Bidpropam Polda Bengkulu Laksanakan Giat Sosialisasi Whistle Blower System dan SP4N LAPOR pada Personel Polda Bengkulu

Bengkulu – Bidpropam Polda Bengkulu melaksanakan kegiatan sosialisasi Whistle Blower System dan SP4N LAPOR di Aula Hotel Willo Kota Bengkulu Kegiatan ini dipimpin oleh Kompol Dista Nali Putra, S.I.K. Plh. Kasubbidprovos Bidpropam di dampingin Ipda Agung Samudra, S.H. Panit Hartib Subbidprovos Bidpropam dan bersama 3 personel bidpropam polda bengkulu. Kamis (30/10/2025)

Sosialisasi ini diikuti oleh 65 personel Polda Bengkulu dan bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang Whistle Blower System dan SP4N LAPOR. Whistle Blower System adalah sistem pelaporan yang memungkinkan masyarakat atau pegawai negeri untuk melaporkan tindakan pelanggaran atau penyimpangan yang dilakukan oleh aparat penegak hukum atau penyelenggara negara, terutama terkait dengan tindak pidana korupsi.

Dalam Whistle Blower System, pegawai negeri pada Polri dapat melaporkan tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh aparat penegak hukum atau penyelenggara negara dengan kriteria tertentu, seperti menjelaskan siapa, melakukan apa, kapan, dimana, mengapa, dan bagaimana, serta dilengkapi dengan bukti permulaan seperti data, dokumen, gambar, dan rekaman yang mendukung laporan tersebut.

“Terwujudnya peningkatan transparansi Publik, Penguatan Citra Positif Polri, tumbuhnya Kesadaran Internal, Serta Mewujudkan Kepercayaan Masyarakat. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi personel Polda Bengkulu dalam mencegah dan memberantas tindakan korupsi dan pelanggaran lainnya. Dengan adanya sosialisasi ini, kami berharap personel dapat memahami pentingnya melaporkan tindakan pelanggaran dan penyimpangan yang terjadi di lingkungan kerja,” ujar Kompol Dista Nali Putra, S.I.K.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi personel Polda Bengkulu dalam mencegah dan memberantas tindakan korupsi dan pelanggaran lainnya yang ada di Polda Bengkulu dan jajaran Polres/ta. Dengan adanya sosialisasi ini, personel Polda Bengkulu dapat memahami pentingnya melaporkan tindakan pelanggaran dan penyimpangan yang terjadi di lingkungan kerja.

Kapolri Pimpin Sertijab Sejumlah Pejabat Tinggi Polri, Tegaskan Komitmen Penguatan Kinerja dan Regenerasi Kepemimpinan

Jakarta – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) sejumlah pejabat tinggi (Pati) dan menengah (Pamen) Polri di Rupattama Mabes Polri, Jakarta, Rabu (29/10/2025). Sertijab ini merupakan bagian dari proses regenerasi dan penyegaran organisasi guna memperkuat efektivitas pelaksanaan tugas di berbagai satuan kerja maupun kewilayahan.

Adapun pejabat yang melaksanakan sertijab hari ini antara lain:

  1. Irjen Pol. Helmi Santika, S.H., S.I.K., M.Si., menyerahkan jabatan Kapolda Lampung;
  2. Irjen Pol. Helfi Assegaf, S.I.K., M.H. (Dirtipideksus Bareskrim Polri) dilantik menjadi Kapolda Lampung;
  3. Irjen Pol. Drs. Rusdi Hartono, M.Si., menyerahkan jabatan Kapolda Sulawesi Selatan;
  4. Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo, S.H., M.H. (Dirtipidum Bareskrim Polri) dilantik menjadi Kapolda Sulsel;
  5. Irjen Pol. Drs. Hendro Pandowo, M.Si., menyerahkan jabatan Kapolda Kepulauan Bangka Belitung;
  6. Irjen Pol. Dr. Viktor Theodorus Sihombing, S.I.K., M.Si., M.H., menyerahkan jabatan Kadivkum Polri dan dilantik menjadi Kapolda Kep. Babel;
  7. Irjen Pol. Dr. Agus Nugroho, S.I.K., S.H., M.H., menyerahkan jabatan Kapolda Sulawesi Tengah dan dilantik menjadi Kadivkum Polri;
  8. Irjen Pol. Endi Sutendi, S.I.K., S.H., M.H. (Waastamaops Kapolri) dilantik menjadi Kapolda Sulawesi Tengah;
  9. Brigjen Pol. Nanang Chadarusman, S.I.K., M.H., menyerahkan jabatan Kasetum Polri;
  10. Kombes Pol. Emi Sumijati, S.H. (Psikolog Kepolisian Madya Tk I SSDM Polri) dilantik menjadi Kasetum Polri.

Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K., menjelaskan bahwa mutasi dan sertijab di tubuh Polri merupakan bagian dari mekanisme pembinaan karier yang terencana dan berkelanjutan.

“Rotasi dan promosi jabatan ini adalah bentuk penyegaran organisasi sekaligus bagian dari komitmen Kapolri dalam memperkuat soliditas, profesionalisme, dan efektivitas kinerja Polri di seluruh lini,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo.

Ia menambahkan, dinamika jabatan ini juga menjadi upaya untuk memberikan ruang regenerasi kepemimpinan yang mampu menyesuaikan dengan tantangan tugas kepolisian di era modern.

“Setiap pejabat yang dipercaya menduduki jabatan baru diharapkan dapat langsung beradaptasi dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, sesuai dengan semangat Presisi yang menjadi pedoman utama Polri,” tegasnya.

Upacara sertijab berlangsung khidmat dan dihadiri oleh para pejabat utama Mabes Polri serta keluarga besar Polri. Momentum ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam menjaga kesinambungan kepemimpinan serta meningkatkan kualitas pelayanan Polri kepada masyarakat.

Satgas Ops Damai Cartenz Respons Cepat Aksi Percobaan Penembakan oleh OTK di Yahukimo

Yahukimo — Personel gabungan Satgas Operasi Damai Cartenz 2025 bersama Polres Yahukimo dan Brimob Kompi 3 Batalyon D bergerak cepat menindaklanjuti laporan percobaan penembakan yang dilakukan oleh Orang Tak Dikenal (OTK) di Kompleks Ruko Blok C, Jalur 1, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, pada Selasa (28/10/2025) malam.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 19.20 WIT, ketika dua karyawan konter HP, yakni Firman (30) dan Fikri (20), tengah bekerja di dalam Basta Cell. Tiba-tiba terdengar suara benturan keras seperti lemparan batu mengenai pintu besi konter. Saat korban keluar untuk memeriksa, situasi tampak normal, namun sesaat setelah kembali masuk, pelaku yang tidak dikenal muncul di pojok ruangan sambil membawa senjata laras panjang.

