Rayakan HUT Brimob ke-80, Satgas Tindak Sektor Paniai Gelar Bakti Sosial Berbagi Paket Makanan untuk Warga Paniai

Enarotali, Paniai Timur — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Korps Brimob Polri ke-80, Satgas Ops Damai Cartenz Sektor Paniai melaksanakan bakti sosial dengan membagikan paket makanan kepada warga di Jl. Aikai, Enarotali, Kabupaten Paniai Timur, pada Jumat (14/11/2025). Kegiatan dipimpin langsung oleh Ipda Nofri Surya Rossa selaku Dansektor Satgas Tindak Sektor Paniai dan melibatkan personel Brimob serta anggota Satgas yang bertugas di wilayah tersebut.

Kegiatan dilakukam dengan membagikan paket makanan kepada warga yang berada di sepanjang jalan utama Jl. Aikai menuju dermaga.

Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial merupakan salah satu upaya pendekatan humanis untuk memperkuat hubungan antara aparat keamanan dan masyarakat setempat. Menurutnya, kehadiran personel tidak hanya untuk menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga hadir memberikan manfaat langsung bagi warga.

“Bakti sosial ini adalah wujud kepedulian kami kepada masyarakat. Polri, khususnya Satgas Damai Cartenz, ingin selalu hadir membawa manfaat serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap aparat keamanan,” ujar Brigjen Pol. Faizal.

Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol. Adarma Sinaga, menambahkan bahwa kegiatan-kegiatan sosial seperti ini akan terus menjadi bagian dari program kerja Satgas untuk mendukung kesejahteraan komunitas lokal dan memperkuat ikatan sosial.

“Kami berharap kegiatan sederhana ini dapat menghadirkan kebahagiaan kepada masyarakat. Polri akan terus mengedepankan pendekatan dialog, persuasif, dan kemanusiaan,” ujar Kombes Pol. Adarma.

Pada momen penuh bahagia ini, diharapkan personel Brimob Polri semakin profesional, semakin dicintai masyarakat, serta terus menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan dan memberikan pengabdian terbaik di Tanah Papua. “Brimob Presisi untuk Masyarakat”

Polri Kerahkan Anjing Pelacak dalam Pencarian Korban Longsor Cilacap

Jakarta – Polri memperkuat upaya pencarian korban tanah longsor di Desa Cipendeuy, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, dengan menurunkan ratusan personel dan tim anjing pelacak. Total 205 personel diterjunkan pada hari kedua operasi SAR untuk menyisir lokasi terdampak.

“Personel Polri sebanyak 205 personel diturunkan untuk membantu proses pencarian korban di hari ke-2 dengan melibatkan tim anjing pelacak atau K9 gabungan,” ujar Kapolres Cilacap Kombes Budi Adhy Buono kepada wartawan, Sabtu (15/11/2025).

Selain personel, Polri juga mengerahkan 10 anjing pelacak K9 dari berbagai satuan, yakni Ditsamapta Polda Jateng, Polresta Cilacap, Polresta Banyumas, Polres Temanggung, dan Polres Tegal. Kehadiran K9 ini menjadi bagian penting untuk mempercepat deteksi keberadaan korban di bawah timbunan material longsor.

Hingga Sabtu siang, tim SAR gabungan masih mencari 20 warga yang belum ditemukan, terdiri dari enam warga Dusun Tarukahan dan 14 warga Dusun Cibuyut. Sebelumnya, tiga warga telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Peristiwa longsor terjadi pada Kamis (13/11) sekitar pukul 19.30 WIB dan menimbun sedikitnya 16 rumah warga di dua dusun tersebut. Kondisi medan yang berat membuat proses pencarian harus dilakukan secara manual dibantu K9 untuk mengidentifikasi titik-titik yang diduga terdapat korban.

Polda Bengkulu Jadi Garda Depan Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis Presiden Prabowo

BENGKULU – Kepolisian Daerah (Polda) Bengkulu menjadi salah satu institusi yang bergerak cepat dalam menyukseskan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. 

Program ini menjadi salah satu prioritas pemerintahan baru untuk meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia, terutama di wilayah sekolah dasar dan daerah terpencil.

Dalam podcast eksklusif bersama TribunBengkulu Kamis (13/10/2025), Kapolda Bengkulu Irjen Pol Mardiyono menegaskan komitmen penuh Polda Bengkulu dalam mendukung pelaksanaan program MBG. 
Podcast tersebut dipandu oleh Content Manager TribunBengkulu.com, M. Syahbeni, dan berlangsung di ruang kerja Kapolda Bengkulu.

