Polres Pidie Jaya dan Tim Gabungan Temukan Santri yang Hanyut di Jangka Buya

Meureudu – Kapolres Pidie Jaya AKBP Ahmad Faisal Pasaribu menyampaikan bahwa Kapolsek Jangka Buya bersama personel Polsek, Koramil 27 Jangka Buya, warga setempat, serta ustaz dan santri Dayah Mudi Samalanga melaksanakan pencarian lanjutan terhadap seorang santri yang hanyut akibat banjir.

Korban yang diketahui bernama M. Rais (19), santri asal Gampong Tengoh, Langsa, yang sebelumnya dilaporkan hilang setelah terbawa arus banjir akhirnya ditemukan di Kecamatan Jangka Buya, Kabupaten Pidie Jaya, pada Jumat, 28 November 2025.

AKBP Ahmad Faisal Pasaribu menjelaskan, pencarian dilakukan di titik awal lokasi korban terbawa arus, yakni di Gampong Keude Jangka Buya. Upaya ini berlangsung sejak pukul 07.00 WIB hingga 10.00 WIB dengan melibatkan seluruh unsur masyarakat.

Sekitar pukul 10.00 WIB, tim gabungan berhasil menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia. Jenazah kemudian diserahkan kepada pihak Dayah Mudi Samalanga, Kabupaten Bireuen, untuk penanganan lebih lanjut.

Kapolres Pidie Jaya menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas musibah tersebut. Ia juga mengapresiasi kerja keras seluruh pihak yang terlibat dalam proses pencarian.

“Semoga keluarga diberi ketabahan dan korban mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya,” tutupnya.

Brimob Polda Aceh Bantu Evakuasi Masyarakat dari Lokasi Banjir

Lhokseumawe – Brimob Polda Aceh Kompi 1 Batalyon B yang bertugas di Lhokseumawe membantu mengevakuasi masyarakat dari lokasi banjir di Kecamatan Simpang Pelabuhan Krueng Geukueh dan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, Kamis, 27 November 2025, kemarin.

” Brimob Polda Aceh yang bertugas di Kompi 1 Batalyon B Lhokseumawe membantu mengevakuasi masyarakat dari 2 lokasi banjir ke tempat yang aman, kemarin, Kamis, 27, November 2025, ” sebut Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S. I. K, dalam rilisnya, Jum’at, 28 November 2025.

Dari 2 lokasi, yakni di Kecamatan Pelabuhan Krueng Geukueh dan Muara Satu, Lhokseumawe, masyarakat dievakuasi tempat aman di seputaran rel kereta api di pinggir jalan Medan – Banda Aceh, sambungnya.

Selain itu, Brimob Kompi 1 yang bekerja sama dengan Polres Lhokseumawe dan BPBD Lhokseumawe juga mengimbau warga agar tidak melewati atau melintas di lokasi banjir, tambahnya.

Brimob Kompi 1 menurunkan 10 personelnya yang dipimpin Pasi Ops Batalyon B Pelopor, serta mengerahkan 1 unit truck roda enam, 10 pelampung, 10 helm safety dan dibantu perahu karet Airud dan BPBD Lhokseumawe, jelasnya lagi.

Kegiatan evakuasi adalah wujud tugas dan pengabdian Polri kepada masyarakat, agar dapat merasakan keamanan dan kenyamanan termasuk aman dari bencana banjir, tutup Kabid Humas.

Polri Siapkan Pengiriman Bantuan untuk Korban Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar

Jakarta — Polri tengah mempersiapkan pengiriman bantuan kemanusiaan bagi masyarakat yang terdampak bencana alam di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Rencana pengiriman dijadwalkan berlangsung besok, Sabtu, 29 November 2025, seiring dengan rampungnya proses koordinasi serta penyelarasan kebutuhan logistik di lapangan.

Karopenmas Divhumas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, menegaskan bahwa Polri terus memastikan setiap langkah penyaluran bantuan dilakukan secara terukur dan tepat sasaran melalui komunikasi intensif dengan jajaran kewilayahan.