Pelaku sempat mengokang senjata berulang kali dan mengarahkan larasnya ke arah dalam konter. Melihat hal itu, korban Firman langsung tiarap untuk berlindung, sementara Fikri yang sedang memperbaiki ponsel baru menyadari bahaya ketika terdengar letusan senjata. Pelaku kemudian melarikan diri ke arah belakang kompleks ruko.

Mendengar suara tembakan, seorang saksi berinisial W, yang berada sekitar 20 meter dari lokasi melihat seseorang berlari ke arah belakang Ruko Blok C. Tak lama berselang, masyarakat sekitar melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib.

Menindaklanjuti laporan masyarakat, personel gabungan Satgas Ops Damai Cartenz bersama Polres Yahukimo dan Brimob Kompi 3 segera menuju ke lokasi untuk melakukan penyelidikan dan penyisiran di area sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Aparat juga turun melakukan patroli keliling Kota Dekai guna memastikan situasi kembali aman dan kondusif.

Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa tindakan cepat personel di lapangan merupakan bukti kesigapan Polri dalam menjaga keamanan masyarakat Papua.

“Kami tidak akan memberikan ruang bagi siapa pun yang mencoba mengganggu ketertiban dan rasa aman masyarakat. Satgas akan terus meningkatkan patroli serta memperkuat kehadiran aparat di titik-titik rawan,” tegas Brigjen Pol. Faizal.

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan waspada terhadap setiap aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.

“Kami mengimbau warga agar segera melapor kepada aparat keamanan apabila melihat atau mendengar hal-hal yang mencurigakan. Partisipasi masyarakat sangat penting dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Yahukimo,” ujarnya.

Satgas Operasi Damai Cartenz mengecam keras tindakan pihak-pihak yang berupaya mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Papua. Aksi-aksi kekerasan tidak hanya meresahkan warga, tetapi juga menghambat pembangunan dan kedamaian yang sedang diupayakan bersama.

Polri mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang, tidak terprovokasi, dan mempercayakan sepenuhnya penegakan hukum kepada aparat keamanan. Dengan sinergi antara aparat dan warga, Papua yang aman dan damai akan terus terjaga.

Momen Harmonis Personel Satgas Ops Damai Cartenz Bersama Masyarakat dan Anak-Anak di Mimika

Mimika,— Personel Satgas Ops Damai Cartenz mempererat hubungan kemanusiaan dengan masyarakat melalui kegiatan sosial bersama anak-anak di Jalan Irigasi, Kecamatan Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, pada Senin (27/10).

Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata pendekatan humanis Polri kepada masyarakat, sekaligus mempertegas bahwa tugas kepolisian tidak hanya sebatas menjaga keamanan, tetapi juga membangun keakraban dan kepercayaan publik.

Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa kegiatan semacam ini merupakan bagian dari strategi Polri dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di Tanah Papua.

“Kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir bukan hanya untuk penegakan hukum, tetapi juga sebagai sahabat masyarakat. Kedekatan dengan warga adalah kunci menjaga kedamaian di Papua yang indah ini,” ujar Brigjen Faizal.

Dalam kegiatan tersebut, personel Satgas Ops Damai Cartenz tampak berbaur dengan masyarakat dan membagikan makanan ringan kepada anak-anak di sekitar lokasi. Suasana penuh keceriaan terlihat ketika anak-anak antusias menyambut kehadiran personel kepolisian dengan tawa dan senyum.

Di tempat terpisah, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menegaskan bahwa kegiatan sosial ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara aparat keamanan dan masyarakat.

“Langkah-langkah humanis seperti ini penting untuk membangun kepercayaan publik dan memperkuat sinergi demi terciptanya keamanan dan kedamaian yang berkelanjutan di Papua,” ungkap Kombes Adarma.

Melalui kegiatan tersebut, Satgas Ops Damai Cartenz menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra dan sahabat warga Papua dalam mewujudkan kedamaian yang berkelanjutan.

Prabowo Apresiasi Upaya Polri Cegah Peredaran Narkoba di RI

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi sebesar-besarnya keberhasilan Polri mengungkap kasus narkoba dari berbagai jenis seberat 214,84 ton. Kata Prabowo, ratusan ribu kilogram (kg) narkoba itu nilainya lebih dari Rp 29 triliun.
“Pemusnahan barang bukti narkoba hasil bekerjanya Polri selama satu tahun Oktober 2024-Oktober 2025 yang berhasil mereka sita, rebut, adalah 214,84 ton, yang nilai uangnya Rp 29,37 triliun,” kata Prabowo dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (29/10/2025).

Prabowo mengatakan penyitaan narkoba berkat kinerja Polri ini telah menyelamatkan dua kali jumlah penduduk bangsa Indonesia. Ada 629 juta jiwa yang bisa diselamatkan.

“Dan bila tidak berhasil mereka cegah atau mereka sita, mereka tangkap, itu bisa digunakan oleh 629 juta manusia, berarti lebih dari dua kali bangsa Indonesia, hampir dua kali,” ujar Prabowo.

Karena itulah, Prabowo pun menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya atas penangkapan dan penyitaan terkait narkoba ini. Prabowo menyampaikan penghargaan kepada anggota kepolisian di mana pun yang tengah bertugas.

“Saya dalam hal ini menyampaikan penghargaan saya sebesar besarnya kepada seluruh anggota kepolisian negara Indonesia di mana pun sedang bertugas,”ujar Prabowo.

214,84 Ton Narkoba Dimusnahkan
Polri memusnahkan barang bukti narkoba dari berbagai jenis seberat 214,84 ton. Jika dikonversi ke rupiah, ratusan ribu kilogram (kg) narkoba itu nilainya lebih dari Rp 29 triliun.

“Total nilai konversi setara dengan Rp 29,37 triliun dan menyelamatkan kurang lebih 629,93 juta jiwa dari potensi penyalahgunaan narkoba,” kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Lapangan Bhayangkara, Jakarta, Rabu (29/10).

Kapolri mengatakan pemusnahan barang bukti narkoba ini dalam rangka mendukung pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming dalam memberantas narkoba di Indonesia. Dia mengatakan pemusnahan narkoba ini menjadi wujud dukungan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

“Upaya pemberantasan narkoba merupakan tindak lanjut dari Misi Asta Cita Bapak Presiden RI yang juga ditegaskan melalui sasaran prioritas ke-4 pada Program Pemerintah, yaitu ‘pencegahan dan pemberantasan narkoba’,” kata Kapolri.