Dalam menindaklanjuti program makan bergizi gratis ini, kami di Polda Bengkulu sudah bekerja sama dengan beberapa donatur dan yayasan yang ada di Bengkulu,” ungkap Mardiyono,
Saat ini telah terbentuk 13 satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) di wilayah hukum Polda Bengkulu. 
Dari jumlah tersebut, dua di antaranya berada di lingkungan Polda, sementara selebihnya tersebar di sejumlah Polres di kabupaten dan kota.

Pihaknya telah menyiapkan mekanisme pengawasan yang ketat terhadap seluruh tahapan pelaksanaan Makan Bergizi Gratis di Bengkulu. 
Mulai dari pengadaan bahan baku, proses memasak, hingga distribusi makanan kepada anak-anak penerima manfaat, semuanya dilakukan dengan standar keamanan yang tinggi.
“Kami melakukan pengecekan secara ketat. Dari pemesanan bahan baku sampai pendistribusian, semua kami awasi. Tujuannya supaya tidak ada hal-hal yang dapat membahayakan anak-anak penerima manfaat,” kata Mardiyono.
Program ini bukan hanya sekadar membagikan makanan gratis, melainkan bagian dari upaya membangun generasi sehat dan berdaya saing tinggi menuju Indonesia Emas 2045.
Selain berfokus pada pemenuhan gizi, pelaksanaan program MBG di Bengkulu juga berdampak positif terhadap ekonomi masyarakat sekitar. 
Dalam setiap SPPG, Polda Bengkulu melibatkan warga lokal, kelompok ibu rumah tangga, dan pelaku UMKM untuk memasok bahan makanan, mengolah menu, dan mendistribusikan hasil masakan.

Subdit STNK Korlantas Polri Gelar Anev Pelayanan STNK 2025, Dorong Inovasi, Sinergi, dan Komitmen Pelayanan Samsat

Bandung – Subdit STNK Diregident Korlantas Polri melaksanakan kegiatan Analisa dan Evaluasi (Anev) Pelayanan STNK Tahun Anggaran 2025. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi jajaran Korlantas Polri untuk menilai capaian kinerja, memperbaiki kendala, serta memperkuat inovasi dalam pelayanan publik di bidang registrasi kendaraan bermotor.

Kasubdit STNK Diregident Korlantas Polri, Kombes Pol Dedy Suhartono, menjelaskan bahwa anev ini merupakan agenda rutin tahunan yang bertujuan mengevaluasi seluruh aspek pelayanan kepada masyarakat.

“Memang pelaksanaannya dilakukan tiap tahun untuk mengevaluasi tugas-tugas dalam rangka pelayanan kepada masyarakat. Dari sini kita tahu apa kekurangan dan kendalanya, sehingga bisa kita perbaiki agar pelayanan semakin baik,” ujar Kombes Pol Dedy Suhartono.

Menurutnya, fokus utama Anev 2025 adalah menghadirkan inovasi yang mempermudah masyarakat, terutama dalam pembayaran pajak kendaraan.
“Fokusnya tentu memberikan pelayanan terbaik dan menghadirkan inovasi-inovasi yang memudahkan masyarakat. Harapannya, masyarakat bisa membayar pajak kapan pun dan di mana pun dengan mudah,” jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penandatanganan komitmen bersama peningkatan pelayanan Samsat oleh seluruh stakeholder terkait, meliputi Kepolisian, Pemerintah Daerah, dan PT Jasa Raharja. Penandatanganan ini menjadi simbol sinergi bersama dalam mewujudkan pelayanan publik yang modern, transparan, dan terintegrasi.

Sebagai bentuk apresiasi, Korlantas Polri turut memberikan penghargaan kepada sejumlah Polda dan Samsat berprestasi yang dinilai aktif dan inovatif dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Untuk kategori Polda Teraktif Melakukan Pengesahan STNK Melalui Aplikasi SIGNAL Zona B, penghargaan diberikan kepada:

  1. Polda Sumatera Barat
  2. Polda Banten
  3. Polda Bali

Sementara penghargaan dari PT Jasa Raharja diberikan atas dedikasi dan kontribusi dalam peningkatan keterisian data, digitalisasi pembayaran Samsat, serta pelaksanaan sosialisasi kesamsatan. Penghargaan tersebut diberikan kepada:

  1. Samsat Sleman – Polda DIY
  2. Samsat Ciputat – Polda Metro Jaya
  3. Samsat Gunung Sugih – Polda Lampung
  4. Samsat Padang – Polda Sumatera Barat
  5. Samsat Polda – Polda Sulawesi Utara

Kepala Divisi Asuransi PT Jasa Raharja, Jahja Joel Lami, turut mengapresiasi kolaborasi yang selama ini terjalin di antara tiga instansi utama dalam sistem Samsat.
“Kolaborasi yang harmonis di lingkungan Samsat menjadi kunci keberhasilan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan Anev kemudian ditutup dengan penegasan pentingnya peningkatan profesionalisme dan integritas personel.
“Personel harus memiliki integritas dan komitmen tinggi agar pelayanan kepada masyarakat bisa semakin maksimal,” tutup Kombes Pol Dedy Suhartono.