“Polri telah menyiapkan langkah percepatan penyaluran bantuan. Saat ini proses penyempurnaan kebutuhan dari wilayah terdampak terus berjalan, termasuk penyusunan manifest barang yang akan diberangkatkan,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo.

Dari sisi transportasi udara, jajaran Poludara Polri melaporkan bahwa beberapa pesawat yang dimiliki oleh Polri telah bersiaga di Mako Ditpoludara Pondok Cabe. Jadwal keberangkatan serta titik pendaratan nantinya akan disesuaikan dengan arahan pimpinan demi memastikan distribusi berjalan optimal.

Sejumlah crew pesawat udara Polri juga telah disiagakan untuk mendukung misi kemanusiaan tersebut, guna memastikan proses pengangkutan bantuan berlangsung aman dan lancar.

Bencana Alam Landa Sumatera Utara, Polri Maksimalkan Operasi SAR dan Bantuan Kemanusiaan

Sumatra Utara — Gelombang bencana alam melanda berbagai wilayah di Sumatera Utara sejak 24 hingga 27 November 2025. Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Polda Sumatera Utara merilis data terkini yang menunjukkan sebanyak 311 kejadian bencana terjadi dalam kurun waktu tersebut, terdiri dari 127 tanah longsor, 162 banjir, 20 pohon tumbang, dan 2 angin puting beliung. Bencana ini tersebar di 17 kabupaten/kota dan menimbulkan dampak besar bagi masyarakat.

Dari seluruh kejadian, tercatat 228 korban, dengan rincian 46 orang meninggal dunia, 11 luka berat, 85 luka ringan, serta 86 warga masih dalam pencarian. Sementara itu, jumlah pengungsi diperkirakan mencapai 10.000 orang, dengan Kota Medan menjadi wilayah dengan pengungsian terbanyak, yakni 6.782 jiwa. Beberapa daerah juga melaporkan kondisi terparah, seperti Kota Sibolga dengan 59 korban jiwa, termasuk 46 yang masih hilang, Kabupaten Tapanuli Selatan dengan 99 korban jiwa, serta Kabupaten Mandailing Natal yang mencatat lebih dari 1.400 warga mengungsi.

Dalam upaya menanggulangi situasi tersebut, Polri telah mengerahkan 1.754 personel dari berbagai satuan, mulai dari Polres jajaran, Brimob, Ditsamapta, hingga tim Dokkes dan logistik. Di lapangan, Korps Brimob Polda Sumut melakukan operasi SAR, evakuasi korban, membuka akses jalan yang tertutup longsor, serta mendirikan posko darurat dan dapur lapangan. Ditsamapta turut membantu patroli tanggap bencana, distribusi logistik, hingga memberikan trauma healing bagi warga terdampak. Bid TIK menyediakan layanan komunikasi darurat dan internet Starlink untuk mendukung koordinasi, sementara Dokkes Polri menangani layanan kesehatan dan pemantauan sanitasi pengungsian. Ditlantas mengatur rekayasa lalu lintas serta mengawal ambulans dan distribusi bantuan. Di sisi lain, Bhayangkari Daerah Sumut mengirimkan bantuan kemanusiaan berupa makanan, selimut, pakaian, kasur lipat, dan perlengkapan bayi ke wilayah yang paling terdampak.

Polda Sumut juga mencatat adanya penambahan wilayah terdampak, meliputi Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang, Tanah Karo, Tebing Tinggi, dan Batu Bara, seiring curah hujan ekstrem yang terjadi selama beberapa hari terakhir.

Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri, Kombes Pol Erdi A. Chaniago, menyatakan bahwa Polri berkomitmen memberikan respon cepat dan maksimal dalam penanganan bencana ini. Ia menegaskan bahwa seluruh personel bekerja tanpa henti untuk melakukan pencarian korban, evakuasi, pengamanan lokasi, dan penyaluran bantuan. “Prioritas Polri adalah keselamatan warga dan memastikan kebutuhan darurat dapat terpenuhi,” ujarnya. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada mengingat potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi dalam beberapa hari ke depan.

