Respons Cepat Bencana: Polri Siagakan 87 Ribu Personel dan Perkuat Bantuan Logistik ke Sumatera

Pondok Cabe — Polri menegaskan kesiapannya dalam upaya penanggulangan bencana yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Operasi bantuan darurat ini dipusatkan di Mako Polisi Udara Pondok Cabe dengan pemberangkatan pesawat CN dan Fokker membawa logistik serta personel.

Dalam keterangannya, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menekankan bahwa langkah cepat ini sesuai arahan pimpinan negara.
“Polri diminta segera melakukan tindakan nyata dalam rangka mitigasi bencana, dan instruksi ini langsung ditindaklanjuti hari ini,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa Polri tidak hanya mengirim logistik, tetapi juga memastikan kesiapan kekuatan personel di lapangan.
“Total keseluruhan 87.924 personel Polri disiagakan untuk mengantisipasi potensi bencana di seluruh Indonesia,” katanya, termasuk ribuan personel dari Polda Aceh, Sumut, dan Sumbar.

Trunoyudo turut menyampaikan empati mendalam kepada masyarakat terdampak.
“Mari kita doakan para korban mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan, dan keluarga diberikan ketabahan,” ucapnya.

Bantuan yang dikirim mencakup ribuan paket kebutuhan anak dan ibu, obat-obatan, jas hujan, selimut, kasur lipat, makanan cepat saji, hingga peralatan khusus seperti genset, masker, serta teknologi pendukung seperti Techno WiFi dan portable solar generator.
Sementara peralatan SAR yang digerakkan meliputi puluhan perahu karet, ratusan pelampung, tenda peleton, tenda dokas, fieldbed, MTP, hingga senso dan skop runcing.

Untuk memperkuat distribusi, armada laut dan udara digerakkan secara maksimal.
“Kapal Polair seperti Jalak 5002, Kutilang 5005, dan Pingwin 5011 dikerahkan, serta helikopter bantuan dari berbagai polda,” ujar Trunoyudo.

Polri juga memastikan kebutuhan konsumsi masyarakat terpenuhi melalui 28 dapur lapangan yang disiapkan di 22 polda.

Polri Dorong Bantuan Logistik ke Aceh, Sumut, dan Sumbar dari Pondok Cabe

Pondok Cabe — Polri mengerahkan kekuatan logistik dan udara untuk mempercepat penyaluran bantuan ke wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Upaya pendorongan bantuan ini dipusatkan di Mako Polisi Udara Pondok Cabe sebagai titik awal distribusi udara menuju wilayah-wilayah yang masih sulit dijangkau.

Waastamaops Kapolri, Irjen Pol Laksana, S.I.K., dalam doorstop kepada media menyampaikan bahwa Polri bergerak cepat untuk memastikan masyarakat terdampak segera mendapatkan bantuan.

“Pagi hari ini kita bersama-sama berada di Pondok Cabe, Pol Udara, untuk melaksanakan pendorongan bantuan kepada masyarakat yang ada di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat,” ujar Irjen Laksana.

Ia menekankan bahwa percepatan pengiriman dilakukan agar masyarakat dapat bertahan dalam kondisi darurat. “Pendorongan logistik ini kita upayakan secepatnya agar dapat membantu masyarakat, sehingga mereka dapat bertahan dalam keadaan yang darurat,” tegasnya.

Irjen Laksana menjelaskan bahwa fasilitas udara telah disiapkan secara maksimal. “Fasilitas udara sudah siap, rekan-rekan bisa lihat sendiri. Dari Mabes Polri kita mendorong bantuan dari Pondok Cabe, sedangkan dari masing-masing polda akan didorong menggunakan kapal terdekat atau helikopter yang ada di polda sekitar,” bebernya.

Ia juga menyampaikan bahwa Kapolri telah menginstruksikan jajaran untuk segera menangani berbagai kebutuhan di daerah terdampak.
“Bapak Kapolri memerintahkan agar segera membantu menyelesaikan masalah-masalah di daerah terdampak, baik kekurangan bahan makanan, peralatan seperti genset, alat komunikasi, alat-alat SAR seperti perahu karet, pelampung, maupun peralatan medis,” jelasnya.