Rakernis Gakkum 2025: Korlantas Fokus Perkuat Sinergi dan Inovasi Layanan Lalu Lintas

Bandung – Direktorat Penegakan Hukum (Ditgakkum) Korlantas Polri menutup kegiatan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Tahun Anggaran 2025 yang telah berlangsung selama tiga hari, mulai Rabu hingga Jumat.

Kegiatan Rakernis ini diisi dengan berbagai sesi diskusi dan pembentukan kelompok kerja untuk membahas permasalahan yang dihadapi jajaran di lapangan.

Selain itu, turut dibahas evaluasi terhadap sejumlah peralatan yang telah didistribusikan ke wilayah guna memastikan efektivitas dan optimalisasi penggunaannya.

“Kami mengadakan kegiatan diskusi dan membentuk kelompok berdasarkan permasalahan di lapangan. Selain itu, kami juga mengevaluasi peralatan yang selama ini digunakan di wilayah agar bisa dilakukan pemberdayaan secara lebih baik,” ujar Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Pol Faizal, Kamis (13/11/2025).

Salah satu fokus utama dalam Rakernis kali ini adalah penguatan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) sebagai prioritas program Korlantas Polri. Dalam rangka itu, pihaknya turut melibatkan pihak ketiga atau pengada untuk berkolaborasi dalam pengembangan dan penyempurnaan sistem ke depan.

“Alhamdulillah, dalam kegiatan ini kami juga mengundang pihak ketiga untuk berdiskusi dan berkolaborasi. Kami berharap kerja sama ini terus berlanjut agar pengembangan ETLE bisa lebih efektif,” ujarnya.

Selain membahas penguatan ETLE, Rakernis juga menyoroti kesiapan menghadapi Operasi Natal dan Tahun Baru (Nataru). Brigjen Pol Faizal menegaskan agar jajaran di wilayah mulai mempersiapkan sejak dini, diawali dengan Operasi Zebra yang akan menjadi tahap awal dalam menertibkan masyarakat menjelang libur panjang akhir tahun.

“Kami mengingatkan rekan-rekan di wilayah agar menyiapkan segala sesuatu sejak sekarang untuk mendukung kelancaran pengamanan Nataru,” ungkap dia.

Menutup kegiatan, ia juga menegaskan komitmen Korlantas dalam memperkuat program “Polantas Menyapa”, yang akan terus digalakkan sebagai bagian dari upaya memperkuat kehadiran Polantas di tengah masyarakat, baik melalui kegiatan preventif maupun represif.

“Harapan kami, melalui kegiatan ini, seluruh peserta dapat membawa manfaat bagi wilayahnya masing-masing. Ke depan, semoga Polantas semakin dicintai dan dipercaya masyarakat,” pungkasnya.

Tokoh Adat Papua Dukung Satgas Damai Cartenz Jaga Keamanan di Tanah Papua

Jayapura Tokoh masyarakat adat Papua, Soleman Nemetow, menyatakan dukungan penuh terhadap kinerja Satgas Operasi Damai Cartenz 2025 dalam penegakan hukum terhadap kelompok kriminal bersenjata (KKB) di wilayah Papua. Dukungan itu disampaikannya pada Rabu (12/11) di Jayapura.

Dalam pernyataannya, Soleman menegaskan komitmennya untuk mendukung langkah-langkah tegas Satgas Damai Cartenz dalam menjaga stabilitas keamanan di Tanah Papua.

“Saya memberikan dukungan penuh kepada Satgas Operasi Damai Cartenz dalam melakukan penegakan hukum terhadap KKB di Papua,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel Satgas yang telah bekerja keras di lapangan demi menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

“Saya berterima kasih kepada seluruh personel Satgas Damai Cartenz yang telah bekerja keras sehingga berhasil melakukan penegakan hukum terhadap KKB di Papua,” kata Soleman.

Lebih lanjut, Soleman berharap agar Satgas Damai Cartenz terus menjalankan tugas dengan profesionalisme tinggi serta menjunjung nilai-nilai kemanusiaan dalam setiap langkah penegakan hukum.

“Saya berharap Satgas Operasi Damai Cartenz terus bekerja profesional untuk menjaga Papua tetap aman, damai, dan sejahtera. Papua aman, Papua damai, Papua untuk kita semua,” tuturnya menutup pernyataannya.

Pernyataan dukungan dari tokoh adat seperti Soleman Nemetow menjadi sinyal kuat bahwa masyarakat Papua menginginkan kedamaian dan stabilitas di seluruh wilayah. Keberadaan Satgas Damai Cartenz mampu menjaga keamanan di Bumi Cenderawasih.