Pimpin Wisuda Prajurit Taruna, Kapolri Tekankan Sinergitas TNI-Polri untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045

Jateng – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto memimpin upacara wisuda prajurit taruna akademi TNI dan
Bhayangkara taruna akademi Kepolisian di Lapangan Sapta Marga Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah, Jumat (28/11/2025).

Dalam kesempatan itu, Sigit menekankan soal pentingnya sinergisitas TNI-Polri menjadi kunci utama untuk mewujudkan visi Indonesia Emas tahun 2045 mendatang.

“Saya perpesan agar terus memperhatikan sinergisitas dan solidaritas TNI-Polri dalam setiap perjalanan. Sehingga mampu melewati berbagai tantangan bangsa demi mewujudkan visi bersama Indonesia Maju menuju Indonesia Emas 2045,” kata Sigit dalam amanatnya.

Pada tahun ini terdapat 1.621 taruna, terdiri dari 713 Akmil, 350 AAL, 210 AAU, serta 348 Bhayangkara taruna Akpol, yang menyelesaikan pendidikan dasar integratif taruna akademi TNI dan akademi Kepolisian.

Dalam kesempatan ini, Sigit menyebut bahwa TNI-Polri harus berperan aktif dalam rangka mengawal dan mempercepat pembangunan nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo sebagaimana tertuang dalam Asta Cita.

“Keberhasilan seluruh kebijakan tersebut tentunya merupakan tanggung jawab seluruh elemen bangsa termasuk TNI-Polri sebagai garda terdepan yang saling melengkapi dalam menyelesaikan berbagai tantangan bangsa melalui tugas pokoknya masing-masing,” ujar Sigit.

Terlebih lagi, kata Sigit, pada tahun 2030 sampai 2035, Indonesia diproyeksikan memasuki puncak bonus demografi, dimana jumlah penduduk usia produktif akan mendominasi struktur penduduk nasional. Apabila berhasil dimanfaatkan dengan baik, Indonesia akan melakukan lompatan jauh ke depan, setara dengan negara maju lainnya.

Lebih dalam, Sigit menegaskan, tantangan tugas ke depan juga akan semakin kompleks. Disrupsi teknologi dan dinamika geopolitik global akan terus berkembang serta berpotensi mempengaruhi stabilitas keamanan dan kedaulatan Bangsa Indonesia.

“Oleh karena itu, para taruna tentunya harus terus menempa diri sehingga menjadi perwira TNI-Polri yang berkualitas, karena salah satu kunci utama dalam menyambut bonus demografi dan tantangan tugas tersebut adalah dukungan sumber daya manusia Indonesia yang unggul,” ucap Sigit.

Menurut Sigit, pendidikan dasar ini menjadi langkah strategis untuk menanamkan nilai-nilai sinergisitas dan soliditas sejak dini guna memperkuat ikatan emosional para calon perwira TNI dan Polri.

Dengan latar matra dan korps berbeda, Sigit menuturkan bahwa, para taruna telah ditempa bersama dalam suasana kebersamaan, disiplin, dan semangat integrasi, yang akan menjadi bekal berharga untuk mengabdikan kepada masyarakat, serta menjaga keutuhan NKRI.

“Hal ini sejalan dengan penyampaian Bapak Presiden RI, Prabowo Subianto bahwa, ‘TNI dan Polri adalah dua institusi yang merupakan wujud dari kehadiran negara, wujud dari penegakan kedaulatan, dan wujud dari eksistensi negara’,” tutur Sigit.

Sigit berharap upacara wisuda prajurit taruna akademi TNI dan Bhayangkara taruna akademi Kepolisian ini dapat menjadi momentum lahirnya generasi unggul calon perwira TNI–Polri yang kelak menjadi pilar utama dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

“Saya dan Bapak Panglima TNI juga pernah menjalani pendidikan seperti Taruna sekalian, sehingga memahami bahwa menempuh pendidikan sebagai seorang Taruna bukanlah perjuangan yang mudah. Dibutuhkan ketekunan dan pengorbanan selama menempuh pendidikan, sehingga dapat menjadi seorang perwira yang tanggap, tanggon, dan trengginas,” tutup Sigit.