Pengiriman bantuan dilakukan hari ini dengan mempertimbangkan kondisi cuaca yang tidak menentu.
“Pagi ini kita akan segera mengirimkan seluruh bantuan tersebut, mengingat cuaca beberapa hari terakhir tidak mendukung. Karena itu, barang-barang harus segera diberangkatkan supaya masyarakat di Aceh, Sumbar, dan Sumut dapat segera merasakan bantuan dari Polri,” ungkapnya.

Selain kebutuhan masyarakat, bantuan tersebut juga ditujukan untuk memperkuat operasional aparat kepolisian di lapangan. “Aparat kepolisian di sana juga membutuhkan peralatan tambahan, dan semoga bantuan ini membantu operasional mereka,” tambah Irjen Laksana.

Terkait mekanisme distribusi, ia menyampaikan bahwa pengiriman dilakukan dalam beberapa tahap.
“Ya, pengiriman dilakukan bertahap: tahap pertama, kedua, dan ketiga. Tahap pertama adalah bantuan dari polda-polda tetangga yang tidak terdampak. Tahap berikutnya dari Mabes Polri,” jelasnya.

Sejumlah kendala juga turut memengaruhi distribusi, mulai dari cuaca hingga akses menuju lokasi terdampak.
“Kendala pasti ada: cuaca, jalan putus, serta lokasi pendaratan helikopter yang terbatas. Namun polda dan polres di daerah terdampak sudah menyiapkan titik-titik landing untuk mempercepat pendistribusian,” paparnya.

Ia menambahkan bahwa Polri membuka ruang bagi masyarakat yang ingin ikut menyalurkan bantuan ke Posko Penerimaan Bantuan Kemanusian Ditsamapta Koorsabhara.
“Polri terbuka bagi masyarakat yang ingin mengirim bantuan,” tutupnya.

Polri Kirim Paket Obat dan Tim Kesehatan Khusus ke Aceh, Sumut, dan Sumbar

Pondok Cabe — Upaya bantuan untuk wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara kembali diperkuat dengan dukungan medis dari Polri. Melalui Sespusdokkes Polri, bantuan berupa obat-obatan, bahan habis pakai, serta peralatan kesehatan diberangkatkan dari Mako Polisi Udara Pondok Cabe.

Sespusdokkes Polri, Brigjen Pol. Dr. dr. Farid Amansyah, Sp.PD., menjelaskan bahwa pengiriman bantuan medis tersebut dilakukan berdasarkan kebutuhan riil di lapangan.
“Berdasarkan asesmen lapangan dari Biddokkes Polda Aceh, Sumut, dan Sumbar, Biddokkes Polri mengirimkan bantuan berupa obat-obatan, bahan habis pakai, serta peralatan kesehatan,” ujarnya.

Farid menyebutkan bahwa setiap polda terdampak menerima bantuan dengan jumlah yang sama.
“Hari ini dikirimkan 59 paket obat-obatan per polda, yang kami kemas dalam 9 koli,” jelasnya.

Tak hanya pengiriman logistik kesehatan, Polri juga menurunkan tim khusus untuk memperkuat layanan medis di lokasi bencana.
“Biddokkes Polri telah menyiapkan Tim DVI, Tim Kesehatan Lapangan, serta tenaga pendukung lainnya untuk membantu identifikasi korban dan layanan kesehatan di lokasi bencana,” tambah Farid.

Dengan pengiriman dukungan medis ini, Polri berharap pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak dapat berjalan optimal, terutama di wilayah yang aksesnya masih terbatas akibat bencana.

Polres Pidie Jaya dan Tim Gabungan Temukan Santri yang Hanyut di Jangka Buya

Meureudu – Kapolres Pidie Jaya AKBP Ahmad Faisal Pasaribu menyampaikan bahwa Kapolsek Jangka Buya bersama personel Polsek, Koramil 27 Jangka Buya, warga setempat, serta ustaz dan santri Dayah Mudi Samalanga melaksanakan pencarian lanjutan terhadap seorang santri yang hanyut akibat banjir.

