aqua Viva, 150 dus air mineral, 300 kotak mi instan, 20 kotak biskuit, delapan kotak sarden, dua kotak popok bayi, 50 lembar tikar, serta 10 unit kasur single. Seluruh bantuan tersebut diprioritaskan untuk warga yang terdampak langsung dan berada di titik pengungsian.

Direktur Pamobvit Polda Sumut, Kombes Pol Parhorian Lumban Gaol menyampaikan bahwa pendistribusian logistik ini merupakan komitmen Polda Sumut dalam menjamin pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat pascabencana.

“Hari ini, Kamis 4 Desember 2025 pukul 22.00, kami dari Polda Sumatera Utara kembali mengirimkan bantuan kepada masyarakat kita yang terdampak bencana alam, terutama di wilayah Kabupaten Tapteng dan Sibolga,” ujar Kombes Pol Parhorian.

Beliau menambahkan bahwa bantuan ini dikirim dalam jumlah besar dan berisi kebutuhan pokok serta perlengkapan harian yang paling dibutuhkan korban terdampak.

“Bantuan ini sebanyak lima truk yang berisi bahan makanan, peralatan mandi, hingga perlengkapan untuk beristirahat. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” katanya.

Selain itu, ia mengucapkan terima kasih kepada para pihak yang turut menyalurkan bantuan melalui Polda Sumut.

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah mempercayakan penyaluran bantuan ini. Semoga distribusi berjalan lancar dan semuanya tiba di tujuan tanpa kendala,” tegasnya.

Keberangkatan truk bantuan dilakukan malam hari untuk mempercepat proses distribusi, mengingat beberapa titik lokasi terdampak membutuhkan suplai logistik segera.

Polda Sumut memastikan proses pengiriman dilakukan secara terkoordinasi, termasuk dengan petugas di lapangan, pemerintah daerah setempat, serta unsur TNI–Polri yang berada di lokasi terdampak. Bantuan ini diharapkan dapat segera diterima masyarakat yang kini masih bertahan di titik pengungsian dan wilayah yang sulit akses logistiknya.

Akses Antarwilayah Pulih, Brimob Sumut Rampungkan Perbaikan Jembatan Halangan dalam 3 Hari

TAPANULI TENGAH – Dalam situasi darurat yang menuntut kecepatan, ketepatan, dan keberanian, Personel Search and Rescue (SAR) Batalyon A Sat Brimob Polda Sumatera Utara menunjukkan respons terbaiknya dalam upaya pemulihan pascabencana yang melanda wilayah Tapanuli.

Saat personel sedang melaksanakan BKO di Polres Tapanuli Tengah, datang sebuah perintah penting dari Kapolri yang disampaikan melalui Dankor Brimob Polri, Komjen Pol Ramdani Hidayat, kepada Danyon A Sat Brimob Polda Sumut, Kompol Mukhtar Kadoli. Tanpa ragu, seluruh personel langsung bergerak cepat menuju sasaran.

Targetnya jelas: jembatan Halangan di Kecamatan Pandan—jembatan utama yang menjadi akses vital penghubung antara Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan. Putusnya jembatan ini mengakibatkan keterhambatan distribusi logistik serta terganggunya mobilitas masyarakat, sehingga memerlukan penanganan cepat.

Setibanya di lokasi, personel Brimob langsung mengeksekusi pengerjaan darurat bersama instansi terkait dan warga sekitar. Material berupa pasir dimasukkan ke dalam karung besar lalu dibawa menggunakan kapal milik masyarakat untuk dilakukan penimbunan dari sisi kiri dan kanan jembatan.

Selanjutnya, tim melakukan pengurukan tanah menggunakan truk angkut yang hilir mudik tanpa henti. Pengerjaan yang berlangsung siang dan malam itu membutuhkan energi besar, ketelitian, serta koordinasi intensif antarinstansi.

“Tugas ini harus selesai karena akses ini kebutuhan masyarakat,” tegas Kompol Mukhtar Kadoli saat memimpin di lapangan.

Berbekal kekuatan personel, koordinasi solid, dan dukungan warga, jembatan dapat kembali berfungsi hanya dalam waktu tiga hari dengan tingkat penyelesaian 100 persen.

Hari yang dinantikan pun tiba. Jembatan Halangan resmi kembali dilintasi kendaraan roda dua hingga kendaraan pengangkut logistik. Arus lalu lintas kembali normal, aktivitas masyarakat pulih, distribusi bantuan kembali lancar, dan roda ekonomi menggeliat kembali.

Kapolda Sumatera Utara Irjen. Pol. Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H., melalui Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Dr. Ferry Walintukan, S.I.K., S.H., M.H., menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas langkah cepat Brimob di lapangan.

“Pemulihan akses Jembatan Halangan merupakan langkah krusial bagi masyarakat Tapanuli. Kami mengapresiasi personel Brimob yang bekerja tanpa henti, bersinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat. Polri akan terus hadir, memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal, khususnya pada situasi darurat pascabencana,” tegas Kombes Pol Dr. Ferry Walintukan.

Keberhasilan pemulihan akses ini tidak hanya mengembalikan mobilitas kendaraan, namun juga menjadi simbol kehadiran Polri dalam memberikan solusi pada kondisi genting.

Polda Sumut akan terus melanjutkan pelayanan dan dukungan kepada masyarakat terdampak, memastikan pemulihan berlangsung cepat dan tepat sebagaimana perintah pimpinan.

Akses telah normal, masyarakat kembali bergerak, dan harapan pun kembali tumbuh. Polda Sumut membuktikan hadir, peduli, dan terus bekerja untuk negeri.