Tim Basket SMA KTB Sabet Juara 1 Turnamen Pakuwon Sport 3 on 3 Basketball U16

Yogyakarta — Tim basket SMA Kemala Taruna Bhayangkara (SMA KTB) kembali menorehkan prestasi gemilang setelah berhasil meraih Juara 1 dalam Turnamen Pakuwon Sport 3 on 3 Basketball U16 yang berlangsung pada 9–19 Oktober 2025.

SMA KTB menurunkan empat atlet muda berbakat, yaitu:

  1. Arghaditya Alhabsyi
  2. Theodore Jaden
  3. Arsyad Kamil
  4. M. Alif Al Karim

Keempat siswa ini menunjukkan kekompakan, strategi matang, serta daya juang tinggi sepanjang turnamen. Berkat performa konsisten dan determinasi kuat, tim basket SMA KTB berhasil mengungguli lawan-lawannya dan memastikan posisi puncak sebagai juara pertama.

Direktur Kebhayangkaraan SMA Kemala Taruna Bhayangkara BJP Arief Sugiarto memberikan apresiasi besar atas capaian tersebut.

“Kemenangan ini adalah hasil kerja keras para pemain, pelatih, serta dukungan seluruh warga sekolah. Kami sangat bangga dengan prestasi tim basket SMA KTB yang telah menunjukkan semangat juang dan sportivitas tinggi. Semoga pencapaian ini menjadi motivasi bagi siswa lain untuk terus berkembang di bidang yang mereka tekuni,” ujar BJP Arief Sugiarto.

Prestasi ini semakin memperkuat reputasi SMA KTB sebagai sekolah yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga aktif dan berprestasi dalam kegiatan ekstrakurikuler, khususnya olahraga.

Siswa KTB Sukses Raih 12 Medali di American Mathematics Olympiad (AMO) 2025

Yogyakarta — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh para siswa Kemala Taruna Bhayangkara (KTB) dalam ajang American Mathematics Olympiad (AMO) 2025. Kegiatan bergengsi tingkat internasional ini diselenggarakan pada Sabtu, 8 November 2025, di SD Muhammadiyah Sapen.

Sebanyak 18 siswa KTB mengikuti olimpiade ini, terdiri dari Dewi Sekarayu Tjandrawulan, Aryo Nofera Bontang, Majid Adelmo Gunnar, Evelyn Shonaya, Salma Humaira Fitri Yani, I Made Wahyu Bimantara, Ni Putu Wistarani, Ariny Salsabila Ananda, Ayunda Quinna Iskandar, Kintan Calista Pandanwangi, Loveriel Arkan Tsaqif Winaryo, M. Alif Al Karim Irawan Putra, Naela Qorry Aena, Raisya Ali Aljaidi, Shema Nauli Br. Lumban Batu, Steve Tjandrawira, Vincenzo Rayford Tandani, dan Zach Elliot Haposan Sihombing.

Hasil lomba diumumkan pada 25 November 2025 melalui guru pendamping, dan para peserta KTB sukses meraih total 12 medali, terdiri dari:

  • Medali Emas:
    • Ni Putu Wistarani
  • Medali Perak:
    • Vincenzo Rayford Tandani
    • Evelyn Shonaya
    • I Made Wahyu Bimantara
    • Majid Adelmo Gunnar
  • Medali Perunggu:
    • Naela Qorry Aena
    • Shema Nauli Br. Lumban Batu
    • Steve Tjandrawira
    • Zach Elliot Haposan Sihombing
    • Ayunda Quinna Iskandar
    • Loveriel Arkan Tsaqif Winaryo
  • Honorable Mention
    • Aryo Nofera Bontang

Pencapaian ini menunjukkan kualitas akademik siswa KTB yang terus berkembang dan mampu bersaing di tingkat internasional.

Direktur SMA Kemala Taruna Bhayangkara, BJP Arief Sugiarto, memberikan apresiasi atas keberhasilan tersebut.

“Prestasi 12 medali dalam AMO 2025 adalah bukti nyata bahwa siswa-siswi KTB memiliki potensi luar biasa di bidang akademik. Kami sangat bangga atas kerja keras para peserta dan dukungan guru pendamping. Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama KTB,” ujar BJP Arief Sugiarto.

Beliau menegaskan bahwa pihak sekolah akan terus menyediakan ruang pengembangan akademik yang kompetitif dan berstandar tinggi.

Dengan prestasi ini, KTB kembali membuktikan komitmennya dalam mencetak generasi muda yang unggul, berkarakter, dan berprestasi di berbagai bidang.

Siswa SMA KTB Raih Prestasi Gemilang di Turnamen Taekwondo Kadispora Cup Sleman 2025

Sleman — Siswa-siswi SMA Kemala Taruna Bhayangkara (SMA KTB) kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Turnamen Taekwondo Kadispora Cup Kabupaten Sleman 2025 yang digelar selama dua hari, Sabtu–Minggu (22–23 November 2025).

Sebanyak lima atlet muda SMA KTB turun dalam kejuaraan tersebut, yakni Ayunda Quinna, Yasmin Inas, Ermenegildo Sirait, Adhi Widjoyo, dan Yonathan Khanoch.

Pada hari pertama, cabang Poomsae Putri sukses menyumbangkan dua medali:

  • Yasmin Inas Zahirah meraih Medali Emas
  • Ayunda Quinna meraih Medali Perak

Sementara itu pada hari kedua, dari kategori Kyorugi Putra, para atlet kembali menunjukkan kemampuan terbaiknya:

  • Ermenegildo Sirait meraih Medali Emas kelas Under 63 kg Putra
  • Yonathan Khanoch meraih Medali Perunggu kelas Under 63 kg Putra
  • Adhi Widjoyo meraih Medali Perunggu kelas Under 51 kg Putra

Direktur Kebhayangkaraan SMA Kemala Taruna Bhayangkara, BJP Arief Sugiarto, menyampaikan apresiasinya atas pencapaian tersebut.

“Kami sangat bangga dengan kerja keras dan dedikasi para siswa. Prestasi ini menunjukkan bahwa pembinaan mental dan fisik yang dilakukan selama ini berjalan dengan baik. Kami berharap para atlet terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi seluruh siswa SMA KTB,” ujar BJP Arief Sugiarto.

Beliau menambahkan bahwa sekolah akan terus mendukung kegiatan positif dan kompetitif bagi para siswa, terutama dalam bidang olahraga yang dapat membentuk karakter disiplin dan berintegritas.

Dengan torehan medali di ajang Kadispora Cup 2025 ini, SMA KTB kembali membuktikan komitmennya dalam mencetak generasi muda yang berprestasi dan berkarakter.

UN Women Apresiasi Komitmen Polri dalam HeForShe Awards 2025

Jakarta – Country Representative and Liaison to ASEAN UN Women Indonesia, Ulziisuren Jamsran, memberikan apresiasi tinggi kepada Polri atas komitmennya dalam mewujudkan kesetaraan gender melalui penyelenggaraan Polri Award in Support of the UN “HeForShe” Movement 2025. Pernyataan tersebut disampaikan dalam sesi doorstop usai kegiatan penganugerahan di Jakarta.

Kepolisian Negara Republik Indonesia menyelenggarakan Polri Award in Support of UN HeForShe Movement 2025 di The Tribrata Dharmawangsa, Jakarta, sebagai bentuk apresiasi kepada para pimpinan kepolisian yang dinilai berperan dalam mendorong kesetaraan gender, pemberdayaan perempuan, serta kepemimpinan inklusif di satuan kerjanya masing-masing.

Dalam keterangannya, Ulziisuren menilai Polri menunjukkan kemajuan signifikan dalam mendorong budaya institusi yang lebih inklusif dan responsif terhadap perempuan serta kelompok rentan. Ia menyebut langkah Polri ini tidak hanya berdampak positif di internal organisasi, tetapi juga berkontribusi mempercepat pembangunan sosial di Indonesia.

“Terima kasih atas nama Perserikatan Bangsa-Bangsa, dan secara khusus atas nama UN Women. Keberhasilan besar dalam peluncuran HeForShe ini patut diapresiasi. Dengan menampilkan contoh nyata bagaimana kepolisian bekerja bersama masyarakat, mendukung perempuan, lansia, dan anak-anak. kita dapat membantu negara berkembang jauh lebih cepat. HeForShe merupakan bagian penting dari reformasi, perubahan budaya institusional, dan pembangunan negara,” ujarnya.

Kegiatan HeForShe Awards 2025 diselenggarakan oleh Staf Sumber Daya Manusia (SSDM) Polri sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan terhadap pemberdayaan Polisi Wanita (Polwan). Ajang ini melibatkan para kepala satuan kerja (kasatker) dan kepala satuan wilayah (kasatwil) sebagai peserta penilaian.

Senior Polwan RI Irjen Arradina Zessa Devy menjelaskan bahwa program ini merupakan kolaborasi Polri dengan UN Women Indonesia dalam kerangka gerakan global HeForShe, sebuah gerakan solidaritas yang mengajak laki-laki menjadi mitra setara perempuan serta agen perubahan untuk kesetaraan gender.

Pelaksanaan penghargaan ini juga bertepatan dengan Hari Jadi ke-77 Polwan RI, sehingga menjadi momentum penting untuk menegaskan komitmen Polri dalam pengarusutamaan gender dan pembentukan budaya institusi yang lebih setara dan inklusif.

Dengan penyelenggaraan penghargaan ini, Polri berharap praktik kepemimpinan yang responsif gender dapat terus meningkat di seluruh satuan kerja dan wilayah, serta menginspirasi institusi lain untuk turut memperkuat prinsip kesetaraan dan inklusivitas.

Kapolri Gaungkan Komitmen Kuat Kesetaraan Gender Polri di UN Women ‘HeForShe’ Movement

Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit menggaungkan komitmen yang kuat terkait dengan mewujudkan kesetaraan gender di institusi Polri. Menurutnya, Polwan memiliki kesempatan yang sama dengan Polki (polisi laki-laki) dalam menjalankan tugas sebagai personel di Korps Bhayangkara.

Hal tersebut ditegaskan Sigit dalam acara Penganugerahan Polri Award In Support For UN Women ‘HeForShe’ Movement 2025 di Grand Ballroom The Tribrata, Jakarta Selatan, Kamis, 27 November 2025.

“Kegiatan hari ini adalah bentuk komitmen kuat kami, institusi Polri, untuk terus mendukung kesetaraan gender. Khususnya ruang bagi seluruh Polwan untuk memberikan warna dan menempatkan Polwan setara dengan peran rekan-rekan yang dari Polki,” kata Sigit.

Komitmen melakukan kesetaraan gender, kata Sigit, memang diperlukan kolaborasi, sinergisitas dan dukungan seluruh pihak. Sigit juga menyinggung bahwa, komitmen itu merupakan semangat untuk terus meningkatkan pelayanan prima dari Polri kepada masyarakat.

Menurut Sigit, Polwan merupakan ujung tombak Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya kelompok rentan, perempuan, dan anak.

“Sekaligus ini juga menjadi bagian dari kami untuk terus bisa memberikan pelayanan terbaik terhadap masyarakat-masyarakat, kelompok-kelompok rentan, yang tentunya perlu mendapatkan pelayanan secara khusus, dan hanya bisa dilakukan oleh para Polwan,” ujar Sigit.

Lebih dalam, Sigit kembali menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kesetaraan gender di institusi Polri. Dengan adanya hal ini, Sigit meminta kepada seluruh jajaran Kapolda untuk berkomitmen terkait isu persamaan serta peningkatan pelayanan.

“Mudah-mudahan kami institusi Polri, terus bisa meneruskan apa yang menjadi komitmen kami, untuk mendukung kesetaraan gender di Institusi Polri. Juga memberikan pelayanan yang terbaik, pelayanan yang terus bisa ditingkatkan. Untuk memberikan perlindungan terhadap masyarakat, perempuan, anak dan kelompok rentan yang perlu mendapatkan perhatian khusus, pelayanan khusus dan ini tentunya menjadi tekad dari institusi kami,” papar Sigit.