Korban yang diketahui bernama M. Rais (19), santri asal Gampong Tengoh, Langsa, yang sebelumnya dilaporkan hilang setelah terbawa arus banjir akhirnya ditemukan di Kecamatan Jangka Buya, Kabupaten Pidie Jaya, pada Jumat, 28 November 2025.

AKBP Ahmad Faisal Pasaribu menjelaskan, pencarian dilakukan di titik awal lokasi korban terbawa arus, yakni di Gampong Keude Jangka Buya. Upaya ini berlangsung sejak pukul 07.00 WIB hingga 10.00 WIB dengan melibatkan seluruh unsur masyarakat.

Sekitar pukul 10.00 WIB, tim gabungan berhasil menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia. Jenazah kemudian diserahkan kepada pihak Dayah Mudi Samalanga, Kabupaten Bireuen, untuk penanganan lebih lanjut.

Kapolres Pidie Jaya menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas musibah tersebut. Ia juga mengapresiasi kerja keras seluruh pihak yang terlibat dalam proses pencarian.

“Semoga keluarga diberi ketabahan dan korban mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya,” tutupnya.

Brimob Polda Aceh Bantu Evakuasi Masyarakat dari Lokasi Banjir

Lhokseumawe – Brimob Polda Aceh Kompi 1 Batalyon B yang bertugas di Lhokseumawe membantu mengevakuasi masyarakat dari lokasi banjir di Kecamatan Simpang Pelabuhan Krueng Geukueh dan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, Kamis, 27 November 2025, kemarin.

” Brimob Polda Aceh yang bertugas di Kompi 1 Batalyon B Lhokseumawe membantu mengevakuasi masyarakat dari 2 lokasi banjir ke tempat yang aman, kemarin, Kamis, 27, November 2025, ” sebut Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S. I. K, dalam rilisnya, Jum’at, 28 November 2025.

Dari 2 lokasi, yakni di Kecamatan Pelabuhan Krueng Geukueh dan Muara Satu, Lhokseumawe, masyarakat dievakuasi tempat aman di seputaran rel kereta api di pinggir jalan Medan – Banda Aceh, sambungnya.

Selain itu, Brimob Kompi 1 yang bekerja sama dengan Polres Lhokseumawe dan BPBD Lhokseumawe juga mengimbau warga agar tidak melewati atau melintas di lokasi banjir, tambahnya.

Brimob Kompi 1 menurunkan 10 personelnya yang dipimpin Pasi Ops Batalyon B Pelopor, serta mengerahkan 1 unit truck roda enam, 10 pelampung, 10 helm safety dan dibantu perahu karet Airud dan BPBD Lhokseumawe, jelasnya lagi.

Kegiatan evakuasi adalah wujud tugas dan pengabdian Polri kepada masyarakat, agar dapat merasakan keamanan dan kenyamanan termasuk aman dari bencana banjir, tutup Kabid Humas.

Polri Siapkan Pengiriman Bantuan untuk Korban Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar

Jakarta — Polri tengah mempersiapkan pengiriman bantuan kemanusiaan bagi masyarakat yang terdampak bencana alam di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Rencana pengiriman dijadwalkan berlangsung besok, Sabtu, 29 November 2025, seiring dengan rampungnya proses koordinasi serta penyelarasan kebutuhan logistik di lapangan.

Karopenmas Divhumas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, menegaskan bahwa Polri terus memastikan setiap langkah penyaluran bantuan dilakukan secara terukur dan tepat sasaran melalui komunikasi intensif dengan jajaran kewilayahan.

“Polri telah menyiapkan langkah percepatan penyaluran bantuan. Saat ini proses penyempurnaan kebutuhan dari wilayah terdampak terus berjalan, termasuk penyusunan manifest barang yang akan diberangkatkan,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo.

Dari sisi transportasi udara, jajaran Poludara Polri melaporkan bahwa beberapa pesawat yang dimiliki oleh Polri telah bersiaga di Mako Ditpoludara Pondok Cabe. Jadwal keberangkatan serta titik pendaratan nantinya akan disesuaikan dengan arahan pimpinan demi memastikan distribusi berjalan optimal.

Sejumlah crew pesawat udara Polri juga telah disiagakan untuk mendukung misi kemanusiaan tersebut, guna memastikan proses pengangkutan bantuan berlangsung aman dan lancar.

Bencana Alam Landa Sumatera Utara, Polri Maksimalkan Operasi SAR dan Bantuan Kemanusiaan

Sumatra Utara — Gelombang bencana alam melanda berbagai wilayah di Sumatera Utara sejak 24 hingga 27 November 2025. Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Polda Sumatera Utara merilis data terkini yang menunjukkan sebanyak 311 kejadian bencana terjadi dalam kurun waktu tersebut, terdiri dari 127 tanah longsor, 162 banjir, 20 pohon tumbang, dan 2 angin puting beliung. Bencana ini tersebar di 17 kabupaten/kota dan menimbulkan dampak besar bagi masyarakat.

Dari seluruh kejadian, tercatat 228 korban, dengan rincian 46 orang meninggal dunia, 11 luka berat, 85 luka ringan, serta 86 warga masih dalam pencarian. Sementara itu, jumlah pengungsi diperkirakan mencapai 10.000 orang, dengan Kota Medan menjadi wilayah dengan pengungsian terbanyak, yakni 6.782 jiwa. Beberapa daerah juga melaporkan kondisi terparah, seperti Kota Sibolga dengan 59 korban jiwa, termasuk 46 yang masih hilang, Kabupaten Tapanuli Selatan dengan 99 korban jiwa, serta Kabupaten Mandailing Natal yang mencatat lebih dari 1.400 warga mengungsi.

Dalam upaya menanggulangi situasi tersebut, Polri telah mengerahkan 1.754 personel dari berbagai satuan, mulai dari Polres jajaran, Brimob, Ditsamapta, hingga tim Dokkes dan logistik. Di lapangan, Korps Brimob Polda Sumut melakukan operasi SAR, evakuasi korban, membuka akses jalan yang tertutup longsor, serta mendirikan posko darurat dan dapur lapangan. Ditsamapta turut membantu patroli tanggap bencana, distribusi logistik, hingga memberikan trauma healing bagi warga terdampak. Bid TIK menyediakan layanan komunikasi darurat dan internet Starlink untuk mendukung koordinasi, sementara Dokkes Polri menangani layanan kesehatan dan pemantauan sanitasi pengungsian. Ditlantas mengatur rekayasa lalu lintas serta mengawal ambulans dan distribusi bantuan. Di sisi lain, Bhayangkari Daerah Sumut mengirimkan bantuan kemanusiaan berupa makanan, selimut, pakaian, kasur lipat, dan perlengkapan bayi ke wilayah yang paling terdampak.

Polda Sumut juga mencatat adanya penambahan wilayah terdampak, meliputi Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang, Tanah Karo, Tebing Tinggi, dan Batu Bara, seiring curah hujan ekstrem yang terjadi selama beberapa hari terakhir.

Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri, Kombes Pol Erdi A. Chaniago, menyatakan bahwa Polri berkomitmen memberikan respon cepat dan maksimal dalam penanganan bencana ini. Ia menegaskan bahwa seluruh personel bekerja tanpa henti untuk melakukan pencarian korban, evakuasi, pengamanan lokasi, dan penyaluran bantuan. “Prioritas Polri adalah keselamatan warga dan memastikan kebutuhan darurat dapat terpenuhi,” ujarnya. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada mengingat potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi dalam beberapa hari ke depan.

Pimpin Wisuda Prajurit Taruna, Kapolri Tekankan Sinergitas TNI-Polri untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045

Jateng – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto memimpin upacara wisuda prajurit taruna akademi TNI dan
Bhayangkara taruna akademi Kepolisian di Lapangan Sapta Marga Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah, Jumat (28/11/2025).

Dalam kesempatan itu, Sigit menekankan soal pentingnya sinergisitas TNI-Polri menjadi kunci utama untuk mewujudkan visi Indonesia Emas tahun 2045 mendatang.

“Saya perpesan agar terus memperhatikan sinergisitas dan solidaritas TNI-Polri dalam setiap perjalanan. Sehingga mampu melewati berbagai tantangan bangsa demi mewujudkan visi bersama Indonesia Maju menuju Indonesia Emas 2045,” kata Sigit dalam amanatnya.

Pada tahun ini terdapat 1.621 taruna, terdiri dari 713 Akmil, 350 AAL, 210 AAU, serta 348 Bhayangkara taruna Akpol, yang menyelesaikan pendidikan dasar integratif taruna akademi TNI dan akademi Kepolisian.

Dalam kesempatan ini, Sigit menyebut bahwa TNI-Polri harus berperan aktif dalam rangka mengawal dan mempercepat pembangunan nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo sebagaimana tertuang dalam Asta Cita.

“Keberhasilan seluruh kebijakan tersebut tentunya merupakan tanggung jawab seluruh elemen bangsa termasuk TNI-Polri sebagai garda terdepan yang saling melengkapi dalam menyelesaikan berbagai tantangan bangsa melalui tugas pokoknya masing-masing,” ujar Sigit.

Terlebih lagi, kata Sigit, pada tahun 2030 sampai 2035, Indonesia diproyeksikan memasuki puncak bonus demografi, dimana jumlah penduduk usia produktif akan mendominasi struktur penduduk nasional. Apabila berhasil dimanfaatkan dengan baik, Indonesia akan melakukan lompatan jauh ke depan, setara dengan negara maju lainnya.

Lebih dalam, Sigit menegaskan, tantangan tugas ke depan juga akan semakin kompleks. Disrupsi teknologi dan dinamika geopolitik global akan terus berkembang serta berpotensi mempengaruhi stabilitas keamanan dan kedaulatan Bangsa Indonesia.

“Oleh karena itu, para taruna tentunya harus terus menempa diri sehingga menjadi perwira TNI-Polri yang berkualitas, karena salah satu kunci utama dalam menyambut bonus demografi dan tantangan tugas tersebut adalah dukungan sumber daya manusia Indonesia yang unggul,” ucap Sigit.

Menurut Sigit, pendidikan dasar ini menjadi langkah strategis untuk menanamkan nilai-nilai sinergisitas dan soliditas sejak dini guna memperkuat ikatan emosional para calon perwira TNI dan Polri.

Dengan latar matra dan korps berbeda, Sigit menuturkan bahwa, para taruna telah ditempa bersama dalam suasana kebersamaan, disiplin, dan semangat integrasi, yang akan menjadi bekal berharga untuk mengabdikan kepada masyarakat, serta menjaga keutuhan NKRI.

“Hal ini sejalan dengan penyampaian Bapak Presiden RI, Prabowo Subianto bahwa, ‘TNI dan Polri adalah dua institusi yang merupakan wujud dari kehadiran negara, wujud dari penegakan kedaulatan, dan wujud dari eksistensi negara’,” tutur Sigit.

Sigit berharap upacara wisuda prajurit taruna akademi TNI dan Bhayangkara taruna akademi Kepolisian ini dapat menjadi momentum lahirnya generasi unggul calon perwira TNI–Polri yang kelak menjadi pilar utama dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

“Saya dan Bapak Panglima TNI juga pernah menjalani pendidikan seperti Taruna sekalian, sehingga memahami bahwa menempuh pendidikan sebagai seorang Taruna bukanlah perjuangan yang mudah. Dibutuhkan ketekunan dan pengorbanan selama menempuh pendidikan, sehingga dapat menjadi seorang perwira yang tanggap, tanggon, dan trengginas,” tutup Sigit.

Tim Basket SMA KTB Sabet Juara 1 Turnamen Pakuwon Sport 3 on 3 Basketball U16

Yogyakarta — Tim basket SMA Kemala Taruna Bhayangkara (SMA KTB) kembali menorehkan prestasi gemilang setelah berhasil meraih Juara 1 dalam Turnamen Pakuwon Sport 3 on 3 Basketball U16 yang berlangsung pada 9–19 Oktober 2025.

SMA KTB menurunkan empat atlet muda berbakat, yaitu:

  1. Arghaditya Alhabsyi
  2. Theodore Jaden
  3. Arsyad Kamil
  4. M. Alif Al Karim

Keempat siswa ini menunjukkan kekompakan, strategi matang, serta daya juang tinggi sepanjang turnamen. Berkat performa konsisten dan determinasi kuat, tim basket SMA KTB berhasil mengungguli lawan-lawannya dan memastikan posisi puncak sebagai juara pertama.

Direktur Kebhayangkaraan SMA Kemala Taruna Bhayangkara BJP Arief Sugiarto memberikan apresiasi besar atas capaian tersebut.

“Kemenangan ini adalah hasil kerja keras para pemain, pelatih, serta dukungan seluruh warga sekolah. Kami sangat bangga dengan prestasi tim basket SMA KTB yang telah menunjukkan semangat juang dan sportivitas tinggi. Semoga pencapaian ini menjadi motivasi bagi siswa lain untuk terus berkembang di bidang yang mereka tekuni,” ujar BJP Arief Sugiarto.

Prestasi ini semakin memperkuat reputasi SMA KTB sebagai sekolah yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga aktif dan berprestasi dalam kegiatan ekstrakurikuler, khususnya olahraga.

Siswa KTB Sukses Raih 12 Medali di American Mathematics Olympiad (AMO) 2025

Yogyakarta — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh para siswa Kemala Taruna Bhayangkara (KTB) dalam ajang American Mathematics Olympiad (AMO) 2025. Kegiatan bergengsi tingkat internasional ini diselenggarakan pada Sabtu, 8 November 2025, di SD Muhammadiyah Sapen.

Sebanyak 18 siswa KTB mengikuti olimpiade ini, terdiri dari Dewi Sekarayu Tjandrawulan, Aryo Nofera Bontang, Majid Adelmo Gunnar, Evelyn Shonaya, Salma Humaira Fitri Yani, I Made Wahyu Bimantara, Ni Putu Wistarani, Ariny Salsabila Ananda, Ayunda Quinna Iskandar, Kintan Calista Pandanwangi, Loveriel Arkan Tsaqif Winaryo, M. Alif Al Karim Irawan Putra, Naela Qorry Aena, Raisya Ali Aljaidi, Shema Nauli Br. Lumban Batu, Steve Tjandrawira, Vincenzo Rayford Tandani, dan Zach Elliot Haposan Sihombing.

Hasil lomba diumumkan pada 25 November 2025 melalui guru pendamping, dan para peserta KTB sukses meraih total 12 medali, terdiri dari:

  • Medali Emas:
    • Ni Putu Wistarani
  • Medali Perak:
    • Vincenzo Rayford Tandani
    • Evelyn Shonaya
    • I Made Wahyu Bimantara
    • Majid Adelmo Gunnar
  • Medali Perunggu:
    • Naela Qorry Aena
    • Shema Nauli Br. Lumban Batu
    • Steve Tjandrawira
    • Zach Elliot Haposan Sihombing
    • Ayunda Quinna Iskandar
    • Loveriel Arkan Tsaqif Winaryo
  • Honorable Mention
    • Aryo Nofera Bontang

Pencapaian ini menunjukkan kualitas akademik siswa KTB yang terus berkembang dan mampu bersaing di tingkat internasional.

Direktur SMA Kemala Taruna Bhayangkara, BJP Arief Sugiarto, memberikan apresiasi atas keberhasilan tersebut.

“Prestasi 12 medali dalam AMO 2025 adalah bukti nyata bahwa siswa-siswi KTB memiliki potensi luar biasa di bidang akademik. Kami sangat bangga atas kerja keras para peserta dan dukungan guru pendamping. Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama KTB,” ujar BJP Arief Sugiarto.

Beliau menegaskan bahwa pihak sekolah akan terus menyediakan ruang pengembangan akademik yang kompetitif dan berstandar tinggi.

Dengan prestasi ini, KTB kembali membuktikan komitmennya dalam mencetak generasi muda yang unggul, berkarakter, dan berprestasi di berbagai bidang.