Dalam kurun waktu setahun pemerintahan Prabowo-Gibran, Polri telah mengungkap 49.306 kasus narkoba yang melibatkan 65.572 tersangka. Polri juga menyita berbagai jenis narkoba dengan berat total 214,84 ton.

Total barang bukti narkoba yang sudah dimusnahkan seberat 212,7 ton. Sisa barang bukti yang akan dimusnahkan oleh Presiden Prabowo sebanyak 2,1 ton.

Barang bukti narkoba seberat total 214,84 ton yang dimusnahkan terdiri atas 186,7 ton ganja, 9,2 ton sabu, 1,9 ton tembakau Gorilla, 2,1 juta butir ekstasi, 13,1 juta butir obat keras, 27,9 kg ketamin, 34,5 kg kokain, 6,8 kg heroin, 5,5 kg tetrahidrokanabinol (THC), 18 liter etomidate, 132,9 kg hashish, 1,4 juta butir Happy Five, dan 39,7 kg Happy Water.

Pembinaan Penyalahgunaan Narkoba
Polri akan terus mencegah dan memberantas peredaran narkoba yang berdampak buruk pada masyarakat, terutama generasi muda usia 15-24 tahun. Selain penindakan, Polri juga memberantas narkoba dengan pencegahan hingga penanganan korban penyalahgunaan narkoba.

“Polri telah mengidentifikasi 228 kampung narkoba di seluruh Indonesia, dan 118 di antaranya telah berhasil ditransformasi menjadi kampung bebas dari narkoba,” katanya.

Jenderal Sigit juga melaporkan saat ini terdapat 615 lembaga rehabilitasi di seluruh Indonesia, yang terdiri atas 393 rehabilitasi medis dan 222 rehabilitasi sosial.

Prabowo Apresiasi Upaya Polri Cegah Peredaran Narkoba di RI

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi sebesar-besarnya keberhasilan Polri mengungkap kasus narkoba dari berbagai jenis seberat 214,84 ton. Kata Prabowo, ratusan ribu kilogram (kg) narkoba itu nilainya lebih dari Rp 29 triliun.
“Pemusnahan barang bukti narkoba hasil bekerjanya Polri selama satu tahun Oktober 2024-Oktober 2025 yang berhasil mereka sita, rebut, adalah 214,84 ton, yang nilai uangnya Rp 29,37 triliun,” kata Prabowo dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (29/10/2025).

Prabowo mengatakan penyitaan narkoba berkat kinerja Polri ini telah menyelamatkan dua kali jumlah penduduk bangsa Indonesia. Ada 629 juta jiwa yang bisa diselamatkan.

“Dan bila tidak berhasil mereka cegah atau mereka sita, mereka tangkap, itu bisa digunakan oleh 629 juta manusia, berarti lebih dari dua kali bangsa Indonesia, hampir dua kali,” ujar Prabowo.

Karena itulah, Prabowo pun menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya atas penangkapan dan penyitaan terkait narkoba ini. Prabowo menyampaikan penghargaan kepada anggota kepolisian di mana pun yang tengah bertugas.

“Saya dalam hal ini menyampaikan penghargaan saya sebesar besarnya kepada seluruh anggota kepolisian negara Indonesia di mana pun sedang bertugas,”ujar Prabowo.

214,84 Ton Narkoba Dimusnahkan
Polri memusnahkan barang bukti narkoba dari berbagai jenis seberat 214,84 ton. Jika dikonversi ke rupiah, ratusan ribu kilogram (kg) narkoba itu nilainya lebih dari Rp 29 triliun.

“Total nilai konversi setara dengan Rp 29,37 triliun dan menyelamatkan kurang lebih 629,93 juta jiwa dari potensi penyalahgunaan narkoba,” kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Lapangan Bhayangkara, Jakarta, Rabu (29/10).

Kapolri mengatakan pemusnahan barang bukti narkoba ini dalam rangka mendukung pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming dalam memberantas narkoba di Indonesia. Dia mengatakan pemusnahan narkoba ini menjadi wujud dukungan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

“Upaya pemberantasan narkoba merupakan tindak lanjut dari Misi Asta Cita Bapak Presiden RI yang juga ditegaskan melalui sasaran prioritas ke-4 pada Program Pemerintah, yaitu ‘pencegahan dan pemberantasan narkoba’,” kata Kapolri.

Dalam kurun waktu setahun pemerintahan Prabowo-Gibran, Polri telah mengungkap 49.306 kasus narkoba yang melibatkan 65.572 tersangka. Polri juga menyita berbagai jenis narkoba dengan berat total 214,84 ton.

Total barang bukti narkoba yang sudah dimusnahkan seberat 212,7 ton. Sisa barang bukti yang akan dimusnahkan oleh Presiden Prabowo sebanyak 2,1 ton.

Barang bukti narkoba seberat total 214,84 ton yang dimusnahkan terdiri atas 186,7 ton ganja, 9,2 ton sabu, 1,9 ton tembakau Gorilla, 2,1 juta butir ekstasi, 13,1 juta butir obat keras, 27,9 kg ketamin, 34,5 kg kokain, 6,8 kg heroin, 5,5 kg tetrahidrokanabinol (THC), 18 liter etomidate, 132,9 kg hashish, 1,4 juta butir Happy Five, dan 39,7 kg Happy Water.

Pembinaan Penyalahgunaan Narkoba
Polri akan terus mencegah dan memberantas peredaran narkoba yang berdampak buruk pada masyarakat, terutama generasi muda usia 15-24 tahun. Selain penindakan, Polri juga memberantas narkoba dengan pencegahan hingga penanganan korban penyalahgunaan narkoba.

“Polri telah mengidentifikasi 228 kampung narkoba di seluruh Indonesia, dan 118 di antaranya telah berhasil ditransformasi menjadi kampung bebas dari narkoba,” katanya.

Jenderal Sigit juga melaporkan saat ini terdapat 615 lembaga rehabilitasi di seluruh Indonesia, yang terdiri atas 393 rehabilitasi medis dan 222 rehabilitasi sosial.

Presiden Pimpin Pemusnahan 214,84 Ton Narkoba oleh Polri, Kapolri: Tindak Lanjut Asta Cita

Jakarta – Polri menggelar kegiatan pemusnahan narkoba sebanyak 214,84 ton senilai Rp29,37 Triliun. Barang bukti berbagai jenis narkotika itu diperoleh dari hasil pengungkapan sepanjang satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Pemusnahan barang bukti narkoba sebanyak 214,84 ton tersebut dihadiri langsung oleh Presiden Prabowo Subianto sekaligus memimpin pemusnahan barang haram tersebut di Lapangan Bhayangkara, Jakarta Selatan, Rabu (29/10/2025).

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan bahwa, pengungkapan narkoba senilai Rp28,37 T itu merupakan komitmen Polri dalam mengawal serta menindaklanjuti Asta Cita Presiden Prabowo.

“Upaya pemberantasan narkoba merupakan tindak lanjut dari misi Asta Cita Bapak Presiden RI yang juga ditegaskan melalui sasaran prioritas ke-4 pada Program Pemerintah, yaitu pencegahan dan pemberantasan narkoba,” kata Sigit di Lapangan Bhayangkara.

Sigit memaparkan, sepanjang periode Oktober 2024 hingga Oktober 2025, Korps Bhayangkara telah melakukan pengungkapan kasus tindak pidana narkoba sebanyak 49.306 kasus. Dengan total 65.572 tersangka.

Adapun barang bukti narkoba yang disita dan dimusnahkan di antaranya adalah, 186,7 ton ganja, 9,2 ton sabu, 1,9 ton tembakau gorila, 2,1 juta butir ekstasi, 13,1 juta butir obat keras, 27,9 kilogram ketamin, 34,5 kilogram kokain.

Lalu, 6,8 kilogram heroin, 5,5 kilogram THC, 18 liter etomidate, 132,9 kilogram hashish, 1,4 juta butir happy five serta 39,7 kilogram happy water.

“Menyelamatkan kurang lebih 629,93 juta jiwa dari potensi penyalahgunaan narkoba,” ujar Sigit.

Dalam hal ini, total barang bukti narkoba yang sudah dimusnahkan seberat 212,7 ton, sebagaimana SOP yang telah diatur dalam Pasal 91 ayat (2) UU No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika, yaitu pemusnahan barang sitaan Narkotika dilakukan paling lama 7 hari setelah memperoleh penetapan pemusnahan dari Kepala Kejaksaan Negeri setempat.

Di sisi lain, Sigit juga menyebut bahwa, Polri telah mengidentifikasi 228 kampung narkoba di seluruh Indonesia. Kemudian, Polisi melakukan berbagai upaya untuk mengubah tempat itu bebas dari narkotika.

“Dan 118 di antaranya telah berhasil ditransformasi menjadi Kampung Bebas Dari Narkoba,” tutup Sigit.

Presiden Pimpin Pemusnahan 214,84 Ton Narkoba oleh Polri, Kapolri: Tindak Lanjut Asta Cita

Jakarta – Polri menggelar kegiatan pemusnahan narkoba sebanyak 214,84 ton senilai Rp29,37 Triliun. Barang bukti berbagai jenis narkotika itu diperoleh dari hasil pengungkapan sepanjang satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Pemusnahan barang bukti narkoba sebanyak 214,84 ton tersebut dihadiri langsung oleh Presiden Prabowo Subianto sekaligus memimpin pemusnahan barang haram tersebut di Lapangan Bhayangkara, Jakarta Selatan, Rabu (29/10/2025).

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan bahwa, pengungkapan narkoba senilai Rp28,37 T itu merupakan komitmen Polri dalam mengawal serta menindaklanjuti Asta Cita Presiden Prabowo.

“Upaya pemberantasan narkoba merupakan tindak lanjut dari misi Asta Cita Bapak Presiden RI yang juga ditegaskan melalui sasaran prioritas ke-4 pada Program Pemerintah, yaitu pencegahan dan pemberantasan narkoba,” kata Sigit di Lapangan Bhayangkara.

Sigit memaparkan, sepanjang periode Oktober 2024 hingga Oktober 2025, Korps Bhayangkara telah melakukan pengungkapan kasus tindak pidana narkoba sebanyak 49.306 kasus. Dengan total 65.572 tersangka.

Adapun barang bukti narkoba yang disita dan dimusnahkan di antaranya adalah, 186,7 ton ganja, 9,2 ton sabu, 1,9 ton tembakau gorila, 2,1 juta butir ekstasi, 13,1 juta butir obat keras, 27,9 kilogram ketamin, 34,5 kilogram kokain.

Lalu, 6,8 kilogram heroin, 5,5 kilogram THC, 18 liter etomidate, 132,9 kilogram hashish, 1,4 juta butir happy five serta 39,7 kilogram happy water.

“Menyelamatkan kurang lebih 629,93 juta jiwa dari potensi penyalahgunaan narkoba,” ujar Sigit.

Dalam hal ini, total barang bukti narkoba yang sudah dimusnahkan seberat 212,7 ton, sebagaimana SOP yang telah diatur dalam Pasal 91 ayat (2) UU No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika, yaitu pemusnahan barang sitaan Narkotika dilakukan paling lama 7 hari setelah memperoleh penetapan pemusnahan dari Kepala Kejaksaan Negeri setempat.

Di sisi lain, Sigit juga menyebut bahwa, Polri telah mengidentifikasi 228 kampung narkoba di seluruh Indonesia. Kemudian, Polisi melakukan berbagai upaya untuk mengubah tempat itu bebas dari narkotika.

“Dan 118 di antaranya telah berhasil ditransformasi menjadi Kampung Bebas Dari Narkoba,” tutup Sigit.

Momentum Sumpah Pemuda, Polri dan Akademi Kader Bangsa Umumkan Jadwal Seleksi SMA Kemala Taruna Bhayangkara 2026/2027: Ajak Pemuda Indonesia Siapkan Diri Jadi Kader Terbaik Bangsa

Jakarta, 28 Oktober 2025 —
Bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) bersama Yayasan Kemala Bhayangkari (YPKB) dan Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia (YPKBI) secara resmi mengumumkan jadwal Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA Kemala Taruna Bhayangkara (KTB) Tahun Ajaran 2026/2027. Momentum ini menjadi ajakan terbuka bagi seluruh pemuda dan pelajar Indonesia untuk menyiapkan diri sejak dini mengikuti proses seleksi dan menjadi bagian dari kader unggul masa depan bangsa.

Proses seleksi SMA Kemala Taruna Bhayangkara akan dilaksanakan melalui tiga tahapan utama yang dirancang terukur, transparan, dan selaras dengan kalender akademik SMP agar tidak mengganggu kegiatan belajar peserta. Tahap pertama dimulai dengan sosialisasi dan pendaftaran online yang dibuka pada 28 Oktober hingga 30 November 2025. Setelah itu, peserta akan mengikuti Tes Potensi Akademik (TPA) serta seleksi administrasi pada 1–13 Desember 2025, dengan pengumuman hasil administrasi dijadwalkan pada 17 Desember 2025.

Tahap kedua merupakan seleksi daerah dan nasional, yang akan digelar pada 20 Januari 2026 di berbagai wilayah Indonesia. Peserta yang lolos akan mengikuti National Selection Test (NST) pada 23–24 Januari 2026, dan hasilnya diumumkan pada 2 Februari 2026.

Tahap ketiga adalah seleksi pusat yang dilaksanakan di Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang. Para peserta yang lolos tingkat nasional dijadwalkan tiba di Akpol pada 7 Maret 2026 untuk registrasi dan pembekalan awal. Seleksi pusat berlangsung pada 28 Maret hingga 3 April 2026 dengan serangkaian ujian, mulai dari tes psikologi, pemeriksaan kesehatan, dan pemeriksaan mental kepribadian pada 29–30 Maret; diikuti tes akademik meliputi mata pelajaran IPA, Matematika, Bahasa Inggris, serta tes IQ pada 31 Maret–1 April; dilanjutkan Focus Group Discussion (FGD) dan Uji Kemampuan Jasmani (UKJ) pada 2 April; serta diakhiri dengan wawancara orang tua dan calon siswa pada 3 April 2026.

Menyesuaikan dengan kalender akademik nasional, bulan Desember 2025 merupakan masa ujian semester ganjil, Januari hingga April 2026 adalah masa kegiatan belajar mengajar, dan Mei 2026 ditetapkan sebagai waktu pelaksanaan ujian akhir sekolah.

Pengumuman jadwal seleksi ini disampaikan dalam acara “Kick Off Seleksi Masuk SMA Kemala Taruna Bhayangkara Angkatan Kedua” yang digelar di Puldasis Gedung Rupattama Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (28/10/2025) pukul 10.00 WIB. Kegiatan dipimpin langsung oleh Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., didampingi Chairman sekaligus Co-founder Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia, Dirgayuza Setiawan, beserta jajaran pimpinan Polri dan Yayasan Kemala Bhayangkari. Turut memberikan sambutan melalui rekaman video, Mendikti Sains dan Teknologi, Prof. Brian Yuliarto, yang menyampaikan dukungan terhadap upaya Polri membangun pendidikan unggul berkarakter kebhayangkaraan.

Dalam sambutannya, Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo menegaskan bahwa peluncuran seleksi SMA KTB yang bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda memiliki makna mendalam bagi kebangkitan generasi penerus bangsa. “Spirit Sumpah Pemuda adalah tekad untuk bersatu, berjuang, dan berkontribusi bagi negeri. Melalui SMA Kemala Taruna Bhayangkara, Polri ingin melahirkan anak-anak muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berjiwa kebangsaan, disiplin, dan siap mengabdi untuk Indonesia,” ujarnya. Ia menambahkan, SMA KTB adalah bentuk nyata komitmen Polri dalam mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam pembangunan sumber daya manusia unggul dan pendidikan karakter kebangsaan.

SMA Kemala Taruna Bhayangkara merupakan sekolah kolaborasi antara Polri, Yayasan Kemala Bhayangkari, dan Akademi Kader Bangsa (AKB) yang dirancang untuk mendidik calon pemimpin masa depan berdaya saing global dan berjiwa Bhayangkara. Sekolah ini menerapkan kurikulum International Baccalaureate (IB) yang diperkaya dengan nilai-nilai kebhayangkaraan seperti disiplin, tanggung jawab, integritas, serta cinta tanah air. SMA KTB berdiri di atas lahan seluas 13,5 hektare di Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Sambil menunggu rampungnya pembangunan kampus utama, kegiatan belajar angkatan pertama sementara dilakukan di kampus mitra, Global Darussalam Academy di Yogyakarta.

Chairman YPKBI Dirgayuza Setiawan menjelaskan, SMA KTB lahir sebagai bagian dari visi besar Presiden Prabowo Subianto dalam membangun sekolah-sekolah unggulan nasional yang berkarakter dan berintegritas. “SMA KTB bukan sekadar sekolah, tetapi wadah pembentukan calon pemimpin bangsa yang berdaya saing global, memiliki semangat kebangsaan, dan menjunjung tinggi nilai kebhayangkaraan,” ujarnya.

Gagasan pendirian SMA KTB berawal dari inisiatif Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., yang ingin menghadirkan sekolah unggulan di lingkungan Polri sebagai kontribusi nyata terhadap sistem pendidikan nasional. “Gayung bersambut, ketika Bapak Presiden tengah merancang pembangunan sekolah unggulan di Indonesia. Maka Polri berkomitmen ikut berperan melalui SMA Kemala Taruna Bhayangkara,” ujar Kapolri saat peresmian angkatan pertama. Dalam pesannya kepada para siswa, Kapolri menyebut para pelajar SMA KTB sebagai mutiara bangsa yang akan ditempa menjadi emas 24 karat. “Saya titip kepada seluruh guru dan pembina, bentuklah mereka menjadi generasi unggul yang berjiwa Bhayangkara,” tegasnya.

Melalui momentum Hari Sumpah Pemuda, Polri bersama Akademi Kader Bangsa mengajak seluruh pemuda Indonesia untuk bangkit, bersatu, dan berkontribusi melalui jalur pendidikan. SMA Kemala Taruna Bhayangkara membuka kesempatan bagi pelajar terbaik dari seluruh Indonesia untuk menjadi kader unggulan bangsa — generasi cerdas, tangguh, berkarakter, dan siap memimpin Indonesia menuju kejayaan 2045.

“Dari Sumpah Pemuda kita bersatu, dari SMA Kemala Taruna Bhayangkara kita melangkah menuju Indonesia Emas 2045. Mari, seluruh pemuda Indonesia, siapkan dirimu, daftarlah, dan jadilah kader terbaik bangsa,” tutup Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo dengan penuh semangat.

Pendaftaran online dibuka mulai 28 Oktober hingga 30 November 2025 melalui laman resmi www.smakemalatarunabhayangkara.sch.id. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui Humas SMA KTB dan YPKBI Mabes Polri, Jakarta.

Momentum Sumpah Pemuda, Polri dan Akademi Kader Bangsa Umumkan Jadwal Seleksi SMA Kemala Taruna Bhayangkara 2026/2027: Ajak Pemuda Indonesia Siapkan Diri Jadi Kader Terbaik Bangsa

Jakarta, 28 Oktober 2025 —
Bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) bersama Yayasan Kemala Bhayangkari (YPKB) dan Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia (YPKBI) secara resmi mengumumkan jadwal Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA Kemala Taruna Bhayangkara (KTB) Tahun Ajaran 2026/2027. Momentum ini menjadi ajakan terbuka bagi seluruh pemuda dan pelajar Indonesia untuk menyiapkan diri sejak dini mengikuti proses seleksi dan menjadi bagian dari kader unggul masa depan bangsa.

Proses seleksi SMA Kemala Taruna Bhayangkara akan dilaksanakan melalui tiga tahapan utama yang dirancang terukur, transparan, dan selaras dengan kalender akademik SMP agar tidak mengganggu kegiatan belajar peserta. Tahap pertama dimulai dengan sosialisasi dan pendaftaran online yang dibuka pada 28 Oktober hingga 30 November 2025. Setelah itu, peserta akan mengikuti Tes Potensi Akademik (TPA) serta seleksi administrasi pada 1–13 Desember 2025, dengan pengumuman hasil administrasi dijadwalkan pada 17 Desember 2025.

Tahap kedua merupakan seleksi daerah dan nasional, yang akan digelar pada 20 Januari 2026 di berbagai wilayah Indonesia. Peserta yang lolos akan mengikuti National Selection Test (NST) pada 23–24 Januari 2026, dan hasilnya diumumkan pada 2 Februari 2026.

Tahap ketiga adalah seleksi pusat yang dilaksanakan di Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang. Para peserta yang lolos tingkat nasional dijadwalkan tiba di Akpol pada 7 Maret 2026 untuk registrasi dan pembekalan awal. Seleksi pusat berlangsung pada 28 Maret hingga 3 April 2026 dengan serangkaian ujian, mulai dari tes psikologi, pemeriksaan kesehatan, dan pemeriksaan mental kepribadian pada 29–30 Maret; diikuti tes akademik meliputi mata pelajaran IPA, Matematika, Bahasa Inggris, serta tes IQ pada 31 Maret–1 April; dilanjutkan Focus Group Discussion (FGD) dan Uji Kemampuan Jasmani (UKJ) pada 2 April; serta diakhiri dengan wawancara orang tua dan calon siswa pada 3 April 2026.

Menyesuaikan dengan kalender akademik nasional, bulan Desember 2025 merupakan masa ujian semester ganjil, Januari hingga April 2026 adalah masa kegiatan belajar mengajar, dan Mei 2026 ditetapkan sebagai waktu pelaksanaan ujian akhir sekolah.

Pengumuman jadwal seleksi ini disampaikan dalam acara “Kick Off Seleksi Masuk SMA Kemala Taruna Bhayangkara Angkatan Kedua” yang digelar di Puldasis Gedung Rupattama Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (28/10/2025) pukul 10.00 WIB. Kegiatan dipimpin langsung oleh Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., didampingi Chairman sekaligus Co-founder Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia, Dirgayuza Setiawan, beserta jajaran pimpinan Polri dan Yayasan Kemala Bhayangkari. Turut memberikan sambutan melalui rekaman video, Mendikti Sains dan Teknologi, Prof. Brian Yuliarto, yang menyampaikan dukungan terhadap upaya Polri membangun pendidikan unggul berkarakter kebhayangkaraan.

Dalam sambutannya, Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo menegaskan bahwa peluncuran seleksi SMA KTB yang bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda memiliki makna mendalam bagi kebangkitan generasi penerus bangsa. “Spirit Sumpah Pemuda adalah tekad untuk bersatu, berjuang, dan berkontribusi bagi negeri. Melalui SMA Kemala Taruna Bhayangkara, Polri ingin melahirkan anak-anak muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berjiwa kebangsaan, disiplin, dan siap mengabdi untuk Indonesia,” ujarnya. Ia menambahkan, SMA KTB adalah bentuk nyata komitmen Polri dalam mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam pembangunan sumber daya manusia unggul dan pendidikan karakter kebangsaan.

SMA Kemala Taruna Bhayangkara merupakan sekolah kolaborasi antara Polri, Yayasan Kemala Bhayangkari, dan Akademi Kader Bangsa (AKB) yang dirancang untuk mendidik calon pemimpin masa depan berdaya saing global dan berjiwa Bhayangkara. Sekolah ini menerapkan kurikulum International Baccalaureate (IB) yang diperkaya dengan nilai-nilai kebhayangkaraan seperti disiplin, tanggung jawab, integritas, serta cinta tanah air. SMA KTB berdiri di atas lahan seluas 13,5 hektare di Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Sambil menunggu rampungnya pembangunan kampus utama, kegiatan belajar angkatan pertama sementara dilakukan di kampus mitra, Global Darussalam Academy di Yogyakarta.

Chairman YPKBI Dirgayuza Setiawan menjelaskan, SMA KTB lahir sebagai bagian dari visi besar Presiden Prabowo Subianto dalam membangun sekolah-sekolah unggulan nasional yang berkarakter dan berintegritas. “SMA KTB bukan sekadar sekolah, tetapi wadah pembentukan calon pemimpin bangsa yang berdaya saing global, memiliki semangat kebangsaan, dan menjunjung tinggi nilai kebhayangkaraan,” ujarnya.

Gagasan pendirian SMA KTB berawal dari inisiatif Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., yang ingin menghadirkan sekolah unggulan di lingkungan Polri sebagai kontribusi nyata terhadap sistem pendidikan nasional. “Gayung bersambut, ketika Bapak Presiden tengah merancang pembangunan sekolah unggulan di Indonesia. Maka Polri berkomitmen ikut berperan melalui SMA Kemala Taruna Bhayangkara,” ujar Kapolri saat peresmian angkatan pertama. Dalam pesannya kepada para siswa, Kapolri menyebut para pelajar SMA KTB sebagai mutiara bangsa yang akan ditempa menjadi emas 24 karat. “Saya titip kepada seluruh guru dan pembina, bentuklah mereka menjadi generasi unggul yang berjiwa Bhayangkara,” tegasnya.

Melalui momentum Hari Sumpah Pemuda, Polri bersama Akademi Kader Bangsa mengajak seluruh pemuda Indonesia untuk bangkit, bersatu, dan berkontribusi melalui jalur pendidikan. SMA Kemala Taruna Bhayangkara membuka kesempatan bagi pelajar terbaik dari seluruh Indonesia untuk menjadi kader unggulan bangsa — generasi cerdas, tangguh, berkarakter, dan siap memimpin Indonesia menuju kejayaan 2045.

“Dari Sumpah Pemuda kita bersatu, dari SMA Kemala Taruna Bhayangkara kita melangkah menuju Indonesia Emas 2045. Mari, seluruh pemuda Indonesia, siapkan dirimu, daftarlah, dan jadilah kader terbaik bangsa,” tutup Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo dengan penuh semangat.

Pendaftaran online dibuka mulai 28 Oktober hingga 30 November 2025 melalui laman resmi www.smakemalatarunabhayangkara.sch.id. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui Humas SMA KTB dan YPKBI Mabes Polri, Jakarta.

Mendiktisaintek Apresiasi Polri dalam Wujudkan SDM Unggul Lewat SMA Kemala Taruna Bhayangkara

Jakarta – Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Brian Yuliarto, mengapresiasi langkah Polri dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia unggul melalui SMA Kemala Taruna Bhayangkara (SMA KTB). Hal itu disampaikan dalam sambutan virtual pada acara Launching Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 yang berlangsung di Ruang Pusdalsis, Gedung Utama Mabes Polri, Selasa (28/10/2025).

Dalam arahannya, Brian Yuliarto menegaskan bahwa Polri menjadi mitra strategis dalam upaya pemerintah mewujudkan generasi emas Indonesia 2045. Dengan struktur hingga pelosok desa, Polri dinilai mampu menjangkau sekaligus menemukan anak-anak berbakat yang selama ini belum mendapat kesempatan untuk berkembang.

“Bangsa besar ditentukan oleh kemampuannya mencetak manusia unggul. Melalui kolaborasi pendidikan ini, Polri menunjukkan komitmen nyata dalam menyiapkan generasi cerdas, berkarakter, dan berdaya saing global,” ujarnya.

Acara launching SPMB turut dihadiri Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo, As SDM Kapolri Irjen Pol Anwar, Aslog Kapolri Irjen Pol Suwondo Nainggolan, Kadivpropam Polri Irjen Pol Abdul Karim, Kadivhumas Polri Irjen Pol Sandi Nugroho, Kadivkum Polri Irjen Pol Viktor Theodorus Sihombing, Koorsahli Kapolri Irjen Pol Herry Nahak, serta sejumlah pejabat Mabes Polri. Hadir pula Ketua Dewan Pembina Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia (YPKBI) Dirgayuza Setiawan, M.Sc, dan Wakil Ketua Pembina YPKBI, Martha Dedi Prasetyo, bersama jajaran pengurus yayasan.

Prosesi launching ditandai dengan penekanan tombol secara simbolis oleh Wakapolri, Ketua YPKBI, Wakil Ketua Pembina YKB, dan As SDM Kapolri.

SMA Kemala Taruna Bhayangkara yang berlokasi di Gunung Sindur, Jawa Barat, hadir sebagai sekolah berasrama dengan kurikulum International Baccalaureate (IB). Sekolah ini memadukan keunggulan akademis dengan pembentukan karakter kebhayangkaraan, serta menjadi bagian dari ekosistem sekolah unggulan Garuda.

Pada penerimaan siswa tahun ajaran 2025, sekolah ini mencatat antusiasme tinggi dengan 11.765 pendaftar dari 38 provinsi. Dari jumlah itu, 120 siswa terbaik terpilih melalui sistem blind admission yang menjamin kesempatan setara bagi seluruh anak Indonesia.

Dengan fasilitas berstandar internasional, tenaga pengajar dari universitas ternama, serta program beasiswa penuh. Tahun ini, kesempatan kembali dibuka bagi generasi muda dari seluruh penjuru negeri untuk bergabung melalui jalur daring di s.id/spmbktb26-27.

“Langkah ini bukan hanya menghadirkan sekolah unggulan, tetapi juga menjadi pintu lahirnya calon pemimpin bangsa yang berintegritas, tangguh, dan mencintai tanah air,” tutup Brian Yuliarto.

Mendiktisaintek Apresiasi Polri dalam Wujudkan SDM Unggul Lewat SMA Kemala Taruna Bhayangkara

Jakarta – Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Brian Yuliarto, mengapresiasi langkah Polri dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia unggul melalui SMA Kemala Taruna Bhayangkara (SMA KTB). Hal itu disampaikan dalam sambutan virtual pada acara Launching Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 yang berlangsung di Ruang Pusdalsis, Gedung Utama Mabes Polri, Selasa (28/10/2025).

Dalam arahannya, Brian Yuliarto menegaskan bahwa Polri menjadi mitra strategis dalam upaya pemerintah mewujudkan generasi emas Indonesia 2045. Dengan struktur hingga pelosok desa, Polri dinilai mampu menjangkau sekaligus menemukan anak-anak berbakat yang selama ini belum mendapat kesempatan untuk berkembang.

“Bangsa besar ditentukan oleh kemampuannya mencetak manusia unggul. Melalui kolaborasi pendidikan ini, Polri menunjukkan komitmen nyata dalam menyiapkan generasi cerdas, berkarakter, dan berdaya saing global,” ujarnya.

Acara launching SPMB turut dihadiri Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo, As SDM Kapolri Irjen Pol Anwar, Aslog Kapolri Irjen Pol Suwondo Nainggolan, Kadivpropam Polri Irjen Pol Abdul Karim, Kadivhumas Polri Irjen Pol Sandi Nugroho, Kadivkum Polri Irjen Pol Viktor Theodorus Sihombing, Koorsahli Kapolri Irjen Pol Herry Nahak, serta sejumlah pejabat Mabes Polri. Hadir pula Ketua Dewan Pembina Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia (YPKBI) Dirgayuza Setiawan, M.Sc, dan Wakil Ketua Pembina YPKBI, Martha Dedi Prasetyo, bersama jajaran pengurus yayasan.

Prosesi launching ditandai dengan penekanan tombol secara simbolis oleh Wakapolri, Ketua YPKBI, Wakil Ketua Pembina YKB, dan As SDM Kapolri.

SMA Kemala Taruna Bhayangkara yang berlokasi di Gunung Sindur, Jawa Barat, hadir sebagai sekolah berasrama dengan kurikulum International Baccalaureate (IB). Sekolah ini memadukan keunggulan akademis dengan pembentukan karakter kebhayangkaraan, serta menjadi bagian dari ekosistem sekolah unggulan Garuda.

Pada penerimaan siswa tahun ajaran 2025, sekolah ini mencatat antusiasme tinggi dengan 11.765 pendaftar dari 38 provinsi. Dari jumlah itu, 120 siswa terbaik terpilih melalui sistem blind admission yang menjamin kesempatan setara bagi seluruh anak Indonesia.

Dengan fasilitas berstandar internasional, tenaga pengajar dari universitas ternama, serta program beasiswa penuh. Tahun ini, kesempatan kembali dibuka bagi generasi muda dari seluruh penjuru negeri untuk bergabung melalui jalur daring di s.id/spmbktb26-27.

“Langkah ini bukan hanya menghadirkan sekolah unggulan, tetapi juga menjadi pintu lahirnya calon pemimpin bangsa yang berintegritas, tangguh, dan mencintai tanah air,” tutup Brian Yuliarto.

Polri Launching SPMB SMA Kemala Taruna Bhayangkara: Komitmen Bangun SDM Unggul Sejalan Asta Cita Presiden Prabowo

Jakarta – Polri meluncurkan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA Kemala Taruna Bhayangkara (KTB) tahun ajaran 2026/2027 di Gedung Utama Mabes Polri, Senin (27/10). Acara ini berlangsung khidmat dengan rangkaian kegiatan mulai dari menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars SMA KTB, pembacaan doa, penayangan video selayang pandang, hingga sambutan sejumlah pejabat. Prosesi peresmian ditandai dengan penekanan tombol oleh Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo bersama Ketua Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia (YPKBI) Dirgayuza Setiawan, M.Sc., Wakil Ketua Pembina Yayasan Kemala Bhayangkari (YKB) Ibu Martha Dedi Prasetyo, serta As SDM Kapolri Irjen Pol Anwar.

Sejumlah pejabat utama Mabes Polri turut hadir, di antaranya Aslog Kapolri Irjen Pol Suwondo Nainggolan, Kadivpropam Polri Irjen Pol Abdul Karim, Kadivhumas Polri Irjen Pol Sandi Nugroho, Kadivkum Polri Irjen Pol Viktor Theodorus Sihombing, Koorsahli Kapolri Irjen Pol Herry Nahak, serta jajaran pengurus YKB. Kehadiran para pejabat ini menjadi bukti dukungan penuh Polri dalam mengawal pembangunan sumber daya manusia unggul melalui jalur pendidikan.

Dalam sambutannya, Wakapolri menegaskan bahwa SMA KTB merupakan salah satu wujud nyata peran Polri dalam mendukung program pembangunan SDM unggul yang menjadi fokus Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. “Sekali lagi, ini merupakan komitmen dari Polri, dari pimpinan Polri, bahwa kami akan selalu hadir dalam rangka mendukung program Asta Cita Bapak Presiden. Kami akan selalu hadir di tengah-tengah masyarakat, dari mulai Bhabinkamtibmas, para Kapolsek, Kapolres, Kapolda, hingga seluruh staf Polri, bersama-sama masyarakat untuk membangun negeri yang kita cintai,” tegasnya.

SMA KTB sendiri hadir di kawasan Gunung Sindur, Jawa Barat, sebagai sekolah berasrama dengan kurikulum International Baccalaureate (IB). Konsep pendidikannya tidak hanya menekankan aspek akademis, tetapi juga mengembangkan potensi siswa secara holistik, baik intelektual, sosial, maupun emosional, dengan penanaman 12 karakter kebhayangkaraan. Sekolah ini berada di bawah naungan Yayasan Pendidikan Kemala Taruna Bayangkara yang berkolaborasi dengan YPKBI, dan menjadi bagian dari ekosistem sekolah unggulan Garuda yang siap mencetak lulusan berdaya saing global dengan keterampilan abad 21.

Antusiasme masyarakat terhadap SMA KTB terlihat jelas sejak tahun ajaran 2025. Lebih dari 11.765 calon siswa dari 38 provinsi mendaftar secara daring melalui sistem blind admission yang menjamin kesempatan setara bagi setiap anak berprestasi. Dari jumlah itu, 120 siswa terbaik terpilih untuk menempuh pendidikan dengan beasiswa penuh. Meski baru satu tahun berjalan, SMA KTB telah menorehkan prestasi di tingkat nasional, termasuk di bidang olahraga basket, yang menegaskan komitmen Polri menghadirkan pendidikan unggulan yang menyeluruh.

Dengan dukungan fasilitas berstandar internasional, seperti gedung modern ramah lingkungan, asrama nyaman, sarana olahraga indoor dan outdoor, amphitheater, perpustakaan, hingga rumah ibadah, SMA KTB memastikan proses pendidikan berjalan optimal. Para tenaga pendidik pun dipilih dari lulusan universitas terbaik nasional dan internasional, berpengalaman mengajar di sekolah global, serta berkomitmen mendidik generasi penerus dengan kualitas terbaik.

Polri juga terus memperkuat sistem seleksi siswa dengan menambahkan sejumlah instrumen baru pada penerimaan tahun ini, seperti Tes Potensi Akademik (TPA), IELTS, Forum Group Discussion (FGD), psikotes, tes kesehatan, dan tes jasmani, sehingga siswa yang terpilih benar-benar memiliki kombinasi kemampuan akademik, kesehatan prima, fisik kuat, serta karakter unggul.

Wakapolri menegaskan, investasi pendidikan adalah kunci kemajuan bangsa. Ia mencontohkan Jepang dan Singapura yang mampu melakukan lompatan pembangunan berkat keseriusan dalam menanamkan investasi jangka panjang pada sektor pendidikan. “Tidak ada negara yang hebat tanpa investasi SDM yang unggul. Indonesia mampu mengejar ketertinggalan negara maju dengan kerja sama, kolaborasi, dan komitmen kita semua,” pungkasnya.

Melalui SMA Kemala Taruna Bayangkara, Polri berharap dapat mencetak generasi unggul yang tidak hanya siap menjadi calon pemimpin bangsa 30 tahun mendatang, tetapi juga berperan aktif membawa Indonesia menuju visi Indonesia Emas 2045.

Temukan Pelanggaran Anggota Polri, Laporkan ke Propam

Bengkulu Utara – Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri kini semakin aktif hadir di tengah masyarakat melalui kampanye “Propam Hadir untuk Anda”. Kegiatan ini juga turut didukung oleh Polres Bengkulu Utara sebagai bentuk komitmen dalam mewujudkan pelayanan Polri yang bersih, transparan, dan bebas dari pungutan liar (pungli) serta pelanggaran oknum anggota.

Melalui kampanye ini, masyarakat diajak untuk berani melapor apabila menemukan adanya tindakan tidak sesuai prosedur, penyalahgunaan wewenang, atau praktik pungli oleh oknum anggota kepolisian. Laporan dapat dilakukan dengan mudah melalui QR Code yang tersedia pada flayer resmi “Propam Hadir untuk Anda” yang telah disebarkan oleh jajaran Polres Bengkulu Utara.

Kapolres Bengkulu Utara melalui Kasi Propam menegaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam meningkatkan kepercayaan publik dan memperkuat profesionalisme anggota di lapangan.

“Kami membuka pintu selebar-lebarnya bagi masyarakat untuk melapor apabila menemukan pelanggaran. Jangan takut, identitas pelapor akan dirahasiakan. Propam hadir untuk melindungi masyarakat sekaligus menjaga kehormatan institusi Polri,” ujar Kasi Propam Polres Bengkulu Utara.

Selain melalui QR Code, masyarakat juga dapat mengakses kanal resmi Divisi Propam Polri di media sosial, seperti Instagram @divisipropampolri, X (Twitter) @divpropam, dan akun TikTok divisipropampolri_, untuk mendapatkan informasi dan kanal pengaduan resmi lainnya.

Dengan adanya program “Propam Hadir untuk Anda”, diharapkan sinergi antara masyarakat dan kepolisian semakin kuat, serta tercipta lingkungan pelayanan publik yang lebih jujur, adil, dan berintegritas di wilayah hukum Polres Bengkulu